Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Dasar Seni dan Desain....
- Psikologi suatu Pengantar....
- Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kera....
- Otonomi Khusus Papua: Konsepsi, Legalisasi, dan Im....
- Homo Deva....
- Implementasi Case Management System di Rumah Sakit....
- Komputer Akuntansi SMK/MAK Kelas XI....
- Metrologi dalam Industri Manufaktur....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
Rp 42.500 Rp 50.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
Penulis : Ratih Baiduri
Tebal : xxii + 214 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Casa Mesra Publisher
Deskripsi:
Banyak publikasi mengenai Masjid Raya Al Ma’shun yang memberikan pujian dan komentar, seperti Abubakar Aceh, yang menyatakan bahwa Masjid Raya ini adalah masjid yang terindah di Indonesia, dengan gaya arsitektur India. Sedang Sumanjaya mengomentari bahwa Masjid Raya ini satu-satunya yang menampilkan gaya aritektur Syiria-Mesir Kuno (Syrio-Eqipto Style). Banyak pula yang mengatakan bahwa pengaruh arsitektur yang paling dominan berasal dari Turki Ustmaniyah (Ottoman). Bahkan ada juga yang menyatakan bahwa Masjid Raya Medan sedikit menabrak pakem (kebiasaan) umum seperti hiasan di dalam masjid di Indonesia biasanya bertulisan kaligrafi huruf Arab, tetapi di masjid raya ini ternyata adalah ukiran bunga dan tumbuhan. Ada pula yang mengomentari masalah fondasi yang berbentuk segi delapan (oktagonal), sebuah gaya kombinasi Timur Tengah, India dan Spanyol. Memang semua komentar di atas tidak salah. Karena, sebenarnyalah pejabat Kerajaan Deli pada masa Sultan Makmum Arrasyid telah mengutus secara resmi pejabatnya untuk melakukan kunjungan dan survei ke beberapa negara-negara yang memiliki masjid-masjid yang indah dan secara historis terkenal di dunia, seperti India, Mesir, Saudi Arabia, Turki, Maroko, dan Spanyol. Hasil survei inilah yang kemudian diramu dan dipadu dengan cita rasa arsitektur dan ornamen Melayu dibawah pimpinan arsitektur yang berpengalaman.
Tags: casa mesra publisher, sejarah
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.898 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Yasraf Amir Piliang dan Jejen Jaelani Tebal : 281 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Setidak-tidaknya ada dua ‘semangat zaman’ (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Amahl S. Azwar Tebal : xviii + 108 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Poz, sebuah istilah yang kini dipeluk banyak komunitas di dunia untuk merujuk ODHIV. ARV adalah obat-obatan yang dapat diminum untuk mengobati infeksi HIV. Terapi Antiretroviral adalah meminum beberapa jenis obat untuk mengurangi… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Buku ini akan mengajak Anda berkelana ke dunia cita rasa dan kenikmatan dengan menyajikan 58 resep sup Nusantara seperti sup buntut, rawon, sup saudara, tekwan, dan sup-sup lezat yang lain. Ada pula 44 resep mi dan variannya yang Anda sukai seperti bakmi kopyok, mi ayam, mi Aceh, mi kocok, dan lain-lain, juga set menu nasi… selengkapnya
Rp 89.250 Rp 105.000Penulis : Santosa dan Hary Hermawan Tebal : 240 hlm Ukuran : 14,8 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Metodologi Riset Kuantitatif Penelitian Bidang Pariwisata adalah sebuah metode penelitian berdasarkan bukti empiris untuk melakukan investigasi fenomena sosial melalui prinsip – prinsip statistik. Tujuan dari metode penelitian kuantitatif adalah untuk mendapatkan pola atau model… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Novi Kurnia, dkk. Tebal : 136 hlm Ukuran : 14,8 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku Literasi Digital Keluarga: Teori dan Praktik Pendampingan Orangtua terhadap Anak dalam Berinternetberawal dari keprihatinan Penulis melihat maraknya penggunaan internet dan gawai oleh anak-anak, terutama mereka yang masih berusia dini. Anak-anak ini sering kali menggunakan… selengkapnya
Rp 62.050 Rp 73.000Penulis : Akhmad Siddiq Tebal : 136 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Gusti Aditya Tebal : xxx + 184 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Kekerasan tampak akrab dengan dunia pelajar Jogja. Mulai dari geng-geng pada 2000an, aksi tawuran, hingga bentrok saat acara olahraga. Namun ini bukan cuma soal pelajar. Jejak kekerasan di Jogja sejak puluhan tahun… selengkapnya
Rp 74.800 Rp 88.000Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku ini merangkum 13 kisah horor yang melegenda di tanah Kalimantan, salah satunya adalah kuyang. Makhluk halus yang paling membuat geger… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : A. Daliman Tebal : 132 hlm Ukuran : 13 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 25.500 Rp 30.000Raden Werkodhara diperintah gurunya, Danghyang Drona, untuk mencari Banyu Mahapawitra, yaitu air suci sumber kehidupan alam semesta. Ia bertemu sepasang ular besar yang sejatinya adalah widyadhara dan widyadhari yang terkena kutuk dan harus tinggal di tempat tersembunyi: Sumur Si Dorangga. Banyu Mahapawitra tak ditemukan di sana, namun ia berhasil melukat dua ular tersebut sehingga kembali… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.