● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sarkem: Reproduksi Sosial Pelacuran
Rp 15.300 Rp 18.000| ISBN | 979-420-573-7 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya, Sosial Politik |
Sarkem: Reproduksi Sosial Pelacuran
Penulis : Mudjijono
Tebal : 152 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi:
Kemakmuran, kekayaan, dan kemajuan adalah dambaan manusia sejak dulu kala. Untuk mencapai, manusia bekerja keras memanfaatkan segala sumber daya yang mereka miliki. Begitu besarnya keinginan manusia untuk memanfaatkan sumber daya itu, sehingga ada yang rela menjual diri mereka sebagai pelacur. Pada saat menjadi pelacur, sebenarnya, manusia sudah merusak diri mereka dan bersiap merusak manusia lain : pelanggan. Mereka sudah membiarkan moral mereka merosot dan bersiap menurunkan moral pelanggannya sampai pada titik nadir.
Kalau ada penerbit yang menerbitkan buku tentang kehidupan pelacur, bukan berarti buku tersebut sangat antusias mensosialisasikan kemerosotan moral. Di balik itu, tersembunyi keinginan penerbit untuk mencegah kemerosotan moral yang lebih parah lagi. Pembacanya diharapkan bisa mengambil hikmah dari kehidupan pelacur, sehingga mereka tidak terjerumus menjadi pelacur dan tidak pula menjadi pelanggan pelacur. Dalam konteks inilah Gadjah Mada University Press menerbitkan buku ini.
Yang akan diungkap oleh buku ini adalah, pelacuran itu menakutkan. Ia bisa mendorong orang untuk berbuat jahat. Ia bisa mendorong pelanggan pelacuran untuk membohongi keluarganya, memanipulasi kenyataan, korupsi, serakah, dsb. Ia juga bisa menyebarkan penyakit HIV/AIDS. Ia bahkan bisa membunuh masa depan generasi muda. Sekalipun ada yang mengatakan bahwa pelacuran bisa menjadi sebuah ekonomi yang penting, ia juga sangat merusak. Tidak usah heran bila buku ini juga mengajukan saran untuk mengurangi pelacuran.
Tags: lokalisasi, pelacur, pelacuran, sarkem, ugm press
Sarkem: Reproduksi Sosial Pelacuran
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.708 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : M.D. La Ode Tebal : xxiv + 406 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia dan LIPI Deskripsi: Selama era Orde Baru keterlibatan kelompok Etnis Cina Indonesia (ECI) dalam politik dibatasi. Namun sejak awal era Reformasi 1998, kelompok ECI bebas untuk terlibat dalam politik sebagai pengurus parpol, anggota legislatif, dan… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Abdul Aziz Tebal : 290 hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : “Perselisihan pertama yang terjadi di antara kaum Muslim adalah perselisihan tentang Imamah” (Abu Hasan Al-Asy’ari, w. 324 H./935 M.) Kehadiran buku ini berawal dari rasa ingin tahu, saat menyaksikan di layar TV,sekelompok anak muda tampak berikrar akan berjuang menegakkan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Galih R.N. Putra Tebal : xxii + 212 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Liberalisasi pendidikan tinggi secara kebijakan membuat alokasi subsidi pemerintah berkurang, sehingga meningkatkan pemasukan dari masyarakat untuk sumber pendanaan pendidikan tinggi. Dampak langsung dari liberalisasi pendidikan tinggi adalah tertutupnya akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Melodrama dalam kajian budaya telah melewati batas-batas genre dan fiksi, bertumbuh menjadi cara pandang, cara kerja dan cara bereaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bersikap terhadap situasi puncak Pemilu. Cara pandang serba melodrama ini terbaca di berbagai nuansa dukung mendukung kandidat Presiden. Pertama, kultur melodrama melahirkan kultur penggemar alias fans, menjadikan potensi lahirnya sindrom fanatisme… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Iva Rachmawati Tebal : xiv + 252 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Pasca peristiwa 9/11, studi diplomasi publik kembali mengemuka dengan hadirnya berbagai telaah atau kajian mengenai diplomasi publik. Secara institusional, lembaga ini kembali dibuka oleh beberapa negara termasuk Indonesia pada tahun 2002. Meski beberapa… selengkapnya
Rp 148.580 Rp 174.800Penulis : Anthony Giddens Tebal : xii + 248 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Melalui buku ini Anthony Giddens mengkaji seluk beluk modernitas dan konsekuen-konsekuensinya. Dalam masyarakat industrial, namun pada batas-batas tertentu di dunia ini secara keseluruhan, kita telah memasuki satu modernitas tingkat tinggi, yang terlepas dari… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Tema utama teks Centhini atau disebut Suluk Tambangraras – Amongraga adalah tasawuf Jawa atau manunggaling kawula Gusti atau kesempurnaan hidup (kasidan jati). Hakikat Tuhan, hakikat manusia, dan bagaimana manusia menuju Tuhannya secara benar diuraikan secara tuntas dan sangat mendalam. Perjalanan manusia secara benar dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu syariat/sêmbah raga, tarekat/sêmbah cipta, hakikat/sêmbah jiwa,… selengkapnya
Rp 79.900 Rp 94.000Penulis : Irwanto, Nina Kusumawati, dan Muhammad Tsabieth Tebal : x + 56 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Seorang penata artistik memegang peranan penting dalam sebuah produksi acara TV. Ia memudahkan pesan dan motif komunikasi sebuah acara kepada pemirsanya. Disinilah fungsi buku tata artistik ini berada. Buku… selengkapnya
Rp 101.830 Rp 119.800Penulis : Emile Durkheim Tebal : 604 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini merupakan magnum opus dalam bidang studi agama yang akan senantiasa dikaji setiap generasi manusia. Melalui buku ini, Emile Durkheim memetakan kerangka historis “agama-agama dasar” beserta implikasi-implikasi sosiologisnya yang kemudian menjadi “ruh” suatu masyarakat. Kendati… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Setelah 32 tahun berkuasa, rezim Orde Baru tumbang pada 1998. Angin perubahaan berembus, keran demokrasi terbuka, dan harapan baru tumbuh. Tuntutan reformasi; di antaranya adili Soeharto dan kroni, kembalikan militer ke barak, hingga ciptakan pemerintahan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, terus bergemuruh. Tapi bukan perkara mudah mengikis warisan Orde Baru itu. Kekuasaan Soeharto terlampau… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.