Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tiga Kuda di Bulan Ketiga dan Lampirannya
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-623-305-302-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Tiga Kuda di Bulan Ketiga dan Lampirannya
Penulis : Mardi Luhung
Tebal : 88 hlm
Ukuran :
Penerbit : Basabasi
Deskripsi :
Ketika waktu melompat ke tahun 2014-an, aku kembali tertarik pada kuda. Tapi berbeda dengan waktu kecil (yang kudanya sebagai pengangkut), di tahun itu aku tertarik pada kuda karena puisi (terutama ketika membaca beberapa puisi kudanya Umbu Landu Paranggi yang kerap aku bicarakan dengan Mira MM Astra via telepon). Dan di dalam ketertarikan ini, aku juga membaca sekian cerita tentang kuda. Mulai dari kuda yang masuk akal, sampai pada yang magis. Dan mulai yang memang sebagai tunggangan, sampai pada yang dipersonifikasikan.
Aku merasa kuda bukanlah sekadar binatang yang kuat, gesit, dan kukuh. Ia juga dapat dijadikan simbol-simbol tertentu. Simbol-simbol yang kerap merujuk pada peristiwa yang tak terduga. Seperti: kematian, perjuangan, kerinduan, dan atau mungkin sesuatu yang bukan apa-apa, tetapi selalu ada—seperti rerumputan di halaman rumah, yang tak diharapkan tumbuh, tapi selalu saja tumbuh. Dan itu membuat apa-apa yang terbuka, pun tertutup. Karena memang takdirnya harus tertutup. Takdir, yang belakangan pun berbisik padaku: “Aku selalu berada di sisimu. Jadi, silakan kau menyapaku atau tidak. Tapi, yakinlah, justru akulah yang nanti selalu pertama kali menyapamu.”
Tiga Kuda di Bulan Ketiga dan Lampirannya
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 833 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Puisi-puisi dalam buku ini menjadi semacam percakapan puitik Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor. Dari satu puisi ke puisi lainnya, ada semacam tema yang membuat puisi-puisi itu saling terkait dan terikat. Puisi menjadi ruang untuk saling berbagi, juga menjadi semacam jeda, untuk menikmati kenangan dan hal-hal lainnya. Maka, puisi-puisi dalam buku ini, seakan berada dalam… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Dapat dikatakan bahwa karya-karya Rumi, juga para sufi yang lain, tidak lain merupakan puisi-puisi abadi dalam pemahamannya yang luas dan mendalam. Kenapa abadi? Karena karya-karya itu sebenarnya merupakan bayang-bayang langsung dari kemahaindahan Tuhan yang abadi, yang tidak mungkin lekang oleh siang, oleh malam dan oleh segala atribut apa pun yang menunjuk kepada kefanaan waktu. Jadi,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Maizar Karim Tebal : xii + 224 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Histokultura Deskripsi : Syair merupakan satu-satunya bentuk puisi naratif Melayu yang berupa naskah. Sudah cukup lama genre ini diabaikan oleh dunia pengetahuan, padahal karya ini sangat kuat kedudukannya dalam khazanah sastra Melayu. Baru sejak tahun 1960-an, masalah… selengkapnya
Rp 97.580 Rp 114.800Penulis : Aristoteles Tebal : 172 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Puitika adalah risalah pendek tentang estetika (biasa dianggap sebagai satu paket dengan Politik dan Retorika) dan merupakan satu karya babon dalam kritik sastra. Dalam Puitika, Aristoteles menyajikan pikiran-pikirannya dengan bahasa yang sederhana sehingga pembaca dapat dengan jernih… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Usman Arrumy Tebal : 84 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Virginia Woolf Tebal : 84 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Rumah yang Dihantui Sebuah Perkumpulan Senin atau Selasa Novel yang Tak Tertulis Sekumpulan Tali Biru dan Hijau Kebun-Kebun Kew Tanda di Dinding * Virginia Woolf diam-diam menulis surat perpisahan kepada suaminya, mengambil tongkatnya, lalu pergi jalan-jalan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : x + 86 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi : Sinau maca mawi kaca, Sinau maos mawi raos (R.M. Sosrokartono) Agak berbeda dengan kumpulan-kumpulan sebelumnya, antologi puisi “Belajar Membaca Peta Buta” ini sengaja memuat puisi-puisi dari tahun 2013-2017 dengan tema dan judul nyaris… selengkapnya
Rp 39.950 Rp 47.000Penulis : Octavio Paz Tebal : 76 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : aku menelusuri jalan-jalan diriku di bawah matahari abadi, dan di sampingku kau berjalan bagai pohon, kau berjalan ibarat sungai, dan berkata kepadaku seperti aliran sungai, kau tumbuh umpama gandum di antara tanganku, kau berkelejatan penaka… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Arif Rahman banyak menggunakan kata arkhais di dalam puisi-puisinya, tapi tanpa memanjakan pembaca dengan daftar sarikata. Tentu saja, cara ini tidak bertujuan ornamental belaka karena cara demikian boleh jadi akan menutup visi asali jalan puitiknya: seperti melabur gapura berbata merah dengan semen dan lepa. Dengan buku ini, penyair juga terobsesi untuk mengajak pembaca kisah-kisah Nabi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000keasingan menanam sajakku di sini bersama zikirmu yang kesturi hari tak mau berlalu merasakan nyawanya sendiri yang tak pernah luka kuseret hiroshima ke mari bom yang berkaki menuliskan duri di ubun bumi semua, semua menjadi sampah tangis pun menjadi nanah ———- titian bergerak meninggalkan sungai air pun terisak membelah batu
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.