Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Kawin Campur: Konflik Sastra dan Budaya....
- Kitab Syajarah Al-Kawn Ibnu Arabi Mengungkap Konse....
- Nasihat-Nasihat Pernikahan Sepanjang Masa: Adab-Ad....
- Manajemen Pendidikan....
- Manajemen Kinerja....
- Fiqh Toleransi; Nalar Moderasi dan Toleransi dalam....
- Pengantar Manajemen Komunikasi....
- Dari Jawa untuk Bumi....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Ringkas Kerajaan Kediri; Sejarah Peradaban Luhur Nusantara
Rp 38.250 Rp 45.000| ISBN | 978-623-189-494-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Yanuar Arifin
Tebal : 115 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Diva Press
Sejarah Ringkas Kerajaan Kediri; Sejarah Peradaban Luhur Nusantara
“Kediri adalah pusat dari peradaban Jawa, di mana seni, budaya, dan agama berkembang pesat serta menandai era kejayaan sebelum kemunculan Majapahit.”—Slamet Muljana, penulis Menuju Puncak Kemegahan.
“Kerajaan Kediri adalah satu dari kerajaan tertua di Jawa yang menorehkan sejarah dengan pengaruhnya dalam bidang sastra, seni, dan politik.”—Purwadi, penulis Sejarah Raja-Raja Jawa.
Kerajaan Kediri bukan hanya salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara, melainkan juga pusat peradaban yang memengaruhi jalannya sejarah Indonesia. Dari masa kelahirannya di awal abad ke-11 hingga puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Raja Jayabaya, Kediri melahirkan sastra yang megah, sistem ekonomi yang berkembang, dan kebudayaan yang meresap hingga pelosok negeri.
Sayangnya, di balik kejayaan itu, terdapat intrik politik yang tajam, perebutan kekuasaan, serta pertempuran yang merobek kekuatan Kediri dari dalam. Yanuar Arifin dengan cermat dan mendalam menelusuri jejak-jejak sejarah kerajaan ini, menggambarkan bagaimana Kediri mencapai masa emasnya dan perlahan-lahan tenggelam dalam kehancuran.
Dalam buku ini, pembaca akan diajak menyusuri peristiwa-peristiwa penting yang membentuk perjalanan Kediri, dari kelahiran, masa keemasan, hingga kehancurannya. Jejak peninggalan Kediri masih dapat kita saksikan hingga kini, tidak hanya dalam prasasti dan candi, tetapi juga dalam narasi yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Yanuar Arifin menyuguhkan sebuah narasi yang kaya dan mendalam, menempatkan Kediri dalam konteks sejarah Indonesia secara keseluruhan, serta menggambarkan peranannya yang tak ternilai dalam membentuk peradaban Nusantara.
Tags: diva press, sejarah
Sejarah Ringkas Kerajaan Kediri; Sejarah Peradaban Luhur Nusantara
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 498 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Sarman dkk Tebal : hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Asia tenggara merupakan suatu kawasan regional yang berada di Benua Asia. Sebagian wilayah tengara merupakan kepulauan yang berada pada posisi silang, yaitu diapit oleh Benua Asia dan Benua Australia serta diapit oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik…. selengkapnya
Rp 62.050 Rp 73.000Penulis : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno Tebal : 204 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan… selengkapnya
Rp 68.850 Rp 81.000Perjalanan Nusantara yang panjang selalu diwarnai oleh fenomena sosial, ekonomi, dan politik yang dilakukan oleh pribumi maupun bangsa asing, baik hubungan mereka dengan alam Nusantara hingga hubungan mereka antarsesamanya. Kekayaan Nusantara tersebar di Nusantara, dengan ciri khasnya masing-masing, dan kemudian menjadi komoditas bagi pribumi maupun bangsa asing yang menguasai Nusantara. Di bawah Administrasi Belanda, identifikasi… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Kolonialisme tidak jarang menampakkan diri sebagai kekuatan yang mengubah mainstream kebudayaan. Penaklukan wilayah Nusantara oleh Belanda, misalnya, bukan saja menggoncangkan masyarakat Indonesia, tetapi juga mengikis sendi-sendi budayanya. Gejala kultural seperti ini tampak menonjol sejak awal abad ke-20, khususnya setelah diberlakukannya Politik Etis (etische politiek) oleh Belanda. Melalui strategi kebudayaan yang bersifat asosiatif, Belanda berusaha menghilangkan jurang pemisah… selengkapnya
Rp 57.600 Rp 72.000Penulis : Imas Emalia Tebal : 516 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pemerintah mengubah fungsi kota tradisional menjadi kota modern untuk beberapa kota di Jawa dan Madura pada 1906. Program modernisasi itu berbasis industrialisasi ekonomi. Sebagai contoh kasus di Kota Cirebon, pemerintah Hindia Belanda bertujuan mengubah fungsi Kota… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Handinoto Tebal : xviii + 389 hlm Ukuran : 14.5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan komunitas Cina di Surabaya dari abad XVIII sampai pertengahan abad XX. Secara garis besar ada tiga periode gelombang imigrasi masyarakat Cina di Surabaya. Gelombang pertama adalah komunitas dari abad XIII/XV… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Pratiwo Tebal : 334 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Eric H. Clin Tebal : 392 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Setelah berabad-abad gemilang, dunia beradab Zaman Perunggu berakhir secara tiba-tiba dan dahsyat. Kerajaan-kerajaan runtuh seperti domino hanya dalam beberapa dekade. Tak ada lagi bangsa Minos atau Mycenaean. Tak ada lagi bangsa Troya, Het, atau Babylonia…. selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : L. Santoso AZ Tebal : 528 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : “Kesaksian Widjanarko tersebut tidak benar…. Tanggal 29 September 1965 tidak ada pertemuan antara Bung Karno, Omar Dani, dan Suparjo. Jadi, keterangan kesaksian Widjanarko adalah palsu dan bohong.” Kolonel (Purn) CPM Maulwi Saelan “Tanpa bukti yang… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Norpikriadi Tebal : 203 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi Perihal etnisitas, sejarah, dan budaya Banjar yang menjadi tema sentral dari seluruh tulisan pada buku ini menyita perhatian Penulis sejak berkuliah pada FKIP Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Sekalipun kebanyakan karya bukan hal baru dalam wacana… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.