● online
- Sosiologi Sastra Setelah Marxisme
- Filantropi Islam: Sejarah dan Kontestasi Masyaraka
- Kitab Miftahul Ma’iyyah: Kunci Memahami Hakikat
- Menuju Modernitas: Politik Antikolonial 5 Tokoh Mi
- Kitab Lima Unsur: Falsafah Kesejatian Manusia
- Sains dan Teknologi di Perguruan Tinggi Islam Edis
- Konsep dan Aplikasi Bahasa Indonesia untuk Perguru
- Metodologi Penelitian Pendidikan dengan Studi Kasu
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
Rp 342.550 Rp 403.000| ISBN | 978-602-898-171-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
Penulis : H.R. Bambang Irianto dan Dyah Komala Laksmiwati
Tebal : xxxii + 296 hlm
Ukuran : 17,5 x 25 cm
Penerbit : Deepublish
Deskripsi :
Batik bukanlah merupakan produk budaya yang seketika ada. Namun mempunyai sejarah yang panjang pada proses pembentukannya sehingga muncul dalam bentuknya dewasa ini. Makna atau arti dari suatu ragam hias tidak mudah untuk diterangkan dengan kata-kata. Seorang seniman yang memakai suatu ragam hias, kerap kali berbuat begitu saja tanpa mengetahui artinya, karena memang seniman tersebut mempelajari seni tersebut dari gurunya, begitu saja tanpa mengetahui maknanya. Jika kita hendak mengerti tentang makna simbolik dari suatu produk seni budaya, maka kita harus menelusurinya kembali jauh dalam sejarah, bahkan harus tiba di zaman prasejarah Kita harus mempelajari pengaruh-pengaruh terpenting dari zaman sejarah dan zaman prasejarah yang membentuk seni budaya Indonesia. Batik Keraton Cirebon adalah warisan budaya yang intangible/tak benda dari generasi terdahulu yang mencerminkan kearifan lokal yang mengesankan dengan berbagai makna simboliknya yang menarik untuk digali lebih dalam dan untuk diambil manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat baik dari segi lahir maupun batin. Batik merupakan kekayaan khasanah budaya yang bersinar terang mengiringi zaman keemasan Caruban Nagari. Dengan kebesaran budaya, Batik mengangkat harkat dan martabat diri pribadi yang mengenakannya. Batik Keraton Cirebon menjadi penget (alat pengingat-ingat) mencapai keluhuran pakarti yang pada gilirannya memberikan warna yang teguh pada karakter bangsa melalui budaya yang adi luhung, budaya yang berlandaskan kepada rasa keindahan yang berhubungan dengan Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Dengan rasa bangga, kita dapat mewariskan kepada generasi berikutnya Batik Keraton Cirebon dengan makna simboliknya, untuk dilestarikan dan dikembangkan dengan harapan cahaya kharisma yang mulai memudar bisa bersinar kembali dengan lebih terang untuk mengangkat jati diri dan martabat bangsa. Kebudayaan yang berkembang di keraton-keraton Cirebon termasuk batik yang sudah berjalan secara turun-temurun perlu dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus. Batik Keraton Cirebon merupakan busana tradisional yang anggun dan indah mempunyai puncak pemaknaan berupa pendekatan diri kepada Sang Maha Pencipta. Mengungkap tentang Batik Keraton Cirebon laksana mengungkap sebuah misteri besar yang gelap gulita. Penulis hanya merasa mampu mengantarkan pembaca dari kegelapan menuju kepada remang-remang. Diperlukan penelitian lebih lanjut secara seksama dan waktu yang cukup untuk bisa menjelaskan segala sesuatu mengenai Batik Keraton Cirebon sejelas-jelasnya, bukan dalam keremangan.
Tags: budaya, deepublish, seni
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Perkembangan teknologi juga masuk pada wilayah dunia musik, baik dari sektor produksi, sajian, dan media. Kita sebagai praktisi atau akademisi harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan khususnya musik teknologi. Buku ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan dalam materi pengajaran Musik Digital di Prodi. Pendidikan Tari, dan Pendidikan Musik. Jurusan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Lampung. Buku ini… selengkapnya
Rp 75.480 Rp 88.800Ketika memperbincangkan kebudayaan Jawa dan para pendukungnya, kita akan segera mengetahui bahwa orang Jawa mengenal etika dan etiket yang dipergunakan oleh orang Jawa dalam berinteraksi, baik dengan sesamanya, maupun dengan lingkungan fisik dan metafisik di sekitarnya. Etika dan etiket itu terkandung dalam alam pemikiran orang Jawa yang berlandaskan pada tata nilai dan filsafat yang mendalam…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Indies dengan pengaruh besar Britpop menemui surut setelah pasang sejak 1995 sampai 1999. Memasuki milenium ketiga, indie pop menjadi salah satu referensi baru di kancah musik. Ia menjadi pilihan lain bagi mereka yang berniat mencari jejak Britpop. Indie pop juga menghadirkan episode baru dari perkembangan skena indie di Bandung.
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : I Made Purna Tebal : 150 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Yanti Heriyawati Tebal : 244 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kehadiran buku Seni Pertunjukan dan Ritual karya Yanti Heriyawati sungguh membanggakan. Bagaimana tidak, dari kelangkaan mengenai sumber-sumber bahan ajar di bidang seni, telah hadir sebuah buku yang menarik. Keberanian Heriyawati sebagai dosen muda Institut Seni dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Angela Mc Robbie Tebal : x + 402 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Ada banyak kajian tentang budaya pop dan posmodernisme yang termuat dalam buku ini. Kajian tersebut mengungkap berbagai ragam isu menarik bagi para akademis dan orang-orang yang tertarik pada segala wacana posmodernisme dan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Gunungan Wayang Kulit purwa atau Kayon adalah simbol hidup, gambaran alam semesta beserta isinya. Menjadi simbol hidup karena dalam pertunjukkan wayang kulit apabila kayon belum digerakkan oleh sang dalang berarti belum ada kehidupan, masih kosong, sepi, tak ada gerak, tidak ada dinamika. Bedhol kayon atau pertama kali Gunungan dicabut dari panggung pakeliran kemudian digerakkan oleh… selengkapnya
Rp 125.630 Rp 147.800Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : xiv + 170 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Di tengah kehidupan modern yang—harus diakui—banyak berkiblat pada budaya Barat, identitas masih merupakan sesuatu yang amat penting bagi suatu bangsa. Identitas suatu bangsa salah satunya dapat ditunjukkan oleh mentalitas di mana ia mengadung kompleksitas… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Orang Baduy dari Banten etnografi jul jacobs- Buku De Badoej’s, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ini dengan judul: Etnografi Jul Jacobs: Orang Baduy dari Banten merupakan bagian tulisan dokter Jul Jacobs yang menempati bagian pertama dari buku De Bodoej’s: Eene Ethnogrophische Schets, yang ia tulis dalam 11 hoofdstuk atau 11 bab. Bab 1 (Hoofdstuk I) Asal-Usul Pemberian… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Nur Khalik Ridwan Tebal : 332 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Waringin Sungsang sangat dikenal sebagai ngelmu yang berhubungan dengan Sunan Kalijaga. Sayangnya, selama ini, ngelmu ini kerap dinarasikan sebagai ajian-ajian tertentu. Buku ini hadir untuk meluruskan stigma tersebut. Buku ini menjelaskan bahwa ngelmu ini sejatinya… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.