Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Strategi Pengelolaan Gudang dan Inventori....
- Jurnalistik Komprehensif....
- Dasar Pemrosesan Citra Digital dengan Matlab+CD....
- Digital Marketing untuk Pemula; Cara Cerdas Mening....
- Nasihat Langit Penenteram Jiwa - Buku 3: Menerapka....
- Enografi: Langkah Demi Langkah....
- Sejarah Zamzam....
- Cermat Menguasai Seluk-Beluk Perpajakan Indonesia+....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kebudayaan Indis: Dari Zaman Kompeni Sampai Revolusi
Rp 67.500 Rp 90.000| ISBN | 978-602-9402-46-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Djoko Soekiman
Tebal : x+266 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Komunitas Bambu
Kebudayaan Indis: Dari Zaman Kompeni Sampai Revolusi
Kebudayaan Indis lahir akibat kebiasaan hidup membujang para prajurit dan pejabat Belanda di Hindia Belanda. Ketiadaan wanita Eropa mendorong mereka mengambil perempuan Pribumi sebagai pasangan. Alhasil bukan saja anak, tetapi juga gaya hidup dan budaya campuran yang meliputi aspek kehidupan dan budaya dalam arti luas. Mulai dari bangunan indische stijl, perabotan meubilair, makanan rijstaffel, bahasa petjoek, busana baju monyet, musik tanjidor, teater komedi stamboel, sastera Indo sampai peranan jongos dan babu di dapur, botol cebok di kamar mandi, serta dutch wife di kamar tidur.
Pada awal kemunculannya, kebudayaan Indis dicap rendah, tapi juga ditiru di kalangan priyayi dan pejabat tinggi kolonial. Secara luas dan mendalam Djoko Soekiman mengajak setiap pembaca buku ini menyaksikan bulan madu perkawinan budaya Jawa dengan Eropa di tengah situasi perang penaklukan Belanda yang penuh kekerasan dan gencar dilakukan sepanjang abad ke-17 sampai 20.
Tags: kebudayaan indis, komunitas bambu, sejarah
Kebudayaan Indis: Dari Zaman Kompeni Sampai Revolusi
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.265 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
“Sesungguhnya akan ditaklukkan Kota Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu.” ―HR. Imam Ahmad 4/235, Bukhori 139 Sejak masa Byzantium hingga era Khilafah Utsmani, Konstantinopel (atau di Islam lebih dikenal dengan Istanbul) adalah kota terbesar dan termakmur di Eropa. Kota ini menjadi penting karena letaknya yang… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Sri Margana, dkk. (editor) Tebal : 517 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Beberapa waktu belakangan, identitas Kebangsaan Indonesia yang majemuk (seolah) sedang terancam. Menguatnya politik identitas—khususnya identitas agama, lebih khususnya lagi Islam—dan berkembangnya organisasi Islam trans-nasional dipersepsikan sebagai ancaman bagi keindonesiaan. Kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Ada banyak alasan untuk tertarik pada kota Solo tahun-tahun 1900-1915, antara lain, dua pemerintahan (Kasunanan dan Mangkunegaran) mempunyai karakteristik yang berbeda. Sepertinya keduanya merupakan pendahulu dari Orde Lama yang suka simbol (mercusuar, nation building) dan Orde Baru yang pragmatis (pembangunan ekonomi). Pemerintahan Kasunanan mementingkan simbol, pemerintahan Mangkunegara mementingkan ekonomi. Apakah ada dua pola pendidikan keraton… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Peter Burke Tebal : xx + 326 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Teori sosial telah mengalami banyak perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini. Beberapa sosiolog dan antropolog, seperti para sejarawan, telah membuat “cultural turn”. Dengan demikian, kebudayaan menjadi lebih difokuskan. Bakhtin dan Gombrich, misalnya, mendiskusikannya secara… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Rizem Alzid Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kesultanan Mamluk yang berkuasa di Kairo, Mesir, sejak 1250 sampai 1517 M memiliki sumbangan penting bagi peradaban Islam. Di Mesir, Bani Mamluk sudah muncul dan bahkan menjadi majikan sejati dengan status sosial di atas orang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Ibnu Katsir Tebal : 496 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sejarah dan peradaban Islam merupakan bagian penting yang tidak mungkin dipisahkan dari kehidupan kaum muslimin dari masa ke masa. Betapa tidak, dengan memahami sejarah secara baik dan benar, kaum muslimin bisa bercermin untuk mengambil banyak pelajaran guna meraih kejayaan… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Kediri adalah pusat dari peradaban Jawa, di mana seni, budaya, dan agama berkembang pesat serta menandai era kejayaan sebelum kemunculan Majapahit.”—Slamet Muljana, penulis Menuju Puncak Kemegahan. “Kerajaan Kediri adalah satu dari kerajaan tertua di Jawa yang menorehkan sejarah dengan pengaruhnya dalam bidang sastra, seni, dan politik.”—Purwadi, penulis Sejarah Raja-Raja Jawa. Kerajaan Kediri bukan hanya salah… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku karya Nuryahman ini dapat dilihat sebagai satu usaha yang penting dalam rangka mengungkapkan keberadaan pelabuhan tua di Indonesia. Tidak banyak dilakukan penelitian atau penulisan tentang hal semacam itu di Nusa Tenggara, menyebabkan buku kecil ini menarik. Dalam buku ini Nuryahman mengungkapkan peranan Pelabuhan Ende, yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dalam perdagangan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Lili Suharmaji, Susanto Yunis Alfian, dan Wahyudi (Editor) Tebal : 216 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini berisi tentang pengoptimalan penggunaan aplikasi populer seperti Instagram, Youtube, podcast, dan aplikasi-aplikasi lainnya untuk menarik perhatian siswa yang saat ini menggandrungi media tersebut ketimbang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Buku ini ditulis dalam rangka memotret sejarah kekejian Israel terhadap bangsa Arab Palestina sejak pra-kemerdekaan (kemerdekaan Israel: 14 Mei 1948) hingga sekarang yang, saat buku ini ditulis, masih sedang berlangsung (Perang Israel-Gaza 2024). Titik sorot yang diambil adalah kekejian yang dilakukan terhadap warga sipil tak bersenjata, bukan pada pejuang Palestina bersenjata. Sebab, menurut Protokol Jenewa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.