Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Alfred Schutz: Pengarusutamaan Fenomenologi dalam Tradisi Ilmu Sosial
Rp 81.600 Rp 96.000| ISBN | 978-602-386-842-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Alfred Schutz: Pengarusutamaan Fenomenologi dalam Tradisi Ilmu Sosial
Penulis : Muhammad Supraja dan Nuruddin Al Akbar
Tebal : 236 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Buku yang mengulas mengenai sosok Alfred Schutz, terlebih metodologinya, dapat dikatakan tidak banyak tersedia di tengah dunia akademik. Padahal, sosok Alfred Schutz merupakan salah satu tokoh penting baik dalam ranah ilmu sosial maupun filsafat. Dalam ranah filsafat, ia dikenal sebagai sosok yang mendalami tradisi fenomenologi Husserlian. Dalam ranah ilmu sosial, khususnya sosiologi, ia mendalami proyek metodologis Weber yang saat itu berupaya mengembangkan metodologi interpretatif sebagai upaya melawan kecenderungan tradisi positivisme ilmu (mengambil metodologi dari ilmu alam). Berbasis pada perjumpaannya dengan tradisi filsafat fenomenologi dan sosiologi interpretatif, Schutz mengembangkan metodologinya sendiri yang “khas” untuk memahami bagaimana hakikat tindakan sosial.
Proyek metodologis Schutz yang mencoba mengawinkan tradisi filsafat dan sosiologi interpretatif menjadi penting untuk didiseminasikan di dunia akademik secara luas. Hal ini dikarenakan selain agar para akademisi dapat belajar dari “hasil dialog” keilmuan yang telah diformulasikan Schutz sedemikian rupa (tentang fenomenologi dan tindakan sosial), secara lebih jauh para akademisi dapat belajar tentang keberanian melakukan dialog lintas ilmu yang dilakukan oleh Schutz. Pembelajaran ini penting untuk mengurai sekat-sekat keilmuan yang hingga saat ini masih mengemuka di dunia akademik (termasuk Indonesia) sehingga menyulitkan akademisi dalam satu bidang ilmu untuk belajar dari akademisi di bidang lain. Pengalaman Schutz menunjukkan bahwa tidak hanya dialog antarbidang ilmu dimungkinkan untuk dilakukan, namun melalui dialog tersebut dapat tercipta satu tawaran metodologis baru yang dapat dipergunakan oleh para akademisi lintas disiplin yang berbeda. Dengan kata lain, tanpa menghapus bidang ilmu yang sudah terbakukan, Schutz mampu membangun jembatan antara dua bidang ilmu tersebut secara elegan melalui penciptaan metodologi yang bercorak interdisipliner. Sebuah pengalaman yang sekiranya dapat menginspirasi para akademisi baik yang berkecimpung di bidang ilmu sosial humaniora, filsafat, bahkan ilmu alam sekalipun untuk terus mengembangkan dialog keilmuan di antara mereka.
Tags: filsafat, sosial politik, ugm press
Alfred Schutz: Pengarusutamaan Fenomenologi dalam Tradisi Ilmu Sosial
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.197 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Konsumerisme merupakan isu yang lekat pada kehidupan manusia modern dewasa ini. Ketika kita merunut awal mula kemunculannya, konsumerisme sangat dekat dengan hasrat-hasrat terkait pencarian manusia terhadap kekuasaan dan kesenangan yang dianggap sebagai suatu nilai mendasar yang perlu untuk dikejar atau dipenuhi dalam hidup. Konsumerisme juga berkaitan erat dengan variabel ekonomi yang dipandang secara deterministik. Nilai-nilai… selengkapnya
Rp 52.700 Rp 62.000Penulis : Fathurahman Tebal : hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Filsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pemikiran, dan gagasan politik yang dilakukan di dalam dunia Islam atau peradaban umat Muslim dan berhubungan dengan ajaran-ajaran Islam. Buku Filsafat Islam ini merupakan salah… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Abu Nasr al-Farabi (870-950)—yang dijuluki Guru Kedua setelah Aristoteles, dan mereka yang mengikuti dan mengembangkan ajaran pemikirannya—adalah salah satu capaian intelektual tertinggi di dalam seluruh rentang perkembangan pemikiran Islam Abad Pertengahan. Era itu, meminjam istilah Ibrahim Madkour, disebut sebagai “Era Farabisme”: dengan batasan waktu mulai dari lahirnya Al-Farabi pada 870 sampai meninggalnya Abu Hayyan al-Tawhidi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Aristoteles Tebal : 92 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Kategori-Kategori adalah risalah filosofis yang ditulis oleh filsuf Yunani kuno Aristoteles. Karya ini membahas hakikat keberadaan dan klasifikasi berbagai hal ke dalam berbagai kategori. Buku ini dibagi menjadi sepuluh bab, masing-masing berfokus pada kategori eksistensi yang berbeda,… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Memang benar bahwa nalar manusia mestinya terwujud dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari. Beragam fenomena budaya pada dasarnya merupakan perwujudan dari nalar ini. Akan tetapi, tidak semua fenomena sama mudahnya dibedah dengan pisau analisis tertentu untuk menemukan struktur dan/atau logika berpikirnya. Dibanding fenomena budaya lainnya, mitoslah yang dianggap sesuai untuk diteliti karena mitos lebih memperlihatkan adanya… selengkapnya
Rp 43.350 Rp 51.000Penulis : Tom Chatfield Tebal : 456 hlm Ukuran : 19 x 23 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku Pertama Tentang Pemikiran Kritis, Dengan Canggih Memperkenalkan Landasan Pemikiran, Argumentasi, Retorika Bias, Dan Cara Memahami Konsep-konsep Tersebut, Sehingga Kita Sebagai Pembaca, Pembicara, Penulis, dan Penelitian Menjadi Lebih Baik. Chatfield dengan tempat memilih kombinasi penulisan… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Buku ini hadir justru dari sebuah ketidakmungkinan, sebuah batas, yang, seperti garis tepi, adalah akhir bagi satu ranah, tetapi sekaligus awal bagi ranah yang lain, yaitu ketidakmungkinan ontologi untuk berbicara tentang Wujud. Ranah ontologi, dalam pengertian tradisionalnya, selalu berbatas dengan logos, dengan bahasa, dengan kata. Menyadari keberbatasan itu—sebagaimana juga Martin Heidegger pernah memaklumatkannya dengan satu… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Muhammad Sabiq dan Sakaria To Anwar Tebal : 152 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Kesalahan berpikir pada hakikatnya jebakan bagi proses penalaran. Seperti rambu-rambu lalu lintas dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai jalan di bagian-bagian yang rawan kecelakaan. Dasar penalaran dalam logika ada dua, yakni penalaran… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Metafisika adalah salah satu cabang filsafat yang berusaha mencaari hakikat dari segala yang ada. Kajian metafisika adalah kajian yang bersifat mengatasi pengalaman inderawi yang antara lain bersifat individual. Metafisika bertugas mencari kedudukan yang individual itu dalam konteks keseluruhan. Metafisika mengajak orang untuk tidak terpaku pada hal-hal tertentu, misalnya masalah kesehatan manusia dan lain-lain yang tertentu,… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Pada perang Jepang-Tiongkok, tepatnya di Shanghai penghabisan tahun 1931, tiga hari lamanya saya terkepung di belakang jalan bernama North Sichuan Road, tempat peperangan pertama kali meletus. Dari North Sichuan Road tadi, Jepang menembak ke arah Po Shan Road dan tentara Tiongkok dari arah sebaliknya. Di antaranya, persisnya di kampung Wang Pan Cho, saya dengan pustaka… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.