Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Ketoprak Edisi 2....
- Umbi Dioscorea....
- Strategi Pembelajaran Bidang Studi Geografi....
- Menikah Muda di Indonesia: Suara, Hukum, dan Prakt....
- Putusan Bersyarat oleh Mahkmah Konstitusi: Karakte....
- Aplikasi Akuntansi dengan Microsoft Excel VBA (Mac....
- Sunan Gunung Jati; Sejarah Hidup dan Perjuangan Wa....
- Pengantar Filsafat Nilai....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Akademi Militer Yogya dalam Perjuangan Fisik 1945 sampai dengan 1949
Rp 112.200 Rp 132.000| ISBN | 978-602-386-416-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Akademi Militer Yogya dalam Perjuangan Fisik 1945 sampai dengan 1949
Penulis : Moehkardi
Tebal : 508 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Akademi Militer Yogyakarta tak bisa dilepaskan dari kisah sejarah revolusi nasional Indonesia. Hal itu disebabkan menulis sejarah Akademi Militer Yogyakarta hakikatnya menulis sejarah mikro, bagian dari sejarah nasional Indonesia. Dipandang sepintas dari kacamata sejarah nasional, nilainya bisa dianggap kurang penting. Namun, bila sejarahnya didalami lebih lanjut, di mana Akademi Militer Yogyakarta dibentuk pada masa Revolusi Nasional 1945, turut aktif terlibat dalam perjuangan menegakkan dan mempertahankan negara, serta 29 orang anggotanya tewas, kiranya pantas bila perjuangan mereka direkam sebagai bagian dari sejarah nasional Indonesia.
Buku ini secara khusus membahas Akademi Militer Yogyakarta dari awal lahir, tumbuh, hingga perjuangan tokoh-tokohnya dalam perang kemerdekaan. Akademi ini pun turut serta dalam perjuangan revolusi nasional Indonesia dalam menghadapi agresi militer Belanda. Kisah mereka dalam perang gerilya menghadapi Agresi II Belanda tersaji dengan jelas dalam buku ini. Begitu pula dengan tugas dan pengalaman mereka sesudah perang kemerdekaan usai, juga tergambar jelas di buku ini.
Akademi Militer Yogya dalam Perjuangan Fisik 1945 sampai dengan 1949
| Berat | 550 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.365 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : N. Daldjoeni Tebal : 150 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku berjudul Geografi Kesejarahan (Histrorichal Geography) ini memaparkan bagaimana dan sejauh mana perjalanan lingkungan alam dalam memengaruhi perjalanan peradaban di berbagai negeri di bumi kita, yang diendapkan dan kemudian berwujud berupa harta budaya, baik yang fisik… selengkapnya
Rp 56.100 Rp 66.000Penulis : asy-Syafi’ al-Mahi Ahmad Tebal : 464 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Ya’juj dan Ma’juj telah dikenal hampir di semua peradaban dunia kuno dengan nama yang berbeda-beda. Disebut-sebut sebagai salah satu keturunan Nuh, mereka dan anak cucunya adalah sisi gelap dunia karena karakteristik dan tindakan mereka yang… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Dengan perangkat konseptual tentang formasi sosial dan cara berproduksi, Kuntowijoyo menganalisis struktur masyarakat tradisional Madura dan perkembangannya dalam kurun waktu 1850 sampai dengan 1940. Sebagai satuan ekohistorikal, keunikan Madura adalah bentukan ekologi tegal yang khas, yang berbeda dari, misalnya, ekologi sawah di Jawa. Tipe ekologi tegal itu membentuk pola permukiman yang terpencar, besarnya migrasi ke… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Penulis : John Man Tebal : 388 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi: Tentara Terakota adalah patung-patung prajurit dan kuda yang ditemukan di sekitar makam Kaisar Pertama China Qin Shi Huang. Tentara Terakota pertama kali ditemukan pada 1974 oleh beberapa petani setempat di dekat Xi’an, Provinsi Shaanxi. Jumlah patung-patung itu… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Hawe Setiawan Tebal : 244 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) adalah romantikus Eropa yang sejak dini cenderung berjarak dengan gemerlap peradabannya sendiri. la memilih alam sebagai tempat terindah untuk berpaling. Di Jawa, dalam kesempatan sebagai pegawai kolonial Belanda, Junghuhn gemar “memotret”… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Perjalanan Nusantara yang panjang selalu diwarnai oleh fenomena sosial, ekonomi, dan politik yang dilakukan oleh pribumi maupun bangsa asing, baik hubungan mereka dengan alam Nusantara hingga hubungan mereka antarsesamanya. Kekayaan Nusantara tersebar di Nusantara, dengan ciri khasnya masing-masing, dan kemudian menjadi komoditas bagi pribumi maupun bangsa asing yang menguasai Nusantara. Di bawah Administrasi Belanda, identifikasi… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Taqiyuddin al-Maqrizi Tebal : 240 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Bani Umayyah dan Bani Hasyim, dua klan besar Quraisy keturunan Abdu Manaf bin Qushay, telah terlibat dalam konflik, bahkan sebelum era Islam. Pada masa Islam, banyak tokoh Bani Umayyah yang menentang begitu keras Rasulullah dan Bani… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Asvi Warman Adam Tebal : 189 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Begitu Orde Baru berakhir bermunculan gugatan masyarakat terhadap sejarah (versi pemerintah). Buku-buku baru diluncurkan. Sejarah pun menjadi polemik. Buku ini menawarkan tipologi kontroversi sejarah Indonesia yang disebabkan oleh fakta (dan interpretasi) yang: 1) tidak tepat;… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Ada banyak alasan untuk tertarik pada kota Solo tahun-tahun 1900-1915, antara lain, dua pemerintahan (Kasunanan dan Mangkunegaran) mempunyai karakteristik yang berbeda. Sepertinya keduanya merupakan pendahulu dari Orde Lama yang suka simbol (mercusuar, nation building) dan Orde Baru yang pragmatis (pembangunan ekonomi). Pemerintahan Kasunanan mementingkan simbol, pemerintahan Mangkunegara mementingkan ekonomi. Apakah ada dua pola pendidikan keraton… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.