● online
- Kiasan-Kiasan Al-Quran....
- Pengembangan UMKM Antara Konseptual dan Pengalaman....
- Statistika Inferensial....
- Islam, Sastra, Pengetahuan: Pergulatan Wacana Kolo....
- An English Murder....
- Struktur dan Perkembangan Tumbuhan....
- Sampai Unta Bisa Masuk Ke Lubang Jarum....
- Revolusi Kemerdekaan di Kalimantan Selatan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Masuk Angin pada Orang Jawa: Etiologi-Illnes dan Pengobatan
Rp 69.700 Rp 82.000| ISBN | 978-623-359-618-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Masuk Angin pada Orang Jawa: Etiologi-Illnes dan Pengobatan
Penulis : Atik Triratnawati
Tebal : viii + 178 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Masuk angin bagi orang Jawa dipercaya sebagai penyakit yang alokalitas karena gangguan ini dapat menimpa siapa saja tanpa dibatasi oleh umur, strata, jenis kelamin, lokasi maupun musim. Gejala masuk angin seperti: panas-dingin, lesu-lemah, greges, meriang, perut kembung, sakit kepala, persendian dianggap berpengaruh terhadap aktivitas keseharian penderitanya. Secara etiologi masuk angin dipercaya akibat tubuh yang terlalu banyak kemasukan angin (dingin). Tubuh yang penuh angin akan menimbulkan kembung. Kondisi tersebut mengakibatkan seseorang menderita penyakit masuk angin. Masuk angin kemudian dianggap sebagai illness yaitu reaksi personal/interpersonal kultural terhadap penyakit dan perasaan kurang nyaman bagi penderitanya.
Namun, selama ini muncul perbedaan persepsi dan pandagan di kalangan ahli kesehatan mengenai masuk angin. Dalam terminologi medis tidak dikenal istilah masuk angin. Masuk angin dianggap sebaga sebutan yang salah kaprah. Masuk angin dianggap sebagai bukan penyakit melainkan hanya kumpulan dari berbagai gejala dan penyebab, jika sudah parah masuk angin akan membuat virus mudah masuk ke tubuh penderitanya. Masuk angin bukan kondisi yang berbahaya, namun bisa menjalar ke gangguan kesehatan lain seperti: demam berdarah , jantung dan hepatitis. Jika pihak medis menganggap masuk angin sinonim dengan common cold (flu, influenza, pilek) maka tidak demikian dengan orang Jawa. Bagi orang Jawa masuk angin itu tidak sama dengan flu sebab dalam masuk angin penderita tidak mengalami bersin-bersin maupun keluar ingus.
Bagi orang Jawa masuk angin termasuk penyakit karena ada gejala, pengobatan, tanda-tanda kesembuhan, pencegahan maupun recoverinya. Namun, masuk angin memiliki ciri yang khas dan tidak bisa disamakan dengan flu maupun batuk-pilek. Penyembuhan masuk angin dengan kerokan dianggap unik dan menjadi ciri khas kejawaannya. Selain kerokan, mereka juga melakukan pijat, minum minuman panas, air hangat campur garam, minuman/jamu herbal dalam bentuk saset, minuman bersoda, di uap air panas, maupun konsumsi makanan panas seperti bakso,tongseng, mie ayam sebagai cara-cara penyembuhannya. Cara-cara penyembuhan itu menggunakan prinsip panas-dingin dan dipraktikkan menurut kebiasaan masing-masing penderitanya.
Masuk Angin pada Orang Jawa: Etiologi-Illnes dan Pengobatan
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 77 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Bungaran Antonius Simanjuntak Tebal : xxx + 194 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: ……. Yang sangat penting penulis sarankan untuk diteliti lebih dalam ialah bagaimana sebenarnya tingkat kesadaran beragama masyarakat Jawa khususnya dan masyarakat-masyarakat suku-suku bangsa lainnya di Indonesia umumnya. Pengalaman membuktikan, bahwa sejak berabad-abad masyarakat… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Wayang dan gamelan telah membawa kita pada diskursus-diskursus yang tebanya sangat luas. Dua seni pertunjukan “adiluhung” ini merupakan pertunjukan multimedia yang mempunyai sejarah yang panjang, mengandung kedalaman estetika dan ungkapan simbolis dan religiusita, dan berafiliasi kuat dengan emosi pelaku dan penontonnya. Dalam perkembangannya, wayang dan gamelan tidak bisa lepas dari konteks sosial-politik dan budaya, termasuk… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Buku ini secara terbuka berbicara mengenai hubungan antara iman Kristen dan homoseksualitas, yang di kalangan umat Kristen di Indonesia masih dianggap tabu. Gereja belum memiliki bahasa teologi yang jelas untuk menanggapi percakapan yang terkait dengan homoseksualitas ini. Pendekatannya yang dimulai dari cerita kehidupan warga gereja yang bergumul dengan iman, orientasi dan identitas seksual atau gendernya,… selengkapnya
Rp 67.150 Rp 79.000Islam dan Budaya Sunda – Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda adalah suatu proses bentuk asimilasi, akulturasi dari berbagai budaya yang datang (Arab, Persia, dan India) dengan budaya lokal Sunda yang membentuk kebudayaan Sunda Islam kiwari. Ada dua hal yang menyebabkan Islam mudah dipeluk oleh orang Sunda, karena ajaran Islam itu sederhana dan mudah diterima… selengkapnya
Rp 78.795 Rp 92.700Ketergesaan, kemendesakan, dan kemangkusan merupakan alasan-alasan mendasar yang memicu sekaligus memacu terjadinya pemadatan, pemampatan, pemipihan, dan pelipatan di dalam horison kebudayaan manusia. Pelipatan terhadap ruang, waktu, tanda, dan budaya—aspek-aspek yang menjadi bahasan utama buku ini—justru mendorong pelampauan dan pelangkahan atas batas-batas kebudayaan yang tak selalu bisa dilampaui dan dilangkahi. Akibatnya, pelipatan, sebagai anteseden dari pelampauan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Dalam konteks studi antropologi di Indonesia, kajian-kajian tentang kelompok suku bangsa minoritas tampaknya telah banyak ditinggalkan para peneliti kita. Sekarang banyak peneliti antropologi yang memusatkan penelitian kepada kajian masyarakat perkotaan dan kehidupan sosial pedesaan sebagai akibat dari dampak pembangunan Indonesia yang dianggap tidak adil dan merata. Dalam konteks ini kajian ini telah memberikan sumbangsih yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Tema utama teks Centhini atau disebut Suluk Tambangraras – Amongraga adalah tasawuf Jawa atau manunggaling kawula Gusti atau kesempurnaan hidup (kasidan jati). Hakikat Tuhan, hakikat manusia, dan bagaimana manusia menuju Tuhannya secara benar diuraikan secara tuntas dan sangat mendalam. Perjalanan manusia secara benar dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu syariat/sêmbah raga, tarekat/sêmbah cipta, hakikat/sêmbah jiwa,… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Tatik Hidayati Tebal : 372 hlm Ukuran : 14 x 20,5 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Kajian tentang pesantren telah cukup ekstensif selama beberapa dekade terakhir, khususnya setelah tahun 1990-an. Terdapat beberapa fokus penting dalam kajian dan karya tentang pesantren yang dibuat oleh pengamat dari dalam maupun luar: peran sosial-politik para tokoh… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000”Jangan serius-seriuslah dalam beragama. Santai saja. Mari mendekat kepada Allah dengan santai, jangan petentengan.”—KH. Musthafa Bisri, kiai dan peraih anugerah gelar doctor honoris causa di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta “Islam yang sebenar-benarnya Islam adalah dan hanyalah Islam yang sejatinya dimaksudkan oleh Allah. Semua pemeluk Islam berjuang dengan pandangan-pandangannya masing-masing mendekati sejatinya Islam. Sehingga tidak ada… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.