● online
- Syarah Maulid Barzanji....
- Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tana....
- Pendidikan Orang Dewasa (POD)....
- Pelabuhan Kupang dalam Perdagangan Abad Ke-19....
- Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah....
- Teknologi Perbaikan Tanah....
- Sistem Operasi; Hubungan Sistem Operasi dengan Sis....
- Stunting: dari Teori dan Bukti ke Implementasi di ....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kota-Kota di Jawa : Identitas Gaya Hidup dan Permasalahan Sosial
Rp 55.250 Rp 65.000| ISBN | 978-602-8335-28-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Sri Margana & M. Nursam
Tebal : 351 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Kota-Kota di Jawa : Identitas Gaya Hidup dan Permasalahan Sosial
Studi tentang sejarah perkotaan akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan studi ini
tidak lepas dari pengaruh perkembangan kontemporer tentang masalah sosial, ekonomi, politik dan budaya yang mulai bergeser ke wilayah perkotaan. Kota-kota di Indonesia mulai bergerak menuju sebuah identitas baru meninggalkan
identitasnya yang lama. Perubahan ini hasil dari aplikasi modernisasi yang mulai bergulir sejak awal abad ke-20 dan perubahan pandangan masyarakatnya tentang modernitas itu sendiri. Kosmopolitanisme yang mengasosiasikan diri pada kepemilikan benda-benda simbol modernitas telah menjadi
orientasi baru kehidupan masyarakat perkotaan. Pembangunan infrastruktur dan fisik kota pun disesuaikan untuk memenuhi selera kosmopolit yang baru ini. Gaya Tempo
Doeloe mulai ditinggakankan karena dianggap kuno dan ketinggalan. Gejala-gejala perubahan ini terutama dirasakan di kota-kota tua seperti Solo dan Yogyakarta. Dalam buku ini
para sejarawan muda merekonstruksi sejarah kota-kota di Jawa dengan berbagai kompleksitas permasalahannya dari sisi sosial, ekonomi, politik dan budaya.
Tags: jawa, kota, ombak, penerbit ombak
Kota-Kota di Jawa : Identitas Gaya Hidup dan Permasalahan Sosial
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.586 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dua Kota Tiga Zaman karya Purnawan Basundoro ini adalah buku kedua yang diterbitkan dalam Seri Kota, Kata, dan Kuasa, menyusuli karya Abidin Kusno, Ruang Publik, Identitas, dan memori Kolektif: Jakarta Pasca-Suharto, yang tclah diterbitkan sebagai karya perdana seri ini. Jika Abidin Kusno menyoroti isu-isu kontemporer Jakarta sebagai metropolis sekaligus ibu kota negara, maka dalam terbitan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Kisah air bah besar pertama pada zaman kuno terkenal di sejumlah bangsa di dunia. Tidak hanya disebutkan dalam legenda bangsa Timur Tengah (Mesopotamia), tetapi juga dalam bangsa Yunani dan India. Banjir itu konon menjadi awal dari peradaban baru umat manusia. Saking besarnya, banjir itu dikatakan terjadi secara menyeluruh di segala penjuru bumi. Demikian yang disebutkan… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000Penulis : Thomas W. Arnold Tebal : 672 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini terdiri atas 13 bahasan utama. Di bahasan awal, penulis berhasil menayangkan ulasan yang mengagumkan seputar kehidupan Nabi Muhammad Saw. sebagai seorang dai. Kemudian, dilanjutkan dengan ulasan lain yang tak kalah mengagumkan dan apik,… selengkapnya
Rp 153.000 Rp 180.000Istilah “Seni lukis Indonesia” di dunia Barat memunculkan berbagai asosiasi stereotipe tertentu. Terutama di Belanda, “Seni lukis Indonesia” dengan cepat dihubungkan dengan seni lukis batik Yogyakarta yang ditujukan untuk para wisatawan atau dengan seni lukis populer Bali yang berasal dari desa Ubud. Selain itu istilah “Seni lukis Indonesia” diasosiasikan dengan berbagai hal yang berbalut romantisme… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Peta Asia Tenggara yang dibuat orang Bugis kira-kira pada tahun 1828 memberi kesan betapa jauh dan luasnya wilayah pelayaran orang-orang Bugis dan Makassar pada waktu itu. Pada peta ini, yang pernah dibicarakan oleh C.C.F.M. Le Roux pada tahun 1935, di bagian utara Australia masih terbaca bagian kata “ge” yang menurut Prof. Dr. A.A. Cense selengkapnya… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : No document, no history merupakan ungkapan yang mendewakan dokumen sebagai data sejarah yang dianggap paling penting. Dokumen adalah data tertulis sejarah yang ditinggalkan oleh tokoh dan masyarakat dari masa lampau. Keberadaan dokumen menjadi tuntutan bagi penulisan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Agus Marwan Tebal : 204 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini pantas dibaca oleh mahasiswa, wartawan, peneliti, dan dosen yang tertarik dengan dinamika politik dan ekonomi negara Vietnam. Buku ini pun layak dibaca khalayak umum karena isinya mengurai bagaimana salah satu negara Asia Tenggara ini membangun… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : William Basil Worsfold Tebal : 232 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Melalui pengamatan yang tajam dan tulisan yang detail, Mengunjungi Jawa 1890 menghidupkan kembali keindahan dan keragaman Jawa pada akhir abad ke-19. William Basil Worsfold membawa pembaca menjelajahi Batavia, Buitenzorg, candi-candi Hindu, hingga kebun kopi yang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Palestina adalah tanah istimewa dan sangat bersejarah. Menjadi bagian dari wilayah Bulan Sabit Subur yang terkenal dengan peradaban besar umat manusia pada masa lalu, ia adalah tempat lahirnya para nabi dan rasul (Yudaisme dan Kristen) pembawa risalah Tuhan dengan misi membawa manusia kepada kebaikan, kemajuan, kedamaian, dan keharmonisan. Namun, akibat ulah tangan-tangan rakus politik dan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Kolonialisme tidak jarang menampakkan diri sebagai kekuatan yang mengubah mainstream kebudayaan. Penaklukan wilayah Nusantara oleh Belanda, misalnya, bukan saja menggoncangkan masyarakat Indonesia, tetapi juga mengikis sendi-sendi budayanya. Gejala kultural seperti ini tampak menonjol sejak awal abad ke-20, khususnya setelah diberlakukannya Politik Etis (etische politiek) oleh Belanda. Melalui strategi kebudayaan yang bersifat asosiatif, Belanda berusaha menghilangkan jurang pemisah… selengkapnya
Rp 57.600 Rp 72.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.