Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
DPR Usul Dibentuk Badan Perbukuan Nasional Gantikan Puskurbuk
Sejumlah anggota DPR RI mengusulkan segera dibentuknya Badan Perbukuan Nasional untuk menggantikan Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) di Kemendikbud, dalam upaya memperbaiki sistem perbukuan nasional yang menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita usulkan Badan Perbukuan Nasional diisi oleh eselon 1, karena bagian pengawasan buku (Puskurbuk) yang ada di Kemendikbud sekarang ‘ dipegang’ eselon 3 sehingga tidak bisa mengambil keputusan langsung,” kata Ketua Panja RUU Sistem Perbukuan DPR RI Sutan Adil Hendra dalam keterangan persnya di Jakarta, Ahad 16 Oktober 2016.
Menurut Sutan, Badan Perbukuan Nasional nantinya mengkoordinasikan seluruh pemangku kepentingan perbukuan sehingga buku-buku bisa didapat dengan mudah, murah, gampang diakses, dan bermutu.
Badan itu perlu dibentuk karena selama ini Puskurbuk juga hanya memiliki kewenangan pengawasan pada buku pendidikan yang dibuat kementerian, sedangkan buku umum tidak bisa diawasi.
“Jadi menurut saya, sudah tepat jika Puskurbuk diubah menjadi Badan Perbukuan Nasional dengan ditambah kewenangannya. Badan itu juga bisa mengakomodir seluruh insan perbukuan dan menjadi leading koordinasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Sutan, Badan Perbukuan nantinya akan membuat beberapa regulasi buku pendidikan maupun buku umum.
Pertama, akan dibuat filter, norma, dan aturan terhadap buku-buku agar berkualitas.
Kedua, regulasi yang membuat harga buku terjangkau. Ketiga, bagaimana mendorong penerbit dan penulis supaya terus bergairah melahirkan karya-karya berkualitas, karena nantinya mereka diberikan hak dan kewajiban yang layak.
Anggota Komisi X DPR Dwita Ria Gunadi menjelaskan, Badan Perbukuan Nasional akan berbeda peran dan fungsi dari dewan perbukuan yang lama.
“Badan ini selain membuat kebijakan, tetapi juga sebagai eksekutor. Sehingga, kalau ada buku tidak layak bisa langsung ditindak. Dan Badan ini bisa mengawasi isi buku yang tidak sesuai, lalu bisa menkoordinir kegiatan-kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi” kata Politisi F-Gerindra itu.
Selain itu, Badan Perbukuan nantinya akan merumuskan bagaimana penulis dan penerbit bisa mendapatkan penghasilan yang layak.
Sumber: Antara
Tags: badan perbukuan nasional, buku, DPR, penerbit, penulis
DPR Usul Dibentuk Badan Perbukuan Nasional Gantikan Puskurbuk
Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar “Lesehan Bahasa dan Sastra” bersama Emha Ainun Nadjib dan Kiai Kanjeng dijadwalkan 31 Oktober... selengkapnya
Sekarang belanja di Pustaka Kita menjadi lebih mudah dengan telah tersedianya Go Pay. Teman-teman yang memiliki Go Pay bisa langsung... selengkapnya
Membaca buku memberi kita banyak manfaat. Tapi ternyata, belum semua orang tahu bagaimana cara membaca buku secara efektif. Membaca buku secara... selengkapnya
Suasana sejuk memang masi terasa saat masuk di ruang tamu, yang sekaligus ruang baca PDS H.B Jassin. Masih bersih. Jawa... selengkapnya
Dalam era digital dan globalisasi, penelusuran dan identifikasi buku menjadi semakin penting. Salah satu sistem yang mendukung proses ini adalah... selengkapnya
Memasuki hari ketiga Bologna Children’s Book Fair 2017, perwakilan Indonesia mendapatkan sejumlah penawaran bisnis dan budaya dari sejumlah negara. Salah... selengkapnya
Shelina Janmohamed menulis buku tentang “Generation M: Young Muslims Changing the World”, yang membahas tentang peningkatan tren konsumerisme global yang... selengkapnya
Kiprah Budi Darma sebagai sastrawan Indonesia tidak diragukan lagi. Ratusan karya berupa esai, novel, dan cerpen beredar luas. Semua karya... selengkapnya
Panggilan keseharian Mustofa, nama lengkapnya Mustofa W.Hasyim. Ia merupakan anak dari pasangan bapak Muh. Wazir Hasyim dengan ibu Darimah. Masa... selengkapnya
Lukman Sardi, Ardinia Wirasti dan Ernest Prakasa memiliki keresahan terhadap generasi muda Indonesia yang tidak suka pergi ke perpustakaan. Itulah... selengkapnya
Ketika bukti-bukti eksistensi Nusantara di antara peradaban dan percaturan dunia semakin banyak diketemukan, hal ini serta-merta memunculkan fetakompli sudut pandang… selengkapnya
Rp 79.920 Rp 99.900Penulis : Heru Sulistianta Tebal : xvi + 84 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Pustaka Panasea… selengkapnya
Rp 95.880 Rp 112.800Penulis : Birgit Braucher Tebal : xxiv + 333 Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Aksin Wijaya Tebal : 542 hlm Ukuran : cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Problem mendasar yang menjadi… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan SMK/MAK Kelas XII Buku yang berjudul Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan SMK/MAK Kelas XII ini… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Penulis : Ns. Andi Parellangi Tebal : vii+ 260 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi:… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000Penulis : @pcycho61 Tebal : 308 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Sepulangnya kuliah… selengkapnya
Rp 69.700 Rp 82.000Penulis : Ester Lianawati Tebal : xii +292 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Yeni Endah, dkk. Tebal : 320 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi :… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Wasita, dkk Tebal : 204 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tinggalan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000


Saat ini belum tersedia komentar.