● online
- Monoteisme Samawi Autentik
- Sherlock Holmes; Misteri Kacamata Berbingkai Emas
- Kota-Kota di Jawa : Identitas Gaya Hidup dan Perma
- Metafisika Kehendak Schopenhauer
- Kecerdasan Semiotik: Melampaui Dialektika dan Feno
- Kitab Sihir (Rahasia Kuno)
- Stunting: dari Teori dan Bukti ke Implementasi di
- Yuk, Pergi ke Stasiun dan Bandara
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Politik Pendidikan
Rp 56.000 Rp 70.000| ISBN | 978-979-461-978-0 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sosial Politik |
Politik Pendidikan
Penulis : Galih R.N. Putra
Tebal : xxii + 212 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Liberalisasi pendidikan tinggi secara kebijakan membuat alokasi subsidi pemerintah berkurang, sehingga meningkatkan pemasukan dari masyarakat untuk sumber pendanaan pendidikan tinggi. Dampak langsung dari liberalisasi pendidikan tinggi adalah tertutupnya akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk mengenyamnya. Secara tren, liberalisasi pendidikan tinggi di dunia dimulai oleh negara maju, kemudian dikuti oleh negara berkembang. Buku ini membahas secara khusus kebijakan liberalisasi pendidikan tinggi di Indonesia dan India.
Mengapa membandingkan pendidikan tinggi Indonesia dan India?
Keduanya memiliki kesamaan yaitu merupakan negara berkembang yang sedang berjuang dalam meningkatkan perekonomiannya. Namun, yang menarik meskipun memiliki kesamaan, terdapat perbedaan dalam proses dan implementasinya.
Implementasi dari liberalisasi pendidikan di Indonesia dan India dapat dilihat pada penyelenggaraan PTN-PTN di kedua negara tersebut. Implementasi di Indonesia sendiri dapat dilihat di PTN seperti UI, ITB, dan UGM yang menerapkan jalur ujian masuk mandiri untuk calon-calon mahasiswanya dan menerima sumber pendanaan dari masyarakat lebih tinggi. Di dalam buku ini akan dibahas bagaimana liberalisasi pendidikan tinggi diterapkan di Indonesia dan India.
Khusus untuk konteks Indonesia, di dalam buku ini akan dijelaskan alasan di balik keluarnya kebijakan tersebut dari pembuat dan pelaksana kebijakan pada awal liberalisasi pendidikan tinggi.
Tags: obor, pendidikan, politik
Politik Pendidikan
| Berat | 240 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.732 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Pip Jones, Liza Badbury, Shaun Le Boutillier Tebal : x + 350 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku Pengantar Teori-teori Sosial melacak perkembangan teoritisasi sosial tentang modernitas yang dicetuskan Marx, Durkheim, dan Weber, perdebatan seputar struktur, agensi, dan perkembangan pemikiran feminis, hingga pengkajian tentang kontroversi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Asrinaldi Tebal : xx + 292 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Salah satu daya tarik dari kajian transisi menuju demokrasi adalah karena sifat transisinya yang amat khas dan unik pada setiap negara. Keunikan itu bisa pula ditemukan dalam proses transisi menuju demokrasi di Indonesia. Tumbangnya… selengkapnya
Rp 58.400 Rp 73.000Transformasi aktor dan isu Hubungan Internasional yang terjadi secara masif, terutama pada masa pasca Perang Dingin, membuat studi HI memerlukan teori-teori baru di luar arus utama yang dapat memberikan deskripsi dan eksplanasi logis bagi dinamika hubungan internasional, terutama yang melibatkan aktor non-negara dan isu keamanan non-tradisional. Dalam situasi ini, kehadiran perspektif alternatif seperti Mazhab Inggris… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 180.000Penulis : Kun Wazis Tebal : xii + 164 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Konstruksi berita media massa —baik media cetak, media elektronik, dan media online— masih menjadi salah satu kekuatan perubahan sosial masyarakat dalam suatu bangsa. Keampuhan narasi teks yang diberitakan melahirkan opini umum yang dapat… selengkapnya
Rp 89.080 Rp 104.800Penulis : Adjat Daradjat Kartawijaya Tebal : 312 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi :
Rp 56.950 Rp 67.000Penulis : Antje Missbach Tebal : 396 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tulisan Antje Missbach tentang peran kaum diaspora (diasporan) Aceh yang tersebar di berbagai tempat di Eropa, Australia, dan Malaysia ini mencoba memberikan justifikasi empiris bagi pemahaman Wittgenstein bahwa transnasionalisme dan diaspora seharusnya lebih mendapat tempat dalam… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Nezar Patria dan Andi Arief Tebal : 209 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Politik Orde Baru yang berakhir dengan kegagalan telah membawa bangsa ini dalam risiko ketidakpastian. Segala kekuatan politik kini berlaga untuk mendapat dukungan rakyat dan jika beruntung akan duduk dalam kekuasaan. Di sisi… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku ini ditulis dalam rangka refleksi diri sekaligus bahan tawaran dari pertimbangan mendasar atas alasan-alasan kenapa ia keluar dari organisasi yang didalamnya mengkordinir kelompok ekstrimis-radikal Islam yang selama ini ia yakini dan percayai sebelum kemudian insyaf dan taubat dari pembodohan yang dipraktikan. Karena itu, bagi Ed Husain, buku ini adalah sebuah tugas untuk “mengutarakan kebenaran,… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Buku ini diawali dengan mengulas problem ketidakpercayaan (distrust) yang jamak terjadi di antara para pemangku kepentingan di sektor pengadaan barang/jasa pemerintah Indonesia. Uniknya, kecurigaan terjadi bukan saja karena ASN yang terlibat pengadaan dituding oleh aneka pihak bahwa mereka telah melakukan penyimpangan, tetapi juga karena terdapat aneka oknum aparat penegak hukum (APH) yang diindikasikan memeras ASN… selengkapnya
Rp 79.900 Rp 94.000Setelah 32 tahun berkuasa, rezim Orde Baru tumbang pada 1998. Angin perubahaan berembus, keran demokrasi terbuka, dan harapan baru tumbuh. Tuntutan reformasi; di antaranya adili Soeharto dan kroni, kembalikan militer ke barak, hingga ciptakan pemerintahan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, terus bergemuruh. Tapi bukan perkara mudah mengikis warisan Orde Baru itu. Kekuasaan Soeharto terlampau… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.