● online
- Sejarah Kopi Mandailing....
- Perkembangan Pertanian di Indonesia....
- Kapitalisme dan Filantropi: Tokoh Tionghoa di Meda....
- Theory Of Structures (English Version)....
- Sebelum Anda Pergi Ke Dokter Jantung, Pencegahan P....
- Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R &....
- Teori kesusastraan Arab: Sebuah Pengantar....
- Siwa (Rahasia Kaum Naga)....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Ilmu Jawa Kuno: Sanghyang Tattwajnana Nirmala Nawaruci
Rp 140.000 Rp 175.000| ISBN | 978-602-70105-5-0 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya |
Ilmu Jawa Kuno: Sanghyang Tattwajnana Nirmala Nawaruci
Raden Werkodhara diperintah gurunya, Danghyang Drona, untuk mencari Banyu Mahapawitra, yaitu air suci sumber kehidupan alam semesta. Ia bertemu sepasang ular besar yang sejatinya adalah widyadhara dan widyadhari yang terkena kutuk dan harus tinggal di tempat tersembunyi: Sumur Si Dorangga. Banyu Mahapawitra tak ditemukan di sana, namun ia berhasil melukat dua ular tersebut sehingga kembali ke wujud asalnya. Raden Werkodhara diperintah lagi menuju sebuah tanah lapang yang wingit: Têgal Si Andhadawa. Ia bertemu raksasa mengerikan yang sejatinya adalah penjelmaan Sanghyang Indra. Banyu Mahapawitra pun tak ditemukan di sana, namun Sanghyang Indra berhasil dilukat olehnya.
Ketiga kalinya, Raden Werkodhara diperintah untuk terjun ke samudra agung, Lawaṇa Udadhi, tanpa bekal apa pun. Itu berarti, ia diperintah untuk mati. Karena keteguhannya, kengerian akan kematian tiada membuatnya gentar. Ia pun memasuki samudra liar yang penuh gejolak, badai, petir, dan guntur. Matilah Raden Werkodhara! Tubuhnya terombang-ambing, terhempas ke sana-kemari oleh gelombang. Namun, di dalam kematiannya, Sanghyang Acintya, Dia yang melampaui segala hal, Dia yang menjadi tiang kehidupan alam semesta, mendadak terbit di dalam diri sejatinya. Dialah Sang Guru Sejati! Dialah Sanghyang Nawaruci! Dan dengan kemunculan Sanghyang Nawaruci, bangkitlah Raden Werkodhara dari kematian.
Kitab ini merupakan mahakarya Mpu Siwamurti pada zaman Majapahit, sebuah pedoman bagi pribadi-pribadi di masa lalu untuk mencari Sang Guru Sejati. Pada masa Jawa Baru, rontal ini lantas diadaptasi menjadi Sêrat Dewa Ruci oleh Raden Ngabehi Yasadipura II, kakek Raden Ngabehi Ranggawarsita. Kitab warisan Nusantara yang sangat penting ini kini disuguhkan dalam teks asli, terjemahan, dan uraian atas simbol-simbol yang terkandung di dalamnya.
Ilmu Jawa Kuno: Sanghyang Tattwajnana Nirmala Nawaruci
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 8.407 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Suhardi Tebal : 392 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini merupakan terjemahan dan saduran disertasi penulis yang berjudul “Mystical Practices and Religious Belief in Contemporary Java”, yang ditulis pada tahun awal 90-an di University of Kent at Canterbury, Inggris. Judul tersebut kemudian dialihbahasakan menjadi Manekung di… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Semua orang pasti mendambakan hidup bahagia. Hidup yang menyenangkan dan penuh syukur. Tetapi, sayangnya, tidak setiap orang sanggup mewujudkannya. Apa pasal? Bukankah untuk bahagia, seseorang tak perlu hal-hal yang sempurna? Bukankah bahagia itu sederhana, kata banyak orang? Betul, tapi itu hanya sesaat. Itulah jenis bahagia yang sederhana dan sesaat. Berlangsungnya hanya sebentar. Setelah itu, ia… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Berbicara tentang industri tenun, hal ini tidak hanya mengenai produsen tekstil besar, tetapi juga menyangkut nasib banyak kelompok masyarakat perajin tenun yang tersebar di seluruh Nusantara, dimana tenun sarung adalah salah satu warisan budaya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan. Saya bersyukur Pak Adi Kusrianto yang menjadi Humas DPD Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara “Bhuana”… selengkapnya
Rp 182.750 Rp 215.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Adenovi Fauzia Hanifah dkk Tebal : xxii + 276 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini membahas fenomena politik afek dalam lanskap media, khususnya media digital, dalam bingkai kajian budaya dan media. Selama ini, afek kerap dihubungkan dengan kondisi mental individu dalam kerangka psikologis. Namun,… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000“Orang Madura itu tidak feodal, sikap sosialnya egaliter, rajin kerja, kukuh mempertahankan nilai yang dianggapnya mendasar. juga cara berpikirnya aneh dan cerdas, meskipun di permukaan tampak seolah-olah bodoh.”—Cak Nun, Budayawan. “Salah satu ciri utama yang melekat pada orang Madura adalah kelincahannya dalam berkelit dengan logika-logika polos. Orang Madura, konon, pandai berkelit dan cerdik, tapi tidak… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Marie-Louise von Franz Tebal : 312 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pencarian tentang identitas diri sedang melanda kaum perempuan di dunia Barat. Setiap saat, mereka mencari citra yang dapat mendefinisikan identitas diri mereka. Pencarian ini dimotivasi oleh disorientasi dan ketidakpastian mendalam bahwa mereka tidak memiliki wakil… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Barbara Hatley, dkk. Tebal : 327 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : SDU Press Deskripsi : Mengapa Orde Baru Harus Masih ada dalam kerangka analisis kita? Mengapa kita tidak bisa melakukan yang lebih baik selain menambah ” pasca ” untuk membicarakan yang kekinian? saya sangat menanti-nanti masa dimana kita memutuskan… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Ketika memperbincangkan kebudayaan Jawa dan para pendukungnya, kita akan segera mengetahui bahwa orang Jawa mengenal etika dan etiket yang dipergunakan oleh orang Jawa dalam berinteraksi, baik dengan sesamanya, maupun dengan lingkungan fisik dan metafisik di sekitarnya. Etika dan etiket itu terkandung dalam alam pemikiran orang Jawa yang berlandaskan pada tata nilai dan filsafat yang mendalam…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.