Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Melewati Batas: Kekerasan Ekstrem Belanda dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, 1945-1949
Rp 144.000 Rp 180.000| ISBN | 978-623-321-227-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Tim Penulis ODGOI
Tebal : xviii + 487 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Melewati Batas: Kekerasan Ekstrem Belanda dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, 1945-1949
Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang menyerah, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Belanda menolak mengakui proklamasi kemerdekaan tersebut dan beralih menggunakan kekuatan militer guna mengambil kendali proses dekolonisasi yang tak terelakkan. Alhasil, perang yang sengit serta negosiasi yang pelik berlangsung selama empat tahun penuh.
Pada tahun 2005, pemerintah Belanda menyatakan bahwa Belanda tak seharusnya mengobarkan perang di Indonesia. Sebelumnya, sejak 1969, pemerintah Belanda berpendirian teguh bahwa meskipun terjadi ‘ekses-ekses’, angkatan bersenjata Belanda secara keseluruhan berperilaku sesuai aturan selama perang berlangsung.
Akan tetapi, sehubungan dengan semakin menguatnya indikasi kekerasan ekstrem angkatan bersenjata Belanda selama perang, pendirian pemerintah Belanda tersebut tak lagi dapat dipertahankan. Pada tahun 2016, pemerintah belanda memutuskan untuk mendanai kajian luas ihwal dinamika perang. Kesimpulan-kesimpulan terpenting dari kajian tersebut dimuat dalam buku ini. Para penulis dalam buku ini menjabarkan betapa angkatan bersenjata Belanda menggunakan kekerasan ekstrem secara struktural, dan bagaimana kekerasan ekstrem tersebut ditutup-tutupi selama bertahun-tahun setelah perang berakhir. Kekerasan ekstrem tersebut, seperti halnya keseluruhan sejarah kolonial Belanda, meruntuhkan citra baik yang selama ini disematkan Belanda pada dirinya sendiri.
Tags: obor indonesia, sejarah
Melewati Batas: Kekerasan Ekstrem Belanda dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, 1945-1949
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 866 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dunia Revolusi meneroka periode revolusi Indonesia (1945–1949) dari perspektif regional. Sebanyak tujuh belas naskah hasil penelitian sejarawan Indonesia dan Belanda menjadi kontribusi dalam mengungkapkan kompleksitas realitas yang terjadi serta keragaman perspektif dari periode revolusi Indonesia. Para peneliti menjelaskan secara sistematis bagaimana penduduk sipil Indonesia (Bumiputra), Tionghoa, India, dan Indo-Eurasia, dan beragam kelompok sosial mulai dari tentara,… selengkapnya
Rp 165.750 Rp 195.000Dorongan untuk melakukan ekspansi ke luar wilayah Eropa telah lama dipandang membawa peradaban ke tempat yang kurang beradab. Doktrin superioritas kulit putih versus inferioritas pribumi berbarengan dengan eksploitasi yang melampaui batas terhadap tenaga kerja lokal. Di bawah pemerintahan kolonial, ideologi yang dikenal sebagai neoliberalisme mendapat kebebasan untuk menjadikan buruh tunduk pada kapitalisme di bawah kebijakan… selengkapnya
Rp 165.750 Rp 195.000Penulis : Suwardono Tebal : xvii + 470 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kitab-kitab klasik Nusantara senantiasa perlu mendapatkan perhatian lebih, khususnya dalam penyusunan sejarah dan historiografi Nusantara. Karena dalam kitab-kitab tersebut banyak nama tokoh-tokoh besar, keadaan sosial, hingga keadaan politik Nusantara lama yang disebut, salah satunya Ken… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Soejipto Abimanyu Tebal : 466 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Buku ini menghadirkan kajian menyeluruh tentang Babad Tanah Jawi: dari silsilah raja-raja Jawa—dengan menarik silsilah hingga Nabi Adam—sampai penelitian tentang candi-candi peninggalan kerajaan (orang) Jawa Kuno yang tersebar di seluruh Tanah Jawa. Kelengkapan dan kekayaan… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Penulis : Susanto Zuhdi Tebal : 176 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Konsep ‘pintu belakang’ dalam suasana pascaperang dan pascakolonial bukan saja tidak berlaku, tetapi sungguh merupakan hal yang tidak patut. Akan tetapi, hendaknya mulai sekarang perlu dipikirkan untuk menganggap pantai selatan ini sebagai bagian depan, seperti juga… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Soraya Rasyid Tebal : 382 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern memasuki dunia Islam, terutama pada permulaan abad ke-19, yang dalam sejarah Islam dipandang sebagai permulaan periode modern. Kontak dengan dunia Barat selanjutnya membawa ide-ide baru ke dalam dunia Islam seperti… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Lukman Nadjamuddin, dkk Tebal : 256 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Teluk Tomini berada di leher Pulau Sulawesi dan salah satu teluk terluas di Indonesia, yang mencakup 13 kabupaten dalam tiga propinsi: Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara menjadi populer tahun 2015 ketika digelar Sail Tomini yang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Arthur Keyser Tebal : 140 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dari Hutan ke Jawa termasuk buku yang unik. Ia adalah studi etnografis mengenai Pulau Jawa, namun ditulis dengan gaya prosa yang fasih dan narasi deskriptif yang hidup. Kita seolah sedang membaca sebuah novel petualangan yang di… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : AB. Takko Bandung Tebal : 308 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Pada awalnya orang Bugis hanya menetap di tanah Bugis. Dari segi geografis tanah Bugis terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Mattulada (1998:24) memperkirakan bahwa pada awalnya suku Bugis tinggal di pesisir utara Teluk Bone yang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Juan Carlos Rey, Antonio Campo, Marco Ramerini Tebal : 120 hlm Ukuran : 22 x 27 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menawarkan perjalanan yang persis dan terperinci dari masing-masing benteng Ternate dan Tidore yang dibangun oleh kekuatan bangsa Eropa yang bersaing untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah dari pulau rempah-rempah ini,… selengkapnya
Rp 232.000 Rp 290.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.