Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Titik Balik....
- Dalail al-Khairat....
- Investigasi Kelompok; Prototipe Pembelajaran Menul....
- Tuhan Tidak Makan Ikan (Edisi Baru)....
- Pembelajaran Era 4.0; Integrasi Penguatan Pendidik....
- Soto; Masakan Khas Nusantara Edisi Pulau Jawa....
- Kiai Menggugat Gus Dur Menjawab....
- Manajemen Operasional: Studi Manajemen Operasi Ind....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Komisi X DPR Inisiatif Bentuk Badan Perbukuan Nasional
Komisi X DPR berinisiatif membentuk Badan Perbukuan Nasional yang berfungsi untuk mengkoordinasikan seluruh pemangku kepentingan insan perbukuan, sehingga diharapkan buku-buku bisa didapat dengan mudah dan murah, serta bermutu.
“Badan ini sudah kita diskusikan dalam pembahasan tahap 1 RUU Sitem Perbukuan dengan pemerintah. Walaupun masih dalam perdebatan dengan MenPAN-RB, ada kekhawatiran karena sebelumnya pernah dibentuk Dewan Perbukuan,” kata Ketua Tim Panja RUU Sisbuk Sutan Adil Hendra, dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Sabtu 15 Oktober 2016.
Padahal, lanjut Sutan, Badan Perbukuan berbeda dengan struktur Dewan Perbukuan dahulu, saat dewan ketua adalah presiden dan wakil ketua adalah para menteri terkait, sehingga dinilai kurang efektif.
“Kita usulkan Badan Perbukuan Nasional diisi oleh eselon 1, karena bagian pengawasan buku (Puskurbuk) yang ada di Kemendikbud sekarang dipegang eselon 3. Sehingga tidak bisa mengambil keputusan langsung,” ujar politisi Dapil Jambi itu.
Menurut Sutan, Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) saat ini juga hanya memiliki kewenangan pengawasan pada buku pendidikan yang dibuat kementerian, sedangkan buku umum tidak bisa diawasi.
“Jadi menurut saya, sudah tepat jika Puskurbuk diubah menjadi Badan Perbukuan Nasional dengan ditambah kewenangannya. Badan itu juga bisa mengakomodir seluruh insan perbukuan dan menjadi leading koordinasi,” kata dia.
Sutan juga mengatakan bahwa Badan Perbukuan nantinya akan membuat beberapa regulasi buku pendidikan maupun buku umum, seperti akan dibuatnya filter, norma dan aturan terhadap buku-buku agar berkualitas.
Selain itu, akan ada regulasi terhadap buku dengan harga terjangkau, dan akan ada cara untuk mendorong penerbit dan penulis agar terus bergairah melahirkan karya-karya yang berkualitas.
“Selama ini kita dengar masukan para penulis maupun penerbit, royalti yang didapat tidak sebanding. Semua itu sudah kita tampung, nanti kita cari sistemnya supaya dapat dituangkan dalam RUU Sisbuk,” ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi X DPR Dwita Ria Gunadi menjelaskan, Badan Perbukuan Nasional tersebut akan berbeda peran dan fungsi dari dewan perbukuan yang lama.
“Badan ini selain membuat kebijakan, tetapi juga sebagai eksekutor. Sehingga, kalau ada buku tidak layak bisa langsung ditindak. Dan Badan ini bisa mengawasi isi buku yang tidak sesuai, lalu bisa menkoordinir kegiatan-kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi,” kata politisi F-Gerindra itu.
Selain itu, Badan Perbukuan nantinya akan merumuskan cara bagaimana penulis dan penerbit bisa mendapatkan penghasilan yang layak.
Sekda Pemprov Jambi, Ridham Priskab, mengatakan, RUU Sisbuk tersebut diharapkan benar-benar memberikan jaminan terhadap kualitas perbukuan, baik itu buku umum maupun pendidikan.
Dari sisi penerbit, lanjut Ridham, masukan datang dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bahwa RUU Sisbuk diharap dapat melindungi hak-hak penulis dan penerbit, karena selama ini dinilai tidak seimbang antara royalti dengan biaya yang dibuat.
Lebih lanjut, Ridham melihat perlu dibuat regulasi mengenai tata kelola penerbitan. Dia berharap RUU Sisbuk dapat mengangkat harkat dan martabat para penulis maupun penerbit.
Sumber: Antara
Tags: badan perbukuan nasional, buku, DPR, IKAPI, RUU Sisbuk, sistem perbukuan
Komisi X DPR Inisiatif Bentuk Badan Perbukuan Nasional
Pengarang Sapardi Djoko Damono akan memeriahkan ajang Kuala Lumpur Literary Festival 2016. Festival sastra dan industri penerbitan buku itu bakal... selengkapnya
Membaca buku memberi kita banyak manfaat. Tapi ternyata, belum semua orang tahu bagaimana cara membaca buku secara efektif. Membaca buku secara... selengkapnya
Dalam era digital dan globalisasi, penelusuran dan identifikasi buku menjadi semakin penting. Salah satu sistem yang mendukung proses ini adalah... selengkapnya
Panggilan keseharian Mustofa, nama lengkapnya Mustofa W.Hasyim. Ia merupakan anak dari pasangan bapak Muh. Wazir Hasyim dengan ibu Darimah. Masa... selengkapnya
Menyebut nama Eka Kurniawan pastinya akan muncul sederet prestasi di ranah literasi nasional dan dunia. Eka Kurniawan si penulis ‘Lelaki... selengkapnya
Kiprah Budi Darma sebagai sastrawan Indonesia tidak diragukan lagi. Ratusan karya berupa esai, novel, dan cerpen beredar luas. Semua karya... selengkapnya
Jakarta – Sukses mengirim sembilan orang penulis melakukan residensi ke mancanegara, tahun ini Komite Buku Nasional (KBN) dan Kementerian Pendidikan... selengkapnya
Suasana sejuk memang masi terasa saat masuk di ruang tamu, yang sekaligus ruang baca PDS H.B Jassin. Masih bersih. Jawa... selengkapnya
Sekarang belanja di Pustaka Kita menjadi lebih mudah dengan telah tersedianya Go Pay. Teman-teman yang memiliki Go Pay bisa langsung... selengkapnya
Pengguna moda transportasi Transjogja kini bisa memuaskan dahaga akan pengetahuan yang tertulis dalam buku-buku bacaan. Pasalnya, halte Transjogja kini punya... selengkapnya
Penulis : Kuntowijoyo Tebal : 272 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: “It is not… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Casmudi Tebal : 368 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi : Pendidikan di… selengkapnya
Rp 74.800 Rp 88.000Penulis : Lili Suharmaji, Susanto Yunis Alfian, dan Wahyudi (Editor) Tebal : 216 hlm Ukuran : 16… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Hidup Sora berubah sejak kakak lelakinya, Raya, dirawat di rumah sakit jiwa. Dia menilik ulang biografi keluarganya, menemukan bahwa akar… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Michael Carrithers Tebal : 156 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dalam Pengantar yang berharga ini,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Buku yang berbicara tentang seni berbahasa dalam bahasa Indonesia tampaknya belum banyak ditemukan. Apalagi buku yang secara khusus berbicara tentang… selengkapnya
Rp 105.400 Rp 124.000Penulis : Walter J. Ong Tebal : xxvi + 314 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Ustadz Ahmad Huseno, S.S. Tebal : 304 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Rene Islam… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Buku ini sungguh merupakan karya penting tentang salah seorang penyair besar dalam tradisi intelektual muslim. Bagian Pengantar Penerjemah: Jalan Kepenyairan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Soekarno Tebal : 210 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Nasionalisme adalah… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000


Saat ini belum tersedia komentar.