● online
- Kamus Bergambar Inggris Indonesia: 1000++ Kosa Kat....
- Bioteknologi Pertanian....
- Problematika Krisis Spiritual Manusia Kontemporer....
- Kedaulatan Veteriner di Indonesia: Suatu Studi Ret....
- Pengobatan Spiritual Islam Terlengkap (Kitab Mujar....
- Menerobos Kemelut....
- Sejarah Timur Tengah (Asia Barat Daya)....
- Ensiklopedia The Heritage Of Batik, Identitas Peme....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Perlindungan Sosial dan Klientelisme: Makna Politik Bantuan Tunai dalam Pemilihan Umum
Rp 49.300 Rp 58.000| ISBN | 978-979-420-901-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Penulis : Mulyadi Sumarto
Tebal : 190 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Perlindungan Sosial dan Klientelisme: Makna Politik Bantuan Tunai dalam Pemilihan Umum
Distribusi bantuan langsung tunai (BLT) menjelang pemilu presiden 2009 menggambarkan pergulatan calon presiden dalam memanfaatkan skema perlindungan sosial khusus untuk masyarakat miskin guna memperoleh dukungan politik dari pemilih. Berbagai literatur kajian politik kebijakan sosial di Amerika Latin menyebut mobilisasi pemilih menggunakan program serupa dengan BLT sebagai praktik klientelisme atau pembelian suara.
Program BLT memiliki makna politik yang cukup besar bagi semua calon presiden dalam upaya meningkatkan perolehan suara pemilih. Pada saat BLT dibagikan, Megawati menyampaikan penolakannya atas program BLT tetapi menjelang pemilu legislatif ia menarik kembali penolakannya. Reposisi Megawati itu diakhiri dengan klaim atas program BLT untuk mendapatkan dukungan politik dari pemilih. Presiden SBY merespon penolakan dan reposisi Megawati itu dengan strategi yang terencana secara sistematis. Mendekati pemilu, Presiden SBY juga menyampaikan klaim atas program BLT. Di sisi lain. ketika Megawati menolak program BLT, Jusuf Kalla mempertahankan program itu dari penolakan Megawati tetapi setelah pemilu berakhir, Jusuf Kalla menyadari bahwa BLT telah digunakan untuk mobilisasi pemilih. Jusuf Kalla pun juga menyatakan klaimnya atas program BLT.
Apa yang dilakukan oleh semua calon presiden di atas didorong oleh keinginan untuk meningkatkan popularitas guna memenangkan pemilu. Sebelum meningkatkan popularitas Presiden SBY menjelang pemilu 2009, BLT juga telah meningkatkan popularitas SBY ketika dibagikan di tahun 2005. Belajar dari cerita sukses distribusi BLT 2005 tersebut, program BLT 2008 dirancang untuk meningkatkan popularitas Presiden SBY dan membantunya memenangkan pemilu. Buku yang membahas tentang bagaimana program BLT dimanfaatkan untuk praktik klientelisme dan pembelian suara guna memenangkan pemilu ini menggunakan pengalaman di Amerika Latin sebaga perbandingan kasus untuk menganalisis isu tersebut. Dengan cara itu diharapkan pembahasan dalam buku ini menjadi lebih utuh dan mendalam.
Tags: sosial politik, ugm press
Perlindungan Sosial dan Klientelisme: Makna Politik Bantuan Tunai dalam Pemilihan Umum
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.559 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Benedict Anderson Tebal : xii + 378 hlm Ukuran : 14 x 20,3 cm Penerbit : Marjin Kiri Deksripsi: “Anderson mengajukan argumentasinya dengan kegigihan seorang peneliti yang sedang membongkar sejarah tersembunyi, merujuk sumber-sumber dari ber-bagai bahasa dalam rentang yang mengagumkan … paparan memukau tentang arus global ide-ide anarkis dan antikolonial.”PUBLISHERS WEEKLY “Anderson sendiri tak bisa dengan gampang digolong-golongkan. Seorang ilmuwan… selengkapnya
Rp 83.300 Rp 98.000Penulis : Hadari Nawawi Tebal : 378 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Uraian-uraian dalam membahas judul tersebut diawali dengan mengetengahkan hakikat dan kebutuhan (need) manusia yang melatarbelakangi kecenderungannya hidup bermasyarakat dengan membentuk berbagai kelompok sosial atau organisasi. Kehidupan berorganisasi yang diselenggarakan dalam bentuk kerja sama itu, dan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Thomas McCarthy Tebal : xiv + 554 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Jurgen Habermas ingin agar suatu teori tidak hanya sekadar menjelaskan hal-ihwal sedemikian rupa. Juga, menurut Habermas, seorang teoritis seharusnya tidak sekadar merenung di perpustakaan lalu memberi saran penyelesaian masalah lewat publikasi tulisan. Hal… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Abdul Aziz Tebal : 274 hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : Buku pengantar matakuliah menempati posisi yang amat penting bagi mahasiswa .Iaibarat pintu gerbang bagi pengembangan disiplin ilmu tertentu.Seorang mahasiswa sangat amat jarang menguasai suatu disiplin ilmu tanpa membaca buku-buku teks dasar ilmu tersebut. Itulah kenapa suatu buku pengantar(daras) perlu… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Ronny K. Pratama Tebal : xxiv + 176 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Bagaimana penciptaan dan perubahan makna hoaks dari momen-momen penting yang menandainya? Siapa saja aktor penting yang membentuk hoaks dalam sepuluh tahun terakhir? Bagaimana pesan berantai berisi ancaman santet membuat geger masyarakat? Masih… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Gun Gun Heryanto Tebal : 422 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Komunikasi politik menyalurkan aspirasi dan kepentingan politik rakyat yang menjadi input sistem politik. Pada saat bersamaan, komunikasi politik juga menyalurkan kebijakan yang diambil atau output dari sistem politik. Dengan demikian, melalui komunikasi politik, rakyat dapat… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Syamsul Bakri Tebal : 396 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : LKiS Deskripsi: Dalam penggalan sejarah pergerakan di Indonesia, terdapat komunitas masyarakat yang melakukan aktualisasi ajaran Islam dalam gerakan komunisme. Hal itu dilakukan dengan jalan menemukan titik temu, dan menghilangkan pemahaman yang menjauhkan di antara keduanya. Adaptasi ini kemudian berkembang menjadi… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Max Weber Tebal : 520 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Ada anggapan bahwa agama tidak mampu menggerakkan kehidupan ekonomi, lebih-lebih ekonomi kapitalis. Ini didasarkan pada pemikiran bahwa agama dan ekonomi merupakan dua ranah yang memiliki titik sentral dan tujuan berbeda. Di antara keduanya, selamanya tidak akan… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Penulis : Muhammad Jaiz Tebal : x + 206 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Periklanan adalah industri yang tak pernah berhenti dengan terobosan-terobosan baru. Suatu hal yang tak dapat dihindari karena hal yang paling mendasar dalam periklanan adalah masalah kreativitas; dan esensi dari kreativitas adalah originality dan… selengkapnya
Rp 131.580 Rp 154.800Penulis : Sylvia Walby Tebal : 348 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Jalasutra Deskripsi : Betapa patriarki selama ini begitu adaptif terhadap perubahan-perubahan sosial terkait posisi perempuan.
Rp 115.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.