● online
- Cekal (Cegah dan Tangkal) sampai Tuntas Demam Berd
- Ilmu Penyakit Ternak I-B
- Dear Future Husband
- Pokok-pokok Anatomi dan Fisiologi untuk Praktik Ke
- Perintis Bukan Pewaris: Panduan Praktis bagi Pengu
- Akhlak Tasawuf
- Etika Kepariwisataan: Merajut Kearifan Lokal-Memad
- Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia J
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Chiefdom Madinah (HC)
Rp 84.150 Rp 99.000| ISBN | 978-602-9193-85-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Buku ini menawarkan pandangan baru yang sangat kritis untuk menguji kesahihan keyakinan tersebut. Dengan pendekatan dan metode interpretasi historis-sosiologis, penulisnya memaparkan secara proporsional kontribusi Islam dan tradisi Arab (jahiliah) bagi pembentukan negara (state formation) pada masa-masa awal. Pandangan baru ini membuka ruang pemahaman yang lebih mendekati realitas sebenarnya atas kehidupan masyarakat Muslim Arab masa itu.
Chiefdom Madinah (HC)
Penulis : Abdul Aziz
Tebal : 428 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Alvabet
Deskripsi :
Para pemikir dan aktivis Islam politik meyakini bahwa pengorganisasian masyarakat Muslim Arab di Madinah pada masa Rasulullah saw dan Khulafair Rasyidun merupakan wujud Negara Islam. Keyakinan ini sejatinya lebih didasarkan pada pemahaman normatif-ideologis—ketimbang historis-sosiologis—atas sejarah Islam awal. Tak pelak, pemahaman ini menempatkan Negara Islam pada posisi sakral, bahkan dianggap tipe ideal bentuk negara yang wajib dibangun kembali oleh umat Islam dewasa ini.
Buku ini menawarkan pandangan baru yang sangat kritis untuk menguji kesahihan keyakinan tersebut. Dengan pendekatan dan metode interpretasi historis-sosiologis, penulisnya memaparkan secara proporsional kontribusi Islam dan tradisi Arab (jahiliah) bagi pembentukan negara (state formation) pada masa-masa awal. Pandangan baru ini membuka ruang pemahaman yang lebih mendekati realitas sebenarnya atas kehidupan masyarakat Muslim Arab masa itu.
Alhasil, penulis menyimpulkan bahwa pengorganisasian kekuasaan pada masa Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin bukanlah wujud (final) Negara Islam, melainkan baru sebatas “Chiefdom Madinah”, yakni sebentuk pranata kekuasaan terpusat pra-negara (pre-state) yang jadi sumbu tata kelola masyarakat di Madinah dan wilayah taklukannya. Pengorganisasian kekuasaan pada masa itu menyerap banyak elemen sosial-budaya setempat, bersifat sementara, ad hoc, dan belum menampakkan bentuknya yang matang, di mana Islam dan tradisi Arab jahiliah sama-sama memberi andil bagi Chiefdom Madinah.
Chiefdom Madinah (HC)
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.183 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Kuntowijoyo Tebal : xvi + 190 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Sebagai buku pengantar, buku ini amat baik dalam mengenalkan hal-hal mendasar di dalam ilmu sejarah. Penjelasan-penjelasannya yang singkat, namun menyeluruh dan mendalam, terasa mengalir sehingga memudahkan pembaca untuk menyelami… selengkapnya
Rp 46.400 Rp 58.000Reputasi orang-orang dari Sulawesi Selatan, entah itu orang Bugis, Makassar, Mandar atau lainnya sebagai perantau sudah diketahui luas. Namun kajian yang melihat bagaimana mereka berkembang di daerah perantauan belum banyak dikaji. Buku ini karenanya menjadi buku yang sangat penting untuk melihat proses tersebut dengan rinci. Dengan menggunakan kombinasi sumber sejarah dan tradisi lisan yang diperoleh… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Theodore Friend Tebal : 887 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Buku ini membahas tema beragam, yang menyentuh masa kejayaan Majapahit hingga masa kepresidenan Megawati, yang mungkin akan mengingatkan pada permainan puzzles: kepingan kecil-kecil Indonesia dari Sabang sampai Merauke, yang lengkap, yang jika dipasang sambung-menyambung secara… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Masih ada persepsi keliru tentang sejarah sains dan ilmu pengetahuan dunia. Sebagian pihak menyebut hanya dua era penting saja, mengabaikan era yang juga penting baik itu era sebelumnya maupun era di antara keduanya. Dua era yang mereka maksud adalah era Yunani dan era Renaisans Eropa. Mereka menyebut dua era ini adalah era keemasan sains dan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000“Singasari merupakan awal dari ekspansi kekaisaran Jawa, sebagai pendahulu Kerajaan Majapahit, meletakkan dasar bagi kekuatan maritim yang akan dimiliki oleh Jawa.”—C.C. Berg, penulis Javaansche Geschiedenis “Masa pemerintahan Singasari, terutama di bawah Kertanegara, menandai titik balik dalam sejarah kepulauan, di mana diplomasi eksternal dan kampanye militer mulai membentuk masa depan kerajaan-kerajaan Jawa.”—George Coedes, penulis The Indianized… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Gaung kebesaran Kerajaan Pajajaran bukan hanya terkenal di Nusantara. Kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi ini juga dikenal di luar negeri. Hasil bumi, pala dan kapas, yang berkualitas tinggi membuat negara-negara seperti India dan Maladewa melakukan kerja sama jual beli. Setidaknya, China dan Portugis juga membuat catatan khusus tentang kerajaan ini. Catatan-catatan itulah yang menjadi… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Helius Sjamsuddin Tebal : 196 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Memori Pulau Sumbawa adalah sebuah pembacaan lintas waktu. Beragam ilustrasi dan aspirasi tentang “dunia Pulau Sumbawa” yang pernah hadir dan yang tengah dibayangkan dicoba untuk ditampilkan. Beberapa bagian dari jejak peradaban daerah ini bisa ditemukan dan tetap… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Gerry van Klinken Tebal : xii + 386 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menelaah perkembangan nasionalisme Indonesia dari sudut pandang sebuah minoritas: tokoh Kristen perkotaan. Mereka merasa diri ditempatkan di antara dua janji: janji kemerdekaan Indonesia, dan janji kolonial Belanda (yang mereka anggap… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Tidak pernah hilang dari memori kolektif orang-orang Gayo tentang sebuah pengakuan, baik dalam mitos maupun dalam realitas sejarah, bahwa negerinya, Tanah Gayo adalah bagian dari kekuasaan Sultan Aceh, karena tidaklah sah kekuasaan seorang kejurun penguasa Gayo tanpa Sarakata (Naskah Pengangkatan) dan Bawar (Golok Pusaka). Keduanya merupakan regalia legalitas Sultan Aceh. Akan tetapi seperti kata C…. selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Nurzengky Ibrahim Tebal : 214 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Berbicara materi sejarah Asia Selatan merupakan pembahasan yang berupa kajian sejarah pada bagian negara-negara di kawasan Asia Selatan dan selalu dikaitkan dengan keberadaan India Kuno. Apa yang dibahas dalam sejarah negara-negara di kawasan Asia Selatan, selalu ada… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.