Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Sistem Kelistrikan Otomotif....
- Dongeng Mbah Jiwo....
- Kota-Kota di Jawa : Identitas Gaya Hidup dan Perma....
- Nurcholish Madjid dan Politik Muslim....
- Konseling Kesehatan Mental Klinis....
- Framework Laravel; Membangun Aplikasi Web PHP....
- Ilmu Administrasi Publik di Indonesia....
- Breaking the Habit of Being Yourself....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Desa Mawa Carita: Sejarah Desa dan Kota di Kulon Progo
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-602-258-596-1 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Desa Mawa Carita: Sejarah Desa dan Kota di Kulon Progo
Penulis : Ahmad Athoillah
Tebal : xxiv + 242 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Tags: penerbit ombak, sejarah
Desa Mawa Carita: Sejarah Desa dan Kota di Kulon Progo
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.801 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Hera Hastuti, Zafri, dan Iqrima Basri Tebal : 330 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku ini sengaja diberi judul Nusantara Zaman Peradaban Islam sebagai penegasan bahwa Islam dan pemerintahannya pernah berjaya di negeri ini, membawa masyarakat Nusantara ke zaman yang lebih modern dan beradab, seperti yang… selengkapnya
Rp 94.775 Rp 111.500Penulis : Abd. Rahim Hamid dan M. Saleh Tebal : 179 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar bagi para mahasiswa dan pemerhati bidang ilmu sejarah, namun tidak semata bagi para pemula dalam bidang ilmu ini. Hal itu nampak dalam penyajian materi yang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Kolonialisme tidak jarang menampakkan diri sebagai kekuatan yang mengubah mainstream kebudayaan. Penaklukan wilayah Nusantara oleh Belanda, misalnya, bukan saja menggoncangkan masyarakat Indonesia, tetapi juga mengikis sendi-sendi budayanya. Gejala kultural seperti ini tampak menonjol sejak awal abad ke-20, khususnya setelah diberlakukannya Politik Etis (etische politiek) oleh Belanda. Melalui strategi kebudayaan yang bersifat asosiatif, Belanda berusaha menghilangkan jurang pemisah… selengkapnya
Rp 57.600 Rp 72.000Wilayah Palestina masih menjadi medan konflik dan perebutan antara Israel dan Palestina. Sejak mencaplok wilayah tersebut, Israel terus melakukan perluasan wilayah baik dengan jalan perang maupun pengusiran terhadap warga Palestina. Orang Palestina menganggap bahwa Israel adalah penjajah, karena secara semena-mena merampok tanah yang sejak lama mereka huni bahkan jauh sekali sebelum Israel. Siapa sebenarnya orang… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Andalusia—sekarang Spanyol dan Portugal—pernah menjadi mercusuar peradaban Islam di Eropa. Keagungan dan kemajuannya bahkan hampir setara dengan pusat peradaban Islam di Damaskus (Daulah Umayyah) dan di Baghdad (Daulah Abbasiyyah). Tak hanya dari aspek fisik berupa arsitektur bangunan dan tata kota, tetapi juga dari aspek ilmu pengetahuan, seni dan budaya, tata kelola masyarakat dan pemerintahan, organisasi… selengkapnya
Rp 169.150 Rp 199.000Penulis : A. Daliman Tebal : 146 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Bangsa Indonesia telah didatangi [dijajah] oleh bangsa-bangsa Eropa sejak berabad-abad yang lalu. Bangsa-bangsa penjajah tersebut datang ke Nusantara membawa semangat imperialisme, dengan slogannya yang terkenal: “Gold, Glory, Gospel.” Dalam catatan sejarah, bangsa-bangsa Eropa tersebut—Portugis, Belanda, dan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : G.F. Davidson Tebal : 306 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini adalah buku yang ditulis oleh G. F. Davidson pada tahun 1846. Melalui buku ini, ia ingin menyuguhkan seberkas kenangan tentang perjalanannya ke Jawa, Singapura, Malaka, Penang, Kolkata, Cina, dan New South Wales di Australia… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Pernahkan Puan dan Tuan mendengar kata cenek? Tahukah Puan dan Tuan bahwa kata cenek berasal dari Bahasa Inggris, dari kata chin yang berarti dagu dan kata neck yang berarti leher. Gabungan kedua kata ini, chin and neck, dilafalkan oleh Urang Awak dengan cenek. Kata cenek ini lahir dari aktivitas yang dilakukan seseorang yang nyaris mempertemukan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang menyerah, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Belanda menolak mengakui proklamasi kemerdekaan tersebut dan beralih menggunakan kekuatan militer guna mengambil kendali proses dekolonisasi yang tak terelakkan. Alhasil, perang yang sengit serta negosiasi yang pelik berlangsung selama empat tahun penuh. Pada tahun 2005, pemerintah Belanda menyatakan bahwa Belanda tak seharusnya mengobarkan perang di… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 180.000Pada masa Revolusi bagi para menak yang terlibat dalam elite birokrasi merupakan masa “keruntuhan” bagi kekuasaannya sebagai korps pegawai birokrasi. Karena sejak awal kemerdekaan yang kemudian tampil memimpin republik adalah para pemimpin priyayi nasionalis. Pada masa kekuasaan kolonial Belanda hubungan antara pangreh praja dan para pemimpin nasionalis tidaklah terlalu harmonis, terkecuali beberapa orang pangreh praja… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.