Beranda » Budaya » Peradaban di Pantai Barat Sumatra

Peradaban di Pantai Barat Sumatra

DISKON 15% ISBN: 978-602-258-133-8 Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Budaya, Sejarah
Dilihat 1.254 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Peradaban di Pantai Barat Sumatra

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 59.500 Rp 70.000
Hemat Rp 10.500
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Peradaban di Pantai Barat Sumatra
Rp 59.500 Rp 70.000
Tersedia / 978-602-258-133-8
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Peradaban di Pantai Barat Sumatra

Penulis     : Balai Arkeologi Palembang 

Tebal         : 370 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi:

Pantai Sumatra yang panjang meliputi pantai timur dan pantai barat yang dipisahkan oleh serangkaian pegunungan Bukit Barisan pada bagian tengah pulau. Kedua pantai ini memiliki kondisi geografis yang berbeda. Pantai timur merupakan pantai yang lebar dan luas. Sebagian lahan terbentuk oleh endapan rawa terutama pada lahan yang dekat dengan garis pantai sekarang. Endapan rawa ini berbatasan dengan endapan aluvial di bagian baratnya, seperti yang dapat ditemukan di pesisir Jambi dan Sumatra Selatan. Jika ditelusuri pada masa geologi, pantai timur Sumatra berada pada tiga cekungan sedimen (basin) besar yang sebagian terdapat di dasar laut, yaitu Cekungan Sumatra Utara, Cekungan Sumatra Tengah dan Cekungan Sumatra Selatan. Pantai timur mengalami penambahan daratan karena sedimentasi material sungai-sungai besar yang bermuara ke laut, yaitu Asahan (Sumatra Utara), Kampar, Siak dan Sungai Indragiri (Riau), Batang Hari (Sumatra Barat, Jambi), Ketahun (Bengkulu), Musi, Ogan, Lematang, Komering (Sumatra Selatan), dan Way Sekampung (Lampung).
Sebaliknya, pantai barat memiliki dataran yang sempit-hanya beberapa tempat yang memiliki dataran yang agak luas-antara lain di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Sebagian pantai yang sempit terpotong oleh igir-igir pegunungan Bukit Barisan. Pantai barat sering mengalami abrasi dari hantaman gelombang Samudera Hindia. Sebagian pantai barat terlindung dari gelombang oleh gugusan pulau yaitu kepulauan Nias, Mentawai dan Pulau Enggano.
Balai Arkeologi Palembang telah melakukan penelitian di wilayah pantai barat Sumatra, khususnya di wilayah Bengkulu. Serangkaian penelitian sejak 1993 dilakukan untuk mencari jejak-jejak hunian dan peradaban masa lalu di wilayah Bengkulu sebagai bagian dari pantai barat Sumatra. Berbagai hasil penelitian tersebut dapat dibaca dalam buku ini.

Tags: , , , ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja