Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Chlorella: Makanan Kesehatan Global Alami
- Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia
- Penyakit Infeksi Parasit dan Mikroba Pada Anjing d
- Manis Tapi Tragis: Kisah Saidjah-Adinda dalam Max
- Masyarakat Jawa dan Budaya Barat: Kajian Sastra Ja
- Biokimia 2
- The Industries Of The Futures (2021)
- Silvikultur: Ilmu Seni dan Teknologi Membangun Hut
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-623-5348-19-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus
Penulis : Husein Muhammad
Tebal : 170 hlm
Ukuran :
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Percakapan-percakapan dalam buku ini tentu saja menjadi semacam oase yang menyejukkan. Cerita-cerita yang dihadirkan merupakan inspirasi bagi kita untuk senantiasa “ngakak” di tengah zaman yang semakin ruwet, sebagaimana Gus Dur dan Gus Mus yang “enteng-enteng saja” menjalani kehidupan dengan segala macam persoalannya. Hubungan dua sahabat yang sama-sama memiliki “keistimewaan” ini ditulis dengan sangat brilian oleh K.H. Husein Muhammad, yang juga sahabat sekaligus pengagum berat Gus Dur dan Gus Mus.
“Gus Dur adalah orang yang cerdik, sangat cerdas, dan menguasai banyak ilmu agama dan ilmu umum. Pengetahuannya sangat luas dan terbuka. Tetapi, boleh jadi Gus Dur juga dianugerahi keistimewaan ilmu weruh sak durunge winara (mengetahui sebelum terjadi) sebagaimana orang-orang menyebutnya. Atau, kalau dalam tradisi pesantren disebut ilmu laduni, atau ilmu adiluhung,” tutur Gus Mus.
Gus Mus bercerita bahwa Gus Dur, manakala menerima undangan untuk diskusi, seminar, simposium, dialog, atau konferensi dan sejenisnya, beliau lebih dulu mencari tahu siapa saja pembicaranya. Lalu, mempelajari pikiran-pikirannya, perspektifnya, dan gagasan-gagasan yang pernah disampaikannya, baik dalam karya-karya tulisnya maupun dalam ceramah-ceramahnya. Nah, dari membaca semua itu, Gus Dur menangkap apa yang akan dibicarakan dan disampaikan para pembicara/narasumber itu kelak. Paling-paling tak jauh dari itu juga.
Suatu waktu, dalam sebuah acara di mana salah seorang pemimpin Negara Islam Iran mau bicara dan berdialog, Gus Dur justru tidur, ngorok lagi. Banyak tokoh yang menganggap tindakan Gus Dur ini tidak sopan. Namun, betapa menakjubkan, begitu pidato atau ceramah petinggi Iran itu selesai dan Gus Dur bangun, dia justru segera angkat tangan lebih dulu meminta berbicara untuk merespons. Tanggapan Gus Dur memperlihatkan bahwa dia sangat memahami isi pidato pemimpin Iran itu, mengetahui apa yang positif dan apa yang perlu dikritik. Semua orang yang awalnya jengkel, akhirnya terpesona pada Gus Dur.
Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 941 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Umumnya sejarawan yang meneliti dan menulis tentang sejarah Bugis mengandalkan sumber-sumber asing, terutamanya sumber Belanda. Penulis buku ini memilih cara lain dengan menggunakan sumber lokal yang disebut lontaraq sebagai sumber utamanya. Perkawinan dan konflik adalah siklus politik yang senantiasa menyertai dinamika sejarah politik orang Bugis di Sulawesi Selatan. Jika perkawinan menjadi petunjuk luasnya jaringan kekerabatan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Fantastis, itulah ungkapan untuk menggambarkan eksotisme megalitik Indonesia. Fenomena megalitik muncul sebagai manifestasi gagasan kepercayaan terhadap pemujaan nenek moyang. Kehadirannya tentu saja dipicu oleh adanya inovasi-inovasi teknologi pada masyarakat akhir prasejarah yang membawa dampak dalam perkembangan kebudayaan. Manusia yang semula hidupnya bergantung sepenuhnya pada alam melalui berburu dan meramu, kemudian berubah mulai menguasai alam sekitarnya…. selengkapnya
Rp 54.400 Rp 64.000Buku ini berisi tentang kesenian tradisi yang terdapat pada masyarakat Lampung, terutama pertunjukan tari pada masyarakat Lampung yang tinggal di daerah Pesisir Barat, mayoritas masyarakatnya merupakan masyarakat Lampung yang beradat Saibatin. Kelompok masyarakat adat Saibatin menjunjung tinggi nilai dan adat yang berlaku di masyarakatnya yang sudah tertanam sejak dulu, nilai-nilai tersebut hingga kini masih tetap… selengkapnya
Rp 227.630 Rp 267.800Nirmana sebagai bahan pembelajaran dasar yang wajib diketahui oleh mahasiswa seni dan desain, dapat menjadi pemacu dalam mengkreasi beberapa karya besar. Karya lukisan, graffiti, poster, bumper untuk video atau iklan, sebagai beberapa karya besar dari seniman dan desainer yang dipengaruhi oleh pengetahuan nirmana dwi dimensi. Faktor-faktor garis, warna dengan berbagai pengaruhnya, serta akibat dari bentuk-bentuk… selengkapnya
Rp 166.430 Rp 195.800Penulis : A. Daliman Tebal : 132 hlm Ukuran : 13 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 25.500 Rp 30.000Provinsi Sumatra Utara adalah salah satu provinsi Republik Indonesia di Pulau Sumatra, yang perjalanan sejarahnya terentang jauh sebelum terbentuknya provinsi ini. Jejak-jejak perjalanan budaya di provinsi ini selain dapat diketahui lewat sumber tertulis dan ragam tradisinya, juga tercermin pada berbagai tinggalan materi yang menjadi bahan kajian utama arkeologis. Sebaran data arkeologi di berbagai bentang alam… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III (Sunan Paku Buwana V) Tebal : 312 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Tema utama teks Centhini atau disebut Suluk Tambangraras – Amongraga adalah tasawuf Jawa atau manunggaling kawula Gusti atau kesempurnaan hidup (kasidan jati). Hakikat Tuhan, hakikat manusia,… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Adieb Aji Kurnia Ramadhan Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Jama’ah Ma’iyah lahir di tengah-tengah derasnya arus Modernisasi dan globalisasi. Modernisasi dan globalisasi yang terjadi secara massif sedikit banyaknya telah mengubah tatanan kehidupan umat Islam sebagai penduduk mayoritas di Republik Indonesia. Di sisi… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Buku Fenomenologi Agama di tangan pembaca ini adalah karya ilmiah yang mengupas fenomena keagamaan dalam perspektif fenomenologi. Pembaca akan memahami tema penting pengalaman keagamaan dan tema lainnya secara sederhana dan ilmiah melalui buku ini. Berlandaskan pada metode fenomenologi, penulis menjelaskan dan menganalisis pengalaman religius dari beragam sudut pandang. Buku ini mengajak menjelajahi berbagai aspek keagamaan,… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.