Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi....
- Manajemen Pembiayaan PAUD....
- Petualangan Marco Polo: Cerita-Cerita Memukau dari....
- Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya....
- Penaklukan Mesir: Akhir Kekuasaan Bangsa Romawi da....
- Politik Pemberantasan Korupsi; Strategi ICAC Hong ....
- Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya....
- Sejarah Pelabuhan Bima....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sunda Abad ke-19: Tafsir atas Ilustrasi-ilustrasi Junghuhn
Rp 80.750 Rp 95.000| ISBN | 978-602-0708-23-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Sunda Abad ke-19: Tafsir atas Ilustrasi-ilustrasi Junghuhn
Penulis : Hawe Setiawan
Tebal : 244 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) adalah romantikus Eropa yang sejak dini cenderung berjarak dengan gemerlap peradabannya sendiri. la memilih alam sebagai tempat terindah untuk berpaling. Di Jawa, dalam kesempatan sebagai pegawai kolonial Belanda, Junghuhn gemar “memotret” keindahan alam melalui lukisan-lukisannya yang hidup, terutama sekali lanskap daerah yang paling ia sukai: Sunda.
Representasi visual lanskap alam Sunda abad ke-19 dalam ilustrasi-ilustrasi Junghuhn dapat menjadi titik tolak untuk melakukan refleksi ulang atas hubungan seni, ilmu, dan filsafat. Lebih jauh, mosaik peninggalan Junghuhn dapat melengkapi alat-alat yang dibutuhkan untuk sekadar mendefinisikan ulang identitas kesundaan.
Lanskap alam Sunda telah menimbulkan minat ilmiah untuk menelisik rincian morfologinya; menggugah tanggapan estetis atas keelokannya; dan mendorong permenungan filosofis mengenai keluasan dan kebesarannya. Junghuhn adalah kasus tempat ketiga aspek pemikiran itu berjumpa dalam satu titik temu.
Tags: cantrik pustaka, sejarah
Sunda Abad ke-19: Tafsir atas Ilustrasi-ilustrasi Junghuhn
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.192 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Darwin Susianto Tebal : 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Menyibak Misteri Bangkahulu merupakan sebuah kisah dan asal usul Negeri Bengkulu yang ketika itu masih bernama Sungai Serut atau Limau Nipis dan daerah Lebong masih bernama Ranah Sekalawi. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak dari… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : A. Daliman Tebal : 342 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Agama-agama di Nusantara telah memberikan keragaman warna yang amat bermakna bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama pada zaman modern ini. Kita tentu mengenal adanya suatu pembabakan sejarah Indonesia yang bernama Sejarah Indonesia Madya, di mana pada masa… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Nasionalisme erat kaitannya dengan sejauh mana seseorang memahami sejarah bangsanya sendiri. Pembelajaran yang dilakukan di perguruan tinggi maupun di sekolah tidaklah cukup untuk membahas tuntas perjalanan panjang sejarah bangsa. Oleh sebab itu, perlu banyak referensi yang mengantarkan kita untuk melihat Indonesia masa silam. Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan merupakan bagian dari perjalanan sejarah Indonesia yang panjang…. selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Riza Afita Surya Tebal : 140 hlm Ukuran : 15 x 25 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejauh ini, jarang ada buku berbahasa Indonesia yang secara khusus membahas tentang sejarah perdagangan dunia. Narasi dan deskripsi terkait sejarah biasanya ditemukan dalam buku referensi yang membahas sejarah peradaban atau sejarah kawasan. Dengan demikian pembahasan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Wajidi Tebal : 212 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Apakah tidak ada kontribusi sejarah lokal terhadap penanaman nasionalisme dan patriotisme? Pertanyaan yang barangkali muncul karena para siswa lebih banyak diajarkan tentang “sejarah nasional” sehingga seolah-olah hanya perjuangan yang berskala nasional saja yang patut diteladani, sementara peristiwa-peristiwa… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Proses perkembangan matematika dimulai sejak adanya peradaban Mesopotamia, Mesir, dan Yunani. Dari ketiga peradaban tersebut, Yunani-lah yang paling maju dalam hal perkembangan matematika. Peradaban Yunani yang tinggi dalam bidang matematika disebabkan karena mereka selalu mengedepankan kebebasan berpikir, rasional, dan berani untuk berubah. Namun, memasuki permulaan abad masehi, perkembangan matematika di Yunani mengalami masa suram. Ini… selengkapnya
Rp 117.130 Rp 137.800Penulis : M. Nazir Salim Tebal : 242 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam sedikit catatan, setelah Indonesia merdeka beberapa daerah telah berhasil menyelenggarakan pemilu sebelum agenda pemilu nasional dilaksanakan pada tahun 1955, di antaranya adalah pemilu di Karesidenan Kediri dan Surakarta pada 1946, Kalimantan Selatan 1948, Yogyakarta… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000I believe there is no one possessed of more information respecting Java than myself. (Saya yakin tak ada orang yang memiliki informasi mengenai Jawa sebanyak yang saya miliki.) Thomas Stamford Raffles Tak diragukan lagi, buku The History of Java telah menjadi salah satu sumber sejarah paling penting untuk mengetahui kehidupan masyarakat Jawa di masa… selengkapnya
Rp 180.000 Rp 200.000Penulis : Abd. Rahim Yunus dan Abu Haif Tebal : 366 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku daras ini disusun dengan maksud untuk membantu para mahasiswa memahami kondisi umat Islam dan berbagai peristiwa yang terjadi pada masa pertengahan Islam. Pandangan umum yang berkembang di kalangan umat Islam, dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Pedro Tafur mengelilingi Eropa dan Timur Dekat pada akhir Abad Pertengahan, zaman ketika Dunia Baru belum ditemukan, hampir tidak ada petunjuk tentang ilmu pengetahuan dapat berkembang di benua ini bahkan di Italia, sebuah zaman kekacauan dan kegelapan, zaman peperangan dan permusuhan pribadi, zaman kemiskinan berpikir dan berekspresi. Dalam perjalanannya, Tafur merekam kondisi Kekaisaran Romawi Timur… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.