● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Panduan Mengelola Keberanian Mengekspresikan Diri
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-623-327-490-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Psikologi |
Penulis : Munnal Hani’ah
Tebal : 128 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Laksana
Panduan Mengelola Keberanian Mengekspresikan Diri
“Ada banyak orang berbakat yang gagal mewujudkan impian karena terlalu memikirkan, takut, serta tidak bersedia membuat lompatan keyakinan.”
(James Cameron)
***
Berani mengekspresikan diri merupakan awal dari kesuksesan dalam banyak hal. Kesuksesan dalam studi, karier, dan bidang kehidupan lainnya. Berani mengekspresikan diri, berarti berani mewujudkan impian. Sebaliknya, takut mengekspresikan diri menjadi awal dari kegagalan.
Tentunya, memunculkan keberanian mengekspresikan diri bukanlah hal mudah. Apalagi, jika di dalam diri Anda masih ada rasa takut, khawatir, minder, dan perasaan negatif lainnya, yang menjadikan Anda semakin jauh dari kesuksesan dan keberhasilan dalam kehidupan.
Lantas, bagaimanakah caranya agar Anda mampu mengelola keberanian mengekspresikan diri?
Untuk mengetahui caranya, Anda bisa mengkaji buku ini. Di dalamnya, diterangkan mengenai panduan mengelola keberanian mengekspresikan diri. Pada uraian awal, dijelaskan mengenai makna keberanian dan ekspresi diri. Selanjutnya, dipaparkan juga tentang keberanian mengekspresikan diri sebagai kunci kesuksesan; keterbukaan diri (self disclosure) sebagai bentuk ekspresi diri; berani mengekspresikan diri, berani mewujudkan impian; kesuksesan adalah kepercayaan diri, bentuk ekspresi diri; mengekspresikan diri dengan menghilangkan minder (rendah diri); kemampuan mengekspresikan diri, memaksimalkan potensi diri; berani mengekspresikan diri dengan memanfaatkan kesempatan; serta berani mengekspresikan diri untuk melakukan perubahan.
Nilai plusnya, buku ini juga menyajikan tentang ragam cara mengekspresikan diri; tips-tips melatih mental agar berani mengekspresikan diri; serta tips-tips mengelola kemampuan mengekspresikan diri.
Selamat membaca!
Panduan Mengelola Keberanian Mengekspresikan Diri
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 240 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Subandi dan Citra Ayi Safitri Tebal : xiv + 240 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Istilah umum untuk gangguan skizofrenia (dan gangguan jiwa berat lainnya) adalah ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Menurut penulis, istilah ini cocok jika digunakan pada pasien di rumah sakit yang sedang… selengkapnya
Rp 83.300 Rp 98.000Penulis : Bradley T. Erford Tebal : xxix + 540 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku yang mudah dibaca, ringkas tetapi detail ini memberikan pandangan yang jelas dan sederhana tentang landasan teoretis yang mendasari masing-masing dari 40 teknik konseling, dan variasi umum yang dapat digunakan untuk… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Stephen Palmer Tebal : xxii + 652 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini merupakan panduan dari 23 pendekatan pada konseling dan psikoterapi. Ditujukan untuk konselor pemula, psikolog konseling, dan psikoterapis yang menjalani pelatihan atau mereka yang telah berpengalaman yang ingin memiliki buku yang membahas… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Nandor Fodor dan Frank Gaynor Tebal : 362 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Siapa yang tak kenal Sigmund Freud? Tentu saja nama Sigmund Freud tidaklah asing lagi. Dialah sang penemu psikoanalisis. Dan, teorinya yang sangat terkenal adalah tentang alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku…. selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Alfred Adler Tebal : 224 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku Alfred Adler ini, yang semula berjudul Education of Children, adalah otoritas terkemuka mengenai pendidikan pada anak-anak, bahkan merupakan buku pertama dalam sejarah pada subjek itu yang ditinjau dari perspektif psikologi individual, sebuah mazhab psikologi yang… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Eti Nurhayati Tebal : xviii + 442 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Apabila pendidikan dan pembelajaran diseting sesuai dengan realitas dan potensi subjek didik dan pembelajar, akseptibilitasnya dimungkinkan akan lebih baik, karena sesuai dengan kebutuan dan kemampuan riil mereka dan lingkungan di mana mereka berada…. selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Daniel J. Siegel dan Tina Payne Bryson Tebal : xxxiv + 382 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Andi Deskripsi : Lega rasanya! Siegel dan Bryson menghapus kesulitan dalam menerapkan disiplin bagi orangtua atau siapa pun yang harus membantu anak-anak untuk bertingkah laku baik. Disiplin Tanpa Drama menawarkan pendekatan berakal… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Adil Shadiq Tebal : 352 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Gemilang Deskripsi : Kehidupan tak selalu seindah dan semanis yang dibayangkan. Harapan sering kali tak sesuai kenyataan. Begitu juga sebaliknya, kenyataan tak selalu sesuai dengan harapan. Ini membuat banyak orang jatuh dan terpuruk secara mental atau membuat jiwa terguncang,… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Nietzsche Tebal : 188 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Ecce Homo, sebagai autobiografi intelektual Friedrich Nietzsche, adalah buku yang kontroversial. Nietzsche mempersiapkan buku ini untuk diterbitkan tepat sebelum ia gila pada awal tahun 1889, tetapi kemudian ditahan hingga setelah kematiannya, dan akhirnya baru terbit pada… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Menurut Sigmund Freud, kenikmatan kita saat membaca atau mendengarkan lelucon menunjukkan sesuatu yang ditekan dalam pembicaraan kita yang serius. Lelucon memuaskan hasrat bawah sadar kita. Freud mengklaim bahwa kita dapat mengetahui banyak tentang suatu masyarakat dari jenis lelucon yang mereka ceritakan. Menurut dalil yang disodorkannya, orang cenderung tertawa karena mereka ingin membuang energi yang terpendam…. selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.