Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Laki-Laki Memang Tidak Menangis, Tapi Hatinya Berd
- Panggung dan Cermin
- Teknik Pengembangan Komoditas Perikanan Air Tawar
- Top No.1 Denyut USBN SD/MI-Bedah Indikator Materi
- Kitab Ushfuriyah
- Fondasi dan Strategi Pengembangan Sumber Daya Apar
- Pemasaran Jasa - Prinsip, Penerapan, Penelitian -
- Tenangkan Pikiran dan Hatimu Jilid 2
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Revolusi Sosial di Brebes
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-602-258-308-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Pergolakan sosial di Brebes memiliki makna penting sebagai peristiwa lokal revolusi Indonesia karena merupakan sebuah revolusi sosial yang memiliki ciri-ciri khusus sesuai dengan derajat lokalitas karakteristik masyarakat Brebes. Dalam konsepsi ini, revolusi sosial dimaknai sebagai suatu upaya perubahan untuk mengubah struktur masyarakat kolonial-feodal menuju suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan. Tatanan masyarakat demokratis merupakan cita-cita perjuangan yang mulai dirintis oleh Sarekat Islam di Pekalongan pada tahun 1918 yang kemudian diteruskan oleh gerakan PKI dan Sarekat Rakyat sampai dengan tahun 1926, tetapi revolusi baru ketemu momentum pada bulan Oktober-November 1945. Pada bulan-bulan inilah pergolakan sosial bergolak dengan munculnya berbagai kekuatan dalam revolusi, terutama yang paling menonjol adalah kekuatan Islam, PKI, dan tentara.
Revolusi Sosial di Brebes
Penulis : Aman
Tebal : 191 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Pergolakan sosial di Brebes memiliki makna penting sebagai peristiwa lokal revolusi Indonesia karena merupakan sebuah revolusi sosial yang memiliki ciri-ciri khusus sesuai dengan derajat lokalitas karakteristik masyarakat Brebes. Dalam konsepsi ini, revolusi sosial dimaknai sebagai suatu upaya perubahan untuk mengubah struktur masyarakat kolonial-feodal menuju suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan. Tatanan masyarakat demokratis merupakan cita-cita perjuangan yang mulai dirintis oleh Sarekat Islam di Pekalongan pada tahun 1918 yang kemudian diteruskan oleh gerakan PKI dan Sarekat Rakyat sampai dengan tahun 1926, tetapi revolusi baru ketemu momentum pada bulan Oktober-November 1945. Pada bulan-bulan inilah pergolakan sosial bergolak dengan munculnya berbagai kekuatan dalam revolusi, terutama yang paling menonjol adalah kekuatan Islam, PKI, dan tentara.
Benang merah dari peristiwa lokal ini adalah kemerosotan kehidupan sosial-ekonomi rakyat pedesaan pada masa kolonial, kemudian ditambah lagi dengan kemelaratan akibat “kekerasan” ekonomi masa pendudukan Jepang, telah memunculkan luapan amarah rakyat pasca-Proklamasi Kemerdekaan 1945. Mereka melakukan aksi-aksi politik dan melakukan pendulatan terhadap elite birokrasi yang semasa penjajahan dianggap sebagai “perpanjangan tangan penjajah”. Hampir seluruh elite birokrat di Brebes, pangreh praja (bupati, wedana, dan camat), dan sebagian besar kepala desa “didaulat” dan diganti oleh aparat pemerintahan baru, yang terdiri dari kelompok-kelompok Islam, Sosialis, dan Komunis. Terhadap aksi ini, istilah perampokan, penyelewengan, dan pemberontakan sering digunakan di samping istilah pergerakan dan perjuangan. Untuk peristiwa di Brebes ini, adalah tidak berlebihan jika penulis menggunakan istilah revolusi sosial dalam menyebutnya
Tags: penerbit ombak, sejarah
Revolusi Sosial di Brebes
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.329 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Badri Yatim Tebal : 352 hlm Ukuran : 13,5 x 20,5 cm Penerbit : Rajawali Pers Deskripsi : Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW telah mem-bawa bangsa Arab yang semula terbelakang, bodoh, tidak terkenal dan diabaikan oleh bangsa-bangsa lain, menjadi bangsa yang maju. Ia dengan cepat bergerak mengem-bangkan dunia, membina satu kebudayaan… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Zainal Arifin Mochtar dan Muhidin M. Dahlan Tebal : 700 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Buku Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia mengungkap rupa otoritarianisme yang membayangi Indonesia selama delapan dekade. Zainal Arifin Mochtar menulis analisis dari sudut ketatanegaraan, sementara Muhidin M. Dahlan… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Penulis : asy-Syafi’ al-Mahi Ahmad Tebal : 464 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Ya’juj dan Ma’juj telah dikenal hampir di semua peradaban dunia kuno dengan nama yang berbeda-beda. Disebut-sebut sebagai salah satu keturunan Nuh, mereka dan anak cucunya adalah sisi gelap dunia karena karakteristik dan tindakan mereka yang… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Thomas W. Arnold Tebal : 672 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini terdiri atas 13 bahasan utama. Di bahasan awal, penulis berhasil menayangkan ulasan yang mengagumkan seputar kehidupan Nabi Muhammad Saw. sebagai seorang dai. Kemudian, dilanjutkan dengan ulasan lain yang tak kalah mengagumkan dan apik,… selengkapnya
Rp 153.000 Rp 180.000Buku ini membahas tentang zending di tanah Batak, secara khusus membicarakan peralihan agama yang dikenal dengan istilah Konversi di kalangan masyarakat Simalungun pada periode 1903-1942. Buku ini barulah merupakan studi awal untuk memahami proses sejarah peralihan agama di kalangan orang Simalungun. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa zending Rheinische… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Filsafat sejarah merupakan jantung filsafat Hegel. Dalam buku yang sangat berpengaruh ini, Hegel tidak menulis sejarah, tetapi menulis filsafat. Jika sejarah membicarakan apa yang telah terjadi (masa lampau), atau dalam perkembangannya yang maju membahas apa yang akan terjadi (masa depan), maka sejarah dalam kerangka filsafat membicarakan apa yang ada, yang memiliki efisiensi abadi-yakni rasio.
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Peter Burke Tebal : xx + 326 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Teori sosial telah mengalami banyak perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini. Beberapa sosiolog dan antropolog, seperti para sejarawan, telah membuat “cultural turn”. Dengan demikian, kebudayaan menjadi lebih difokuskan. Bakhtin dan Gombrich, misalnya, mendiskusikannya secara… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Hanno Sauer Tebal : 432 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Apa yang membuat kita menjadi makhluk bermoral? Bagaimana kita memutuskan apa yang benar dan salah? Apakah nilai moral bersifat universal, atau hanya produk budaya dan zaman? Dalam buku visioner ini, Hanno Sauer menelusuri lima juta… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Penulis : Darsiti Soeratman Tebal : 405 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Sejarah Afrika Zaman Imperialisme Modern ini akan mengantar para pembaca untuk mendapatkan gambaran secara garis besar keadaan Afrika pada periode tersebut. Bagaimana cara dan usaha kaum imperialis Barat mendapatkan koloni- koloni di Afrika, bagaimana cara… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Julius Siboro Tebal : 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Eropa sebagai salah satu Benua yang—sampai sekarang—mempunyai pengaruh yang amat besar pada perkembangan zaman dalam peradaban manusia. Eropa merupakan pionir imperialisme massal yang kemudian membawa mereka menuju kejayaan seperti sekarang ini. Sejak zaman imperialisme tua hingga neo-imperialisme… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.