● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
PerpuSeru, Program Penghentas Kemalasan Membaca
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah penyebab utama keterlibatan mereka dalam PerpuSeru, sebuah program jangka panjang yang bertujuan mengubah perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat.
Ditemui pada sebuah konferensi pers di bilangan Jakarta Pusat (7/11/2016), satu persatu memaparkan keresahan mereka terhadap masyarakat Indonesia yang tidak terbiasa membaca khususnya generasi muda.
“Awal dari keterlibatan saya adalah kegelisahan dari potensi yang terbengkalai dan akhirnya tidak digunakan di beberapa daerah terpencil. Pengetahuan bisa menjadi kekuatan untuk maju, terutama bagi pemuda dan pemudi Indonesia. Maka dari itu, saya ingin mengajak generasi muda untuk rajin membaca buku karena buku adalah pintu ilmu pengetahuan,” ujar Ardinia Wirasti
“Aku ngerasa PerpuSeru itu hal yang luar biasa. Aku sudah punya anak dan keluarga dan salah satu problem bagi kami adalah pilihan mereka untuk jalan-jalan ke mal ketimbang ke tempat yang edukatif. Makanya aku juga memiliki keinginan untuk mengajak anakku ke perpustakaan dimana mereka bisa explore ilmu-ilmu yang mungkin nggak akan didapatkan kecuali dari buku,” papar Lukman Sardi.
Selain itu, Ernest Prakasa juga memaparkan keinginannya berbagi kiat-kiat ketrampilannya dalam memproduksi film. Pemain film Comic8 juga beranggapan perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku tapi juga tempat melakukan kegiatan yang menyenangkan.
“Pengetahuan jelas adalah kekuatan. Aku juga terjun ke dunia perfilman termasuk nulis skenario belajarnya dari buku. Bahkan sinematografi dan beberapa aspek lainnya dalam produksi film aku belajar dari youtube. Ilmu bisa datang darimana saja dan saya pribadi ingin mengadakan tutorial pengetahuan ini terutama pada remaja. Jadi PerpuSeru adalah wadah yang baik untuk memfasilitasi anak muda,” papar pria berusia 34 tahun.
PerpuSeru bermitra dengan 531 perpustakaan di seluruh Indonesia dan bertujuan merubah perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat berbasis Teknologi Informasi dan Informatika (TIK).
Sumber: Detik.com
Tags: ardinia wirasti, bahasa indonesia, buku, ernest prakasa, lukman sardi, perpuseru, perpustakaan
PerpuSeru, Program Penghentas Kemalasan Membaca
Panggilan keseharian Mustofa, nama lengkapnya Mustofa W.Hasyim. Ia merupakan anak dari pasangan bapak Muh. Wazir Hasyim dengan ibu Darimah. Masa... selengkapnya
Omar Niode Foundation, sebuah lembaga nirlaba dari Indonesia yang menerbitkan buku Trailing the Taste of Gorontalo, kumpulan tulisan dan rangkaian... selengkapnya
Komisi X DPR berinisiatif membentuk Badan Perbukuan Nasional yang berfungsi untuk mengkoordinasikan seluruh pemangku kepentingan insan perbukuan, sehingga diharapkan buku-buku... selengkapnya
Jakarta – Sukses mengirim sembilan orang penulis melakukan residensi ke mancanegara, tahun ini Komite Buku Nasional (KBN) dan Kementerian Pendidikan... selengkapnya
Memasuki hari ketiga Bologna Children’s Book Fair 2017, perwakilan Indonesia mendapatkan sejumlah penawaran bisnis dan budaya dari sejumlah negara. Salah... selengkapnya
Pengguna moda transportasi Transjogja kini bisa memuaskan dahaga akan pengetahuan yang tertulis dalam buku-buku bacaan. Pasalnya, halte Transjogja kini punya... selengkapnya
Dalam era digital dan globalisasi, penelusuran dan identifikasi buku menjadi semakin penting. Salah satu sistem yang mendukung proses ini adalah... selengkapnya
Sekarang belanja di Pustaka Kita menjadi lebih mudah dengan telah tersedianya Go Pay. Teman-teman yang memiliki Go Pay bisa langsung... selengkapnya
Kiprah Budi Darma sebagai sastrawan Indonesia tidak diragukan lagi. Ratusan karya berupa esai, novel, dan cerpen beredar luas. Semua karya... selengkapnya
Shelina Janmohamed menulis buku tentang “Generation M: Young Muslims Changing the World”, yang membahas tentang peningkatan tren konsumerisme global yang... selengkapnya
Penulis : Diah Kusumawati, I Komang Wiarsa Sardjana Tebal : 130 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM… selengkapnya
Rp 35.700 Rp 42.000Penulis : Ony Ariyadi Tebal : xvi + 200 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Pustaka Diniyah… selengkapnya
Rp 118.830 Rp 139.800Penulis : Husain Mu’nis Tebal : 400 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Keberhasilan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Sumberdaya alam hutan wajib dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan untuk memenuhi dan mendukung kehidupan manusia baik bagi generasi sekarang maupun… selengkapnya
Rp 81.600 Rp 96.000Dalam masyarakat kita, terutama masyarakat muslim, nama Muhammadiyah kerap disejajarkan dengan Nahdlatul Ulama: keduanya adalah organisasi Islam yang sangat berpengaruh… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Louis Kattsoff Tebal : xxii + 488 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit :… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Banjir darah melanda tanah Jawa pada tahun 1549. Berhasrat menjadi penguasa tunggal Nusantara, Kesultanan Demak mengobarkan perang di mana-mana. Kerajaan-kerajaan… selengkapnya
Rp 70.400 Rp 88.000Buku ini adalah salah satu sumbangan berharga bagi pengembangan dan perkembangan tradisi berpikir logis dan kritis di Indonesia. Dulu, kejayaan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : G. Richard Shell dan Mario Moussa Tebal : 472 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit :… selengkapnya
Rp 79.200 Rp 99.000



Saat ini belum tersedia komentar.