● online
- Panduan Praktis Perawatan Mobil; Komponen Mesin
- Administrasi Negara
- Teori dan Reparasi Sistem Pengisian dan Starter Mo
- Alergi dan Tinjauan Molekulernya
- Periodontitis Diabetika: Aspek Klinis dan Imunolog
- Kekasih di Puncak Mabuk
- Etika: Sebuah Pengantar Singkat
- Indonesia dan Keamanan Kontemporer di Asia Tenggar
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Asyik, Halte Transjogja Punya Perpustakaan
Pengguna moda transportasi Transjogja kini bisa memuaskan dahaga akan pengetahuan yang tertulis dalam buku-buku bacaan. Pasalnya, halte Transjogja kini punya perpustakaan mini yang disebut “Pojok Baca Halte Bus”.
Di tahap pertama ini, halte Transjogja Jalan Hayam Wuruk diubah untuk ditambahkan pojok baca di ruang tunggu bus. Paling tidak ada 30-an buki bacaan yang disusun di rak yang ada di dalam halte permanen tersebut.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Transjogja Sumaryoto, saat ini memang baru satu halte Transjogja permanen yang dipasangi Pojok Baca. “Dalam beberapa bulan kedepan, akan dilihat respon dari para penumpang, dan jika dinilai baik, tidak menutup kemungkinan jumlah Pojok Baca akan ditambah. Bagus juga penumpang sambil menunggu bisa baca buku, tapi nanti kita koordinasikan dengan Dinas terkait untuk penyediaan bukunya,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan Sabtu (6/5/2017).
Sumaryoto juga mengungkap nantinya Pojok Baca bakal dikembangkan di 30 halte permanen Transjogja. Saat ini terdapat sekitar 120 halte permanen Transjogja dan hanya sekitar 30 yang akan dipertahankan.
“Paling tidak di titik strategis seperti di halte Prambanan, bandara, Giwangan atau Jombor bisa difasilitasi Pojok Baca. Penumpang bisa membaca sambil menunggu diangkut, namun kita lihat bagaimana perkembangannya,” imbuh Sumaryoto.
Sementara perwakilan PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku operator Transjogja, Dyah Puspitasari juga menyambut baik penempatan Pojok Baca di halte Transjogja. Menurut dia ide tersebut bisa diperluas jangkauannya di halte Transjogja lain di wilayah DIY.
“Kalau kami melihat Pojok Baca ini ide bagus yang perlu didukung dan dikembangkan. Tapi catatannya harus jelas pengelolaannya bukan sekedar ada untuk formalitas,” ungkapnya.
Peresmian Pojok Baca Halte Bus ini sendiri merupakan salah satu implementasi Gerakan Indonesia Membaca yang digelorakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kota Yogyakarta dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan gerakan tersebut. (Fxh)
Sumber: KR
Tags: halte bus, pojok baca
Asyik, Halte Transjogja Punya Perpustakaan
Panggilan keseharian Mustofa, nama lengkapnya Mustofa W.Hasyim. Ia merupakan anak dari pasangan bapak Muh. Wazir Hasyim dengan ibu Darimah. Masa... selengkapnya
Judul: Ahangkara Penulis: Makinuddin Samin Tahun Terbit: 2017 Penerbit: Javanica Tebal: 496 ISBN: 978-602-6799-13-5 Novel berjudul “Ahangkara” adalah novel pertama... selengkapnya
Omar Niode Foundation, sebuah lembaga nirlaba dari Indonesia yang menerbitkan buku Trailing the Taste of Gorontalo, kumpulan tulisan dan rangkaian... selengkapnya
Suasana sejuk memang masi terasa saat masuk di ruang tamu, yang sekaligus ruang baca PDS H.B Jassin. Masih bersih. Jawa... selengkapnya
Komisi X DPR berinisiatif membentuk Badan Perbukuan Nasional yang berfungsi untuk mengkoordinasikan seluruh pemangku kepentingan insan perbukuan, sehingga diharapkan buku-buku... selengkapnya
Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar “Lesehan Bahasa dan Sastra” bersama Emha Ainun Nadjib dan Kiai Kanjeng dijadwalkan 31 Oktober... selengkapnya
Memasuki hari ketiga Bologna Children’s Book Fair 2017, perwakilan Indonesia mendapatkan sejumlah penawaran bisnis dan budaya dari sejumlah negara. Salah... selengkapnya
Penerbit Le Seuil Belanda akan meluncurkan sebuah buku yang memuat sketsa-sketsa dari Vincent Van Gogh. Namun, para ahli dari pihak... selengkapnya
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah... selengkapnya
Jakarta – Sukses mengirim sembilan orang penulis melakukan residensi ke mancanegara, tahun ini Komite Buku Nasional (KBN) dan Kementerian Pendidikan... selengkapnya
Penulis : Badri Yatim Tebal : 352 hlm Ukuran : 13,5 x 20,5 cm Penerbit : Rajawali Pers Deskripsi :… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Semua orang mengatakan ingin bahagia. Tapi tampaknya itu jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Berbagai peristiwa kehidupan yang mendera sering… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Nurul Hanafi Tebal : vi + 192 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Interlude Deskripsi:… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Ricky Virona Martono Tebal : 148 hlm Ukuran : 14,5 x 20 cm Penerbit : Manggu Deskripsi :… selengkapnya
Rp 51.850 Rp 61.000Penulis : I Putu Hardani Hesti Duari, Ali Hasan, dan Hotmaria Krisdayanti Sagala Tebal : x + 230 hlm Ukuran … selengkapnya
Rp 59.075 Rp 69.500Penulis : Tri Watiningsih Tebal : x + 72 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu… selengkapnya
Rp 76.330 Rp 89.800Penulis : Henny Warsilah dan Dede Wardiat Tebal : xii + 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit … selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Ana Nadya Abrar Tebal : 240 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deksripsi: Masa depan jurnalisme Indonesia tidak bisa dirumuskan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Hieronymus Budi Santoso Tebal : x + 182 hlm Ukuran : 17,6 x 25 cm Penerbit : Andi… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Penulis : Sri Indriati dan Sumiyati Tebal : x + 166 hlm Ukuran : 17,6 x 25 cm Penerbit :… selengkapnya
Rp 59.075 Rp 69.500



Saat ini belum tersedia komentar.