Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Hidrologi dan Pengelolaan Sumber Daya Air
- Penginderaan Jauh Pemetaan Daerah Rawan Bencana La
- Ketoprak Edisi 2
- Arsitektur Modern: Akhir Abad XIX dan Abad XX Edis
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Teknik Instalasi
- Tak Ada Ikan Asin di Lautan
- Meredam Permusuhan, Memadamkan Dendam: Pelajaran B
- Pengantar Filsafat Sejarah
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
PerpuSeru, Program Penghentas Kemalasan Membaca
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah penyebab utama keterlibatan mereka dalam PerpuSeru, sebuah program jangka panjang yang bertujuan mengubah perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat.
Ditemui pada sebuah konferensi pers di bilangan Jakarta Pusat (7/11/2016), satu persatu memaparkan keresahan mereka terhadap masyarakat Indonesia yang tidak terbiasa membaca khususnya generasi muda.
“Awal dari keterlibatan saya adalah kegelisahan dari potensi yang terbengkalai dan akhirnya tidak digunakan di beberapa daerah terpencil. Pengetahuan bisa menjadi kekuatan untuk maju, terutama bagi pemuda dan pemudi Indonesia. Maka dari itu, saya ingin mengajak generasi muda untuk rajin membaca buku karena buku adalah pintu ilmu pengetahuan,” ujar Ardinia Wirasti
“Aku ngerasa PerpuSeru itu hal yang luar biasa. Aku sudah punya anak dan keluarga dan salah satu problem bagi kami adalah pilihan mereka untuk jalan-jalan ke mal ketimbang ke tempat yang edukatif. Makanya aku juga memiliki keinginan untuk mengajak anakku ke perpustakaan dimana mereka bisa explore ilmu-ilmu yang mungkin nggak akan didapatkan kecuali dari buku,” papar Lukman Sardi.
Selain itu, Ernest Prakasa juga memaparkan keinginannya berbagi kiat-kiat ketrampilannya dalam memproduksi film. Pemain film Comic8 juga beranggapan perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku tapi juga tempat melakukan kegiatan yang menyenangkan.
“Pengetahuan jelas adalah kekuatan. Aku juga terjun ke dunia perfilman termasuk nulis skenario belajarnya dari buku. Bahkan sinematografi dan beberapa aspek lainnya dalam produksi film aku belajar dari youtube. Ilmu bisa datang darimana saja dan saya pribadi ingin mengadakan tutorial pengetahuan ini terutama pada remaja. Jadi PerpuSeru adalah wadah yang baik untuk memfasilitasi anak muda,” papar pria berusia 34 tahun.
PerpuSeru bermitra dengan 531 perpustakaan di seluruh Indonesia dan bertujuan merubah perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat berbasis Teknologi Informasi dan Informatika (TIK).
Sumber: Detik.com
Tags: ardinia wirasti, bahasa indonesia, buku, ernest prakasa, lukman sardi, perpuseru, perpustakaan
PerpuSeru, Program Penghentas Kemalasan Membaca
Memasuki hari ketiga Bologna Children’s Book Fair 2017, perwakilan Indonesia mendapatkan sejumlah penawaran bisnis dan budaya dari sejumlah negara. Salah... selengkapnya
Dalam era digital dan globalisasi, penelusuran dan identifikasi buku menjadi semakin penting. Salah satu sistem yang mendukung proses ini adalah... selengkapnya
Shelina Janmohamed menulis buku tentang “Generation M: Young Muslims Changing the World”, yang membahas tentang peningkatan tren konsumerisme global yang... selengkapnya
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah... selengkapnya
Omar Niode Foundation, sebuah lembaga nirlaba dari Indonesia yang menerbitkan buku Trailing the Taste of Gorontalo, kumpulan tulisan dan rangkaian... selengkapnya
Judul: Ahangkara Penulis: Makinuddin Samin Tahun Terbit: 2017 Penerbit: Javanica Tebal: 496 ISBN: 978-602-6799-13-5 Novel berjudul “Ahangkara” adalah novel pertama... selengkapnya
Jakarta – Sukses mengirim sembilan orang penulis melakukan residensi ke mancanegara, tahun ini Komite Buku Nasional (KBN) dan Kementerian Pendidikan... selengkapnya
Pengarang Sapardi Djoko Damono akan memeriahkan ajang Kuala Lumpur Literary Festival 2016. Festival sastra dan industri penerbitan buku itu bakal... selengkapnya
Menyebut nama Eka Kurniawan pastinya akan muncul sederet prestasi di ranah literasi nasional dan dunia. Eka Kurniawan si penulis ‘Lelaki... selengkapnya
Sejumlah anggota DPR RI mengusulkan segera dibentuknya Badan Perbukuan Nasional untuk menggantikan Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) di Kemendikbud, dalam... selengkapnya
Penulis : Bertrand Russell Tebal : 206 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Apakah di dunia ini ada… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Edhy Sutanta Tebal : xviii + 282 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu… selengkapnya
Rp 151.980 Rp 178.800Penulis : Faiz Zamzami dan Nabella Duta Nusa Tebal : 216 hlm Ukuran : 15,5 X 23 cm Penerbit :… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Soeradi Tebal : xiv + 260 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit … selengkapnya
Rp 148.580 Rp 174.800Penulis : Michael Michalko Tebal : viii + 308 hlm Ukuran : 19 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Daniel Coyle Tebal : 304 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Renebook Deskripsi : Buku… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : R.H. Sianipar Tebal : vi + 346 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Hartono Tebal : xvi + 302 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi… selengkapnya
Rp 73.950 Rp 87.000Penulis : Yusliani Noor Tebal : 564 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000


Saat ini belum tersedia komentar.