● online
- Pengantar Manajemen Edisi Revisi....
- Tan Malaka: Peran dan Sumbangsihnya Bagi Indonesia....
- Sejarah Amerika Serikat....
- Tubuh Sosial....
- Wajah Buruk Yahudi dalam Al-Qur'an; Sifat-sifat da....
- Kinerja dan Profesionalisme Guru....
- Studi Islam Kontemporer....
- Marketing Politik: Antara Pemahaman dan Realitas (....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Nusantara Semasa Raffles: Catatan dan Laporan Perjalanan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Timor, Rotti, Sawu, Solor, Flores, dan Sumba
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-258-555-8 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Annabel Teh Galop, dkk.
Tebal : xx + 281 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Nusantara Semasa Raffles: Catatan dan Laporan Perjalanan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Timor, Rotti, Sawu, Solor, Flores, dan Sumba
Selepas menjabat Letnan Gubernur di Jawa (1811-1816) dan menulis buku ensiklopedis The History of Java (1817), Sir Thomas Stamford Raffles menjabat sebagai Letnan Gubernur Bengkulu di Sumatra (1818-1824), letnan gubernur pos dagang Britania kecil di Bengkulu. Sir Thomas (gelar itu diberikan kepadanya sebagai hiburan atas kecaman para Direktur Perusahaan India Timur, East India Company) bukanlah orang yang puas hanya mengurusi tanaman lada dan kebun-kebun kecil pohon cengkeh di Bengkulu. Selama di sana, sosok cerdik, trengginas, dan fasih berbahasa Melayu ini di luar misi imperialisme perdagangan memerintahkan para pejabat di bawah otoritasnya untuk memberikan catatan dan laporan perjalanan (travelogue) mereka ke berbagai wilayah. Bahkan Raffles sendiri turut serta dalam perjalanan dari Bengkulu ke Palembang yang ditempuh dengan berjalan kaki dan naik perahu pencalang kala menyusuri sungai; dan perjalanannya beserta istrinya, Shopia Raffles, ke Minangkabau, yang tertuang dalam bentuk syair di bawah judul “Syair Peri Tuan Raffles Pergi ke Minangkabau: Sebuah Laporan Berbahasa Melayu tentang Ekspedisi Kedua Raffles ke Dataran-dataran Tinggi Sumatra pada 1818”
Laporan perjalanan tersebut dituangkan ke dalam enam jilid buku bertitel Malayan Miscelanies. Adapun catatan dan laporan perjalanan dalam buku ini berasal dari sepilihan tulisan di dalam dua jilid pertama dan kedua buku tersebut yang merekam berbagai catatan dan laporan perjalanan baik di wilayah Pulau Perca(Sumatra), Borneo (Kalimantan), Celebes (Sulawesi), Bali, Timor, Sawu, Rotti, Solor, Flores, dan Sumba. Dilengkapi pula dengan tulisan Annabel Teh Gallop tentang Adat Aceh: Bina Negara Kerajaan Melayu Abad ke-17.
Tak pelak, buku ini dapat menggenapi The History of Java, yang ditulis sendiri di Inggris oleh Raffles sehingga layak ditabalkan sebagai salah seorang pelopor kajian Jawa.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Nusantara Semasa Raffles: Catatan dan Laporan Perjalanan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Timor, Rotti, Sawu, Solor, Flores, dan Sumba
| Berat | 348 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.759 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Satrio Dwicahyo, Yuanita Wahyu Pratiwi (Editor) Tebal : 208 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Sejarah sering kali menghadirkan orang-orang besar. Padahal, peristiwa besar, misalnya kemerdekaan tidaklah lepas dari peran rakyat kebanyakan. Harapan untuk memperkaya narasi sejarah dan historiografi revolusi kemerdekaan Indonesia, terutama melihat peristiwa kemerdekaan… selengkapnya
Rp 64.600 Rp 76.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 367 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Penciptaan NKRI yang amat panjang dan melelahkan sejatinya adalah anak kandung dari pemikiran-pemikiran progresif yang bertumpu kepada nilai kemanusiaan, baik kebebasan, kesetaraan maupun kesejahteraan manusia. Kondisi amat buruk yang dialami bangsa ini… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno Tebal : 204 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan… selengkapnya
Rp 68.850 Rp 81.000Penulis : Yonni Saputra Tebal : 112 hlm Ukuran : 11 x 17 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Willem Hendrik De Greve, putra dari ‘negeri raja’, Franeker Belanda. Datang ke Hindia Belanda mengemban tugas penyeiidikan dan penelitian berbagai kandungan mineral bahan tambang. Sebagai ahli geologi, beberapa tempat di Hindia Belanda pernah dalam cakupan tugasnya… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Penulis : Justito Adiprasetio Tebal : 156 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini mengkaji bagaimana poligami mulai dibicarakan sebagai efek persentuhan masyarakat Jawa dengan kolonialisme dengan menganalisis wacana mengenai poligami. Buku ini fokus pada dua pertanyaan; apa saja monumen kelahiran dan pergeseran wacana poligami di Jawa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : A. Rani Usman Tebal : xxvi + 186 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku “Memahami Sejarah konflik Aceh” (dulunya terbitnya dengan jadul “Atjeh Sepintas Lalu”) berbicara tentang sebuah penggalan sejarah Aceh. Kalau kita melihat dengan kacamata sekarang, buku ini pun sebenarnya sudah menjadi bagian dari… selengkapnya
Rp 44.000 Rp 55.000“Penelitian saudara Aksin tentang ‘sejarah kenabian Muhammad dalam perspektif tafsir-nuzuli Darwazah’ merupakan ijtihad intelektual model baru di tengah-tengah tarikan interpretasi antara Orientalis dan fundamentalis Muslim, juga antara tekstualis dan kontektualis Muslim. Memahami Islam (al-Qur’an) sesuai konteks kelahirannya sangat penting sebelum melakukan kontektualisasi ke dalam konteks kekinian. Jangan sampai kontekstualisasi ke masa kekinian melupakan kontekstualisasinya ke… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarkan diri sebagai sukarelawan pada Depot Speciale Troopen (DST, Depot Pasukan Khusus), korps elite dari Koninklijke Nederlansch-Indisch Leger (Pasukan Hindia-Belanda) di bawah komando Kapten Westerlingyang menerima carte blanche untuk menumpas pemberontakan di Indonesia dan melakukan aksi-aksi pembersihan. Setelah mengikti pelatihan selama enam bulan, Hidskes ditempatkan di Sulawesi Selatan. Dia kemudian terlibat… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Anton Stolwijk Tebal : xxiv + 262 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Perang Aceh (1873-1942) merupakan salah satu lembar terhitam dalam sejarah Belanda. Pertempuran antara tentara kolonial Belanda yang kejam melawan kaum muslim Aceh yang fanatik telah menelan 100.000 korban jiwa, termasuk ribuan perempuan… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000Indonesia nampaknya merupakan ekosistem yang paling disukai manusia purba. Serangkaian penemuan palaeoantropologis menunjukkan bahwa kawasan Indonesia merupakan “pusat peradaban” kala itu. Sejak pesisir timur Sumatra hingga Papua ditemukan beragam bentuk benda prasejarah. Beragam teori pun dikemukakan untuk membuka tabir periode prasejarah itu. Ada pula upaya untuk menemukan missing link atas kehidupan manusia prasejarah bila teori… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.