Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Asyik, Halte Transjogja Punya Perpustakaan
Pengguna moda transportasi Transjogja kini bisa memuaskan dahaga akan pengetahuan yang tertulis dalam buku-buku bacaan. Pasalnya, halte Transjogja kini punya perpustakaan mini yang disebut “Pojok Baca Halte Bus”.
Di tahap pertama ini, halte Transjogja Jalan Hayam Wuruk diubah untuk ditambahkan pojok baca di ruang tunggu bus. Paling tidak ada 30-an buki bacaan yang disusun di rak yang ada di dalam halte permanen tersebut.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Transjogja Sumaryoto, saat ini memang baru satu halte Transjogja permanen yang dipasangi Pojok Baca. “Dalam beberapa bulan kedepan, akan dilihat respon dari para penumpang, dan jika dinilai baik, tidak menutup kemungkinan jumlah Pojok Baca akan ditambah. Bagus juga penumpang sambil menunggu bisa baca buku, tapi nanti kita koordinasikan dengan Dinas terkait untuk penyediaan bukunya,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan Sabtu (6/5/2017).
Sumaryoto juga mengungkap nantinya Pojok Baca bakal dikembangkan di 30 halte permanen Transjogja. Saat ini terdapat sekitar 120 halte permanen Transjogja dan hanya sekitar 30 yang akan dipertahankan.
“Paling tidak di titik strategis seperti di halte Prambanan, bandara, Giwangan atau Jombor bisa difasilitasi Pojok Baca. Penumpang bisa membaca sambil menunggu diangkut, namun kita lihat bagaimana perkembangannya,” imbuh Sumaryoto.
Sementara perwakilan PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku operator Transjogja, Dyah Puspitasari juga menyambut baik penempatan Pojok Baca di halte Transjogja. Menurut dia ide tersebut bisa diperluas jangkauannya di halte Transjogja lain di wilayah DIY.
“Kalau kami melihat Pojok Baca ini ide bagus yang perlu didukung dan dikembangkan. Tapi catatannya harus jelas pengelolaannya bukan sekedar ada untuk formalitas,” ungkapnya.
Peresmian Pojok Baca Halte Bus ini sendiri merupakan salah satu implementasi Gerakan Indonesia Membaca yang digelorakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kota Yogyakarta dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan gerakan tersebut. (Fxh)
Sumber: KR
Tags: halte bus, pojok baca
Asyik, Halte Transjogja Punya Perpustakaan
Dalam era digital dan globalisasi, penelusuran dan identifikasi buku menjadi semakin penting. Salah satu sistem yang mendukung proses ini adalah... selengkapnya
Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar “Lesehan Bahasa dan Sastra” bersama Emha Ainun Nadjib dan Kiai Kanjeng dijadwalkan 31 Oktober... selengkapnya
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah... selengkapnya
Pengarang Sapardi Djoko Damono akan memeriahkan ajang Kuala Lumpur Literary Festival 2016. Festival sastra dan industri penerbitan buku itu bakal... selengkapnya
Omar Niode Foundation, sebuah lembaga nirlaba dari Indonesia yang menerbitkan buku Trailing the Taste of Gorontalo, kumpulan tulisan dan rangkaian... selengkapnya
Jakarta – Sukses mengirim sembilan orang penulis melakukan residensi ke mancanegara, tahun ini Komite Buku Nasional (KBN) dan Kementerian Pendidikan... selengkapnya
Judul: Ahangkara Penulis: Makinuddin Samin Tahun Terbit: 2017 Penerbit: Javanica Tebal: 496 ISBN: 978-602-6799-13-5 Novel berjudul “Ahangkara” adalah novel pertama... selengkapnya
Pengaturan substansi perbukuan secara nasional diperlukan untuk pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, informasi, maupun hiburan. “Dengan pengaturan itu, saya berkeyakinan... selengkapnya
Shelina Janmohamed menulis buku tentang “Generation M: Young Muslims Changing the World”, yang membahas tentang peningkatan tren konsumerisme global yang... selengkapnya
Sekarang belanja di Pustaka Kita menjadi lebih mudah dengan telah tersedianya Go Pay. Teman-teman yang memiliki Go Pay bisa langsung... selengkapnya
Kebudayaan Indis lahir akibat kebiasaan hidup membujang para prajurit dan pejabat Belanda di Hindia Belanda. Ketiadaan wanita Eropa mendorong mereka… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 90.000Penulis : Soeharsono Martoharsono Tebal : 219 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi :… selengkapnya
Rp 30.600 Rp 36.000… ironisnya, giliran kaum Konservatif akhirnya yang menggantikan kaum Liberal dalam memanfaatkan novel Max Havelaar untuk propaganda kebijakan politik mereka setelah mereka… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : L. Santoso AZ Tebal : 528 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi :… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Daruz Armedian Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Distingsi dan ciri khas paham Ahlussunnah wal Jama’ah dibandingkan dengan aliran-aliran lain dalam Islam terletak pada sikap moderat dan seimbang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Richard Marsh Tebal : 206 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Sepulang bermain kartu bersama Edwin… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Pembauran etnis di Lasem telah menelurkan proses asimilasi dan akulturasi budaya yang saling mempengaruhi. Misalnya, rumah warga Tionghoa di Lasem… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Masnur Muslich Tebal : 232 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Refika Aditama Deskripsi :… selengkapnya
Rp 47.600 Rp 56.000


Saat ini belum tersedia komentar.