● online
- Gambar Teknik Manufaktur SMK/MAK Kelas XI....
- Tao Te Ching: Jalan Hidup Kebajikan Tao....
- Sejarah Politik Indonesia Modern....
- Wajah Terlarang....
- Waringin Sungsang Jawa: Sunan Kalijaga dan Para Mu....
- Gus Dur di Mata Perempuan....
- Nuansa Periklanan Korporat Edisi 2; Meneropong Tan....
- Dinamika Edukasi dan Dedikasi....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Perspektif Ilmu-Ilmu Sosial di Era Digital: Disrupsi, Emansipasi, dan Rekognisi
Rp 83.300 Rp 98.000| ISBN | 978-623-359-013-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Penulis : M. Falikul Isbah, Grgorius Ragil Wibawanto (Editor)
Tebal : 258 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Perspektif Ilmu-Ilmu Sosial di Era Digital: Disrupsi, Emansipasi, dan Rekognisi
Buku ini memposisikan diri di dalam perdebatan perubahan masyarakat yang mengarah pada periode pasca-industrial di mana teknologi informasi, industri jasa, interaksi digital, dan formasi ekonomi pengetahuan menjadi diskursus publik yang dominan. Masing-masing artikel dalam terbitan ini memandang semesta sosial dan teknologi bukan melalui lensa paradigma terpisah, namun dalam satu kerangka untuk membangun narasi komprehensif (cf.Latour, 1990). Argumentasi yang ditawarkan pada masing-masing artikel merupakan dialog dengan perkembangan terkini ilmu sosial dalam konteks masyarakat digital di atas wacana periode pasca-industrial. Dialog tersebut berada di dalam tiga kelompok topik yang tengah menjadi diskusi sosiologis di arena produksi ilmu sosial baik di tataran global maupun nasional. Tiga topik tersebut menyangkut: 1) metode penelitian sosial yang sesuai untuk situasi digital, terutama terkait penelusuran sosiologis terkait partisipasi individu dalam ruang publik demokratis, 2) produksi budaya dan identitas dalam ketegangan antara praktik konsumsi dan formasi agensi, dan 3) Ekonomi Politik Digital yang membentuk potensi kerja baru yang beragam, lentur, dan rentan. Delapan artikel yang ada di buku ini mencoba untuk berkontribusi di dalam tiga arena tersebut dalam gambar besar situasi terkini masyarakat digital.
Premis dari buku ini hanya sederhana: memberikan tawaran rujukan atas pemetaan peluang dan tantangan produksi ilmu sosial dalam konteks Indonesia digital dengan menyadari potensi ketersediaan data sosial baru berbasis digital serta tantangan bias representasi algoritmis dan paradigma sebatas-respon baik dari sisi ekonomi-politik maupun wacana kepemilikan informasi.
Tags: sosial politik, ugm press
Perspektif Ilmu-Ilmu Sosial di Era Digital: Disrupsi, Emansipasi, dan Rekognisi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.799 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Jurgen Habermas Tebal : xxx + 290 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Untuk bisa mengikuti argumen-argumen yang disajikan di buku Konstelasi Paska-Bangsa ini tidak mensyaratkan kita punya keahlian khusus di dalam teori-teori Habermas. Fakta dalam buku ini tentunya dapat menjelaskan fokus utama Habermas selama ini… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Abdul Aziz Tebal : 290 hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : “Perselisihan pertama yang terjadi di antara kaum Muslim adalah perselisihan tentang Imamah” (Abu Hasan Al-Asy’ari, w. 324 H./935 M.) Kehadiran buku ini berawal dari rasa ingin tahu, saat menyaksikan di layar TV,sekelompok anak muda tampak berikrar akan berjuang menegakkan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Munculnya ISIS/IS dan ancaman yang diciptakannya telah melahirkan kewaspadaan tinggi di berbagai negara dan memaksa pemimpin mereka untuk meresponsnya dengan cepat dan efektif, sejak dari hulu hingga hilirnya. Termasuk upaya di bagian hulunya dalam hal ini adalah pekerjaan penyiapan legislasi, sehingga dapat memetakan permasalahan dan tingkat ancaman yang diberikan secara komprehensif dan tepat. Untuk itu,… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : Budiawan (Editor) Tebal : 174 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan kumpulan lima artikel tentang para pesohor di dunia maya. Kelima artikel ini semula merupakan hasil kerja kelompok pada mata kuliah “Cyberculture dan Digitalisasi Masyarakat” semester genap Tahun Akademik 2018/19 di Program Magister Kajian… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : viii + 96 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Buku Politik Gender ini mengilustrasikan konstruksi politik, sosial, budaya, dan ekonomi mengenai posisi perempuan yang diidentikkan dengan feminitas, terutama ketika berhadapan dengan dunia laki-laki yang diidentikkan dengan maskulinitas. Dalam… selengkapnya
Rp 83.130 Rp 97.800Penulis : Ali Thaufan Dwi Saputra Tebal : 178 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menyoroti berbagai peristiwa yang terjadi dalam tubuh partai Islam selama tahun 2018. Karena pada tahun 2019 akan dilangsungkan Pemilihan Umum serentak (pemilihan calon anggota legislatif dan presiden dalam satu waktu), Maka… selengkapnya
Rp 65.600 Rp 82.000Penulis : Yan Lubis Tebal : xviii + 330 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Baranangsiang bercerita tentang kehidupan mahasiswa IPB dalam kisaran tahun 1972–1980-an. Saat mereka melewati Tingkat Persiapan Bersama yang sadis, melarut dalam kehidupan indekosan serta melebur dalam budaya Sunda yang eksotis. Mahasiswa-mahasiswi pilihan dari pelosok Nusantara… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Awani Irewati dan Indriana Kartini (penyunting) Tebal : xiv + 232 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini ditulis berdasarkan riset mendalam dengan mengkaji sekitar 30an komik karya Zaldy yang terbit antara pertengahan tahun 60an sampai awal tahun 80an. Komik ditengarai sebagai produk budaya… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Sejak dimulainya reformasi tahun 1998, Indonesia memasuki fase sejarah politik baru. Salah satunya adalah upaya “pemurnian” sistem demokrasi presidensial melalui amandemen konstitusi sejak tahun 1999 hingga 2002. Sebagian besar upaya pemurnian sistem demokrasi presidensial melalui amandemen UUD 1945 dapat dikatakan berhasil. Pelembagaan tiga prinsip pokok sistem presidensial terpenuhi, yakni (1) presiden dipilih untuk masa jabatan… selengkapnya
Rp 148.000 Rp 185.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.