Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Pesan Cinta Mbah Moen
- Memanfaatkan SEO, Konten, dan Media Sosial untuk S
- Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kera
- Hukum Ekonomi dan Keuangan Perspektif Islam dan Ko
- Kisah-Kisah Titik Dibalik Huruf Ba
- Affect 3.0: Politik Afek dan Emosi dalam Lanskap M
- Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosia
- Perencanaan Pembelajaran Geografi Abad Ke-21
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Jejak De Greve dalam Kenangan Sawahlunto
Rp 17.000 Rp 20.000| ISBN | 602-7544-79-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Jejak De Greve dalam Kenangan Sawahlunto
Penulis : Yonni Saputra
Tebal : 112 hlm
Ukuran : 11 x 17 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Willem Hendrik De Greve, putra dari ‘negeri raja’, Franeker Belanda. Datang ke Hindia Belanda mengemban tugas penyeiidikan dan penelitian berbagai kandungan mineral bahan tambang. Sebagai ahli geologi, beberapa tempat di Hindia Belanda pernah dalam cakupan tugasnya dibidang pertambangan. Ia menapakkan kaki di Ombilin Sawahlunto dalam penelitian batubara.
Dialah kontributor utama menguak ’emas hitam’. Kekayaan sumber daya energi yang tersimpan di bumi Sawahlunto. De Greve, si jenius yang mengabdikan diri kepada bangsa sepenuh jiwa raga. Usaha dan kerja kerasnya dalam pencarian batubara Sawahlunto diawali dengan menghiliri sungai Ombilin hingga Sawahlunto dan Sijunjung di Sumatera Barat.
WV ‘ Kiprah dan semangat mudanya di Ombilin berakhir tragis di Batang Kuantan. la tewas dalam kecelakaan saat berhadapan sungai liar berarus buas itu. Kepergiannya menjadi daya dorong begitu dahsyat. Banyak orang berkeinginan melanjutkan dan mewujudkan impiannya. Kerja keras, keuletan serta ketekunannya menjadi letupan energi perubahan. Sebuah Kota Industri Tambang Batubara telah dilahirkannya kemudian hari. Kota Sawahlunto yang tumbuh di Pedalaman Minangkabau itu menjadi pemicu berbagai perubahan di Sumatera Barat. Hingga satu seperlima abad (120 tahun lebih) hingga hari ini. Batubara Ombilin-Sawahlunto tetap berkontribusi dalam perekonomian dan pembangunan di alam Indonesia.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Jejak De Greve dalam Kenangan Sawahlunto
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.390 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Imam Muhtarom, dkk (editor) Tebal : 183 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi Pengertian Ratu Adil dalam benak penduduk di Nusantara sejak lama tertanam. Pengertian tersebut sudah ada mulai dari Aceh, Jawa, Sulawesi hingga Papua. Konsep Ratu Adil bagi masyarakat tersebut merupakan sarana pembebasan yang bersifat eskatologis dari… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Kediri adalah pusat dari peradaban Jawa, di mana seni, budaya, dan agama berkembang pesat serta menandai era kejayaan sebelum kemunculan Majapahit.”—Slamet Muljana, penulis Menuju Puncak Kemegahan. “Kerajaan Kediri adalah satu dari kerajaan tertua di Jawa yang menorehkan sejarah dengan pengaruhnya dalam bidang sastra, seni, dan politik.”—Purwadi, penulis Sejarah Raja-Raja Jawa. Kerajaan Kediri bukan hanya salah… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Kota Iram disebutkan sekilas dalam al-Quran. Menurut legenda Arab, Iram adalah replika surga di bumi, yang dibuat Raja Syaddad, putra ‘Ad, untuk menandingi surga hakiki di langit. Seperti di surga, di Iram terdapat begitu banyak istana megah, taman, kolam, sungai, dan lainnya, yang dibangun dari batu-batu mulia, misalnya emas, perak, yaqut, zabarjud, dan mutiara. Namun,… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Mattulada Tebal : 245 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam buku ini, kontribusi terbesar Mattulada bukanlah dalam menghadirkan temuan paling mutakhir dalam penulisan sejarah Sulawesi Selatan. Dalam soal itu, mungkin Andaya, Pelras, Reid, Sutherland atau bahkan rekannya di Universitas Hasanuddin Andi Zainal Abidin Farid lebih banyak… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Taufiqurrahman Tebal : 94 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 25.500 Rp 30.000Penulis : Said Muhammad Bakdasy Tebal : 228 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : “Rukun (Hajar Aswad) dan Maqam Ibrahim merupakan dua batu yakut yang menjadi bagian dari batu yakut surga. Jika saja Allah tidak menghapus cahayanya, maka kedua batu itu akan menerangi Timur dan Barat.” —Nabi Muhammad… selengkapnya
Rp 58.650 Rp 69.000Rempah-rempah menggerakkan awal perekonomian dunia modern. Bagi Eropa, rempah-rempah mewakili kekayaan dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Cengkih dan pala dapat mencapai Eropa hanya melalui jalur perdagangan yang rumit, dan selama beberapa dekade para penjelajah Spanyol dan Portugis berlomba-lomba untuk menemukan sumbernya yang sulit didapat. Namun ketika Portugis akhirnya mencapai kepulauan rempah-rempah di Maluku… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : J. Stroomberg Tebal : 484 hlm Ukuran : 15 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini memaparkan banyak sekali informasi berharga seputar Hindia Belanda (Indonesia) pada tahun-tahun sekitar 1930 dan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari keadaan flora-fauna, populasi, pendidikan, kesehatan, layanan transportasi publik, pemerintah, perundangan agraria, hukum, bank, pertanian dan holtikultura,… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Tome Pires Tebal : cxxviii + 452 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: “Tome Pires adalah seorang pengembara dari Portugis yang membuat catatan perjalanannya yang dibukukan dan diberi judul Suma Oriental. Catatan perjalanan ini menjadi bahan bacaan yang menarik tentang paruh pertama abad ke-16 dalam dunia perdagangan dari Laut… selengkapnya
Rp 187.000 Rp 220.000Penulis : AB. Takko Bandung Tebal : 308 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Pada awalnya orang Bugis hanya menetap di tanah Bugis. Dari segi geografis tanah Bugis terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Mattulada (1998:24) memperkirakan bahwa pada awalnya suku Bugis tinggal di pesisir utara Teluk Bone yang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.