Beranda » Sejarah » Perdagangan Asia dan Pengaruh Eropa di Nusantara Antara 1500 dan Sekitar 1630

Perdagangan Asia dan Pengaruh Eropa di Nusantara Antara 1500 dan Sekitar 1630

DISKON 15% ISBN: 978-602-258-369-1 Stok: Tersedia
Berat 1000 gram
Kondisi Baru
Kategori Sejarah
Dilihat 1.300 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
Rp 170.000 Rp 200.000
Hemat Rp 30.000
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Perdagangan Asia dan Pengaruh Eropa di Nusantara Antara 1500 dan Sekitar 1630
Rp 170.000 Rp 200.000
Tersedia / 978-602-258-369-1
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Perdagangan Asia dan Pengaruh Eropa di Nusantara Antara 1500 dan Sekitar 1630

Penulis     : M. A. P. Meilink-Roelofsz 

Tebal         : 578 hlm

Ukuran     : 16 x 24 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi :

“Karya Meilink-Roelofsz merupakan buah ketekunan seorang arsiparis yang disertai dengan ketajaman analisa seorang sejarawan. Dengan mempertajam argumen-argumen yang pernah diajukan oleh J. C. van Leur, Meilink-Roelofsz membuktikan bahwa dunia perdagangan maritim Indonesia di abad ke-16 memiliki dinamikanya sendiri dan tidak bisa disederhanakan sekedar sebagai bagian dari sejarah kolonial.”
(Dr. Bondan Kanumoyoso, dosen Departemen Ilmu Sejarah UI)

“Buku ini merupakan karya penting lain tentang sejarah modern awal Nusantara sebelum kedatangan Eropa yang ditulis oleh sejarawan sekaligus arsiparis terkemuka Belanda. Berbeda dengan sejarawan kolonial Belanda sebelumnya, M. A. P. Meilink-Roelofsz menyebut kawasan Nusantara ini sebagai Kepulauan Melayu-Indonesia. Dalam beberapa isu, Meilink-Roelofsz memberikan kritik dan koreksi kritis terhadap karya J. C. van Leur. Misalnya tentang kemunculan Islam dan peran penting pedagang Arab dan Persia dalam perdagangan di kawasan ini. Oleh karena itu, buku ini bisa dijadikan sebagai referensi penting berikutnya bagi mahasiswa, peneliti, dan penikmat sejarah Nusantara yang telah membaca karya J. C. van Leur sebagai referensi pertama.”
(Dr. Abdul Wahid, dosen Jurusan Ilmu Sejarah UGM)

Setidaknya buku M. A. P. Meilink-Roelofsz ini memiliki empat kelebihan utama: pertama, karya ini merupakan pelengkap atau penyempurna dari karya-karya sejarah maritim sebelumnya, seperti karya B. J. O Schrieke (1955; 1957) dan J. C. van Leur (1934; 1960); kedua, karya ini bahkan mampu mengoreksi berbagai argumentasi tentang dunia niaga dan perkapalan Nusantara yang diajukan kedua penulis sebelumnya (Schrieke dan va Leur); ketiga, karya ini memiliki kelebihan dalam sumber, karena menggunakan sumber-sumber VOC dan Portugis yang tidak dipergunakan Schrieke dan van Leur; keempat, sehubungan dengan pemakaian sumber, karya ini menggunakan pendekatan historis, sedangkan Schrieke dan van Leur lebih cenderung ke pendekatan sosiologis. Dengan kelebihan-kelebihan ini, membaca buku ini mengantarkan kita pada sebuah pemahaman bahwa dunia maritim Nusantara sesungguhnya sangat dinamis dan bergairah jauh sebelum kedatangan bahwa Eropa umumnya dan Belanda (VOC) khususnya
(Gusti Asnan, Guru Besar Sejarah Universitas Andalas Padang; penulis buku Dunia Maritim Pantai Barat Sumatra).

 

Tags: , , , ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja