Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Pendidikan Dasar Kepramukaan untuk Golongan PENEGA
- Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya
- Ilmu Penyakit Ternak II
- Pengantar Ilmu Spektroskopi untuk Pertanian Edisi
- HumanKind: Mengubah Dunia dengan Tindakan-Tindakan
- Ilmu Sosial Budaya Dasar
- NU, Moderatisme, dan Pluralisme
- Hukum Tata Negara Indonesia (Edisi Revisi)
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sastra Lisan: Eksistensi, Fungsi, dan Revitalisasi
Rp 52.700 Rp 62.000| ISBN | 978-623-359-218-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sastra |
Penulis : Novi Siti Kussuji Indrastuti
Tebal : 116 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Sastra Lisan: Eksistensi, Fungsi, dan Revitalisasi
Sastra lisan merupakan salah satu bukti kekayaan budaya yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Sastra lisan merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan dapat berkontribusi bagi pembentukan karakter bangsa. Indonesia sangat kaya dengan berbagai jenis sastra lisan, baik yang berbentuk sastra lisan naratif, sastra lisan bukan narasi, maupun sastra lisan yang berwujud seni pertunjukan. Keberadaan sastra lisan itu tidak dapat dipisahkan dari tradisi lisan dan folklor. Hal tersebut disebabkan sastra lisan, tradisi lisan, dan folklor saling berkaitan erat satu sama lain. Sastra lisan merupakan bagian dari tradisi lisan, sedangkan tradisi lisan merupakan bagian dari folklor.
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, eksistensi sastra lisan di Indonesia dikhawatirkan akan memudar karena masyarakat kurang dapat memahami fungsi sastra lisan pada masa kini. Oleh karena itu, diperlukan upaya aktualisasi dan kontekstualisasi sastra lisan sehingga lebih dapat dirasakan fungsinya bagi masyarakat. Fungsi sastra lisan, antara lain sebagai sarana penguat identitas, legitimasi kekuasaan, pelestari tradisi, penyampai pengetahuan etnografis, edukasi, relaksasi, membangun harapan, pelestarian lingkungan, pemertahanan kesakralan, kritik sosial, dan ritual.
Untuk mempertahankan dan melestarikan eksistensi sastra lisan diperlukan strategi khusus dalam revitalisasi sastra lisan dengan melibatkan berbagai pihak dan memanfaatkan kemajuan teknologi, di antaranya penyebaran sastra lisan melalui media sosial, revitalisasi sastra lisan dalam bentuk lagu daerah maupun lagu kontemporer, pengangkatan sastra lisan dalam gim daring, pengolahan sastra lisan menjadi komik digital, pemanfaatan sastra lisan sebagai media promosi objek wisata, pengemasan sastra lisan dalam bentuk YouTube, pengolahan sastra lisan menjadi bentuk film animasi, penyebaran sastra lisan dalam bentuk aplikasi, revitalisasi sastra lisan dengan pelibatan para pemangku kepentingan, dan sebagainya.
Sastra Lisan: Eksistensi, Fungsi, dan Revitalisasi
| Berat | 120 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 978 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kritik sastra adalah salah satu cabang studi sastra yang langsung berhubungan dengan karya sastra melalui penafsiran, penguraian, dan penilaian; cabang dari studi sastra yang langsung berhubungan dengan sastra melalui interpretasi, analisis, dan evaluasi (Wiyatmi, 2012). Interpretasi adalah upaya memahami karya sastra dengan memberikan tafsiran untuk memperjelas arti bahasa dengan analisis yang dipusatkan pada ambiguitas, kiasan-kiasan,… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Nyoman Kutha Ratna Tebal : xii + 497 hlm Ukuran : cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini menjanjikan masalah keindahan dalam kaitannya dengan sastra dan kebudayaan pada umumnya. Estetika sastra berkaitan dengan bahasa sebagai sistem simbol di satu pihak, dan dengan hakikat karya sastra itu sendiri, yaitu sebagai kreativitas imajinatif… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Kajian poskolonial sudah tidak asing lagi dalam analisis sastra dan budaya, tetapi tidak dengan studi Amerika. Analisis ini masih sangat langka, setidaknya di Indonesia. Bahkan, ada yang menyebutkan studi poskolonial tidak cocok untuk studi Amerika karena di sana masyarakat poskolonial tidak eksis. Teori-teori poskolonial yang muncul dipandang hanya cocok untuk membedah permasalahan Timur dan Barat—dalam… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Penulis : Yohannes Suhendi Tebal : 226 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Belajar teori sastra itu menarik dan mengasyikkan, sebab teori-teori yang ditawarkan merupakan hasil pemikiran para ahli sastra yang berasal dari berbagai belahan dunia sehingga kita dapat menyelami khazanah dunia sastra secara lebih mendalam, membuat kita lebih percaya… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : C. Rajagopalachari Tebal : 436 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Mahabharata adalah kisah epos dari India Kuno tentang perang besar nan dahsyat antara dua kelompok sepupu, Pandawa dan Kurawa, untuk memperebutkan kekuasaan dan pemerintahan Kerajaan Hastinapura. Kisah ini mengajarkan bahwa kebaikan akan menang atas kejahatan dan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : R. Setiawan Tebal : 184 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Apa itu pascamodernisme dalam kajian sastra? Bagaimana jika pascamodernisme itu diterapkan dalam praktik kritik sastra? Apa saja implikasinya? Buku yang ditulis oleh R. Setiawan ini mencoba mengulas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Secara garis besar, buku ini terbagi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Persinggungan Barat dengan Timur—dalam konteks perkembangan kesusastraan Indonesia—menarik untuk dianalisis. Barat masuk melalui kolonialisme dengan membawa tradisi sastra romantik yang disebarluaskan di lembaga-lembaga pendidikan dan media massa. Persinggungan itu melahirkan ketegangan dua dunia, dunia ideal dan dunia nyata. Dunia ideal dipahami sebagai situasi dan kondisi yang memungkinkan seseorang menemukan kebebasan sehingga bisa menjadi apa saja. Sedangkan dunia… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Robert Escarpit Tebal : xii + 162 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Yang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Dian Pratiwi Tebal : viii + 54 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Penelitian kesusastraan secara umum kurang diminati dibandingkan kajian sastra, pendidikan maupun linguistik. Masih sedikitnya literatur mengenai kajian kesusastraan sendiri kemudian memunculkan kebingungan-kebingungan bagi para mahasiswa/peneliti untuk memperdalam mengenai seperti apa dan bagaiama menganalisis… selengkapnya
Rp 67.830 Rp 79.800



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.