Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Budaya » Manekung di Puncak Gunung: Jalan Keselamatan Kejawen
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Manekung di Puncak Gunung: Jalan Keselamatan Kejawen

Rp 102.000 Rp 120.000
Hemat Rp 18.000
ISBN978-602-386-305-1
Stok Tersedia
Kategori Budaya
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Manekung di Puncak Gunung: Jalan Keselamatan Kejawen

Penulis     : Suhardi

Tebal         : 392 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Buku ini merupakan terjemahan dan saduran disertasi penulis yang berjudul “Mystical Practices and Religious Belief in Contemporary Java”, yang ditulis pada tahun awal 90-an di University of Kent at Canterbury, Inggris. Judul tersebut kemudian dialihbahasakan menjadi Manekung di Puncak Gunung dengan subjudul Jalan Keselamatan Kejawen. Memang ada selang waktu yang lama antara penulisan tesis dengan penerbitan buku ini, ketika masyarakat Jawa tentu telah mengalami perubahan-perubahan yang cukup berarti, terutama di bidang ekonomi dan sarana kehidupan teknologi.

Sekalipun kita paham tentang kuatnya keyakinan agama dari pengaruh perubahan itu, tetapi perihal budaya Kejawen telah mengalami pergeseran akibat dari politik agamaisasi. Akan tetapi, pergeseran itu terjadi hanya pada bentuk kulit luarnya dan tidak menyentuh pada inti visi budayanya. Oleh karena itu, masih ada sebagian besar orang Jawa yang tetap menjalankan budaya dan menghayati ngelmu Kejawen hingga hari ini. Maka, sebagai pertanggungjawaban jarak waktu penerbitan ini, penulis telah berupaya keras menyerasikan fakta dan telaah kajian ini dengan situasi yang sedang berlangsung dalam masyarakat Jawa belakangan ini. Alih bahasa dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dikerjakan sendiri oleh penulis selama lebih dari satu tahun.

Penerbitan buku ini bertujuan untuk memperluas khazanah perbincangan tentang budaya dan ngelmu Kejawen. Tema ini memang secara luas telah menjadi isu kajian dan telaah, baik di kalangan awam maupun akademisi sehingga harapannya buku ini menjadi tambahan pemahaman atas telaah yang sudah ada. Namun demikian, mungkin juga buku ini berisi interpretasi tandingan, bahkan perlawanan terhadap telaah yang sudah ada.

Selain sebagai bahan bacaan bagi kalangan akademisi dan mahasiswa Ilmu Sosial dan Budaya, buku ini juga terbuka sebagai bahan bacaan bagi kalangan umum yang berminat memahami budaya Jawa. Kajian buku ini mengedepankan visi budaya Kejawen dengan menerapkan pendekatan interpretatif-simbolik dan fungsionalisme-struktural. Pendekatan ini digunakan untuk melihat daya tahan eksistensi budaya dan ngelmu Kejawen terhadap gencarnya penetrasi teknologi modern dalam arus globalisasi.

 

Tags: ,

Manekung di Puncak Gunung: Jalan Keselamatan Kejawen

Berat 400 gram
Kondisi Baru
Dilihat 1.773 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: