Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Tantangan Orang Rohingya Myanmar
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Tantangan Orang Rohingya Myanmar

Rp 46.750 Rp 55.000
Hemat Rp 8.250
ISBN979-420-926-0
Stok Habis
Kategori Sosial Politik
Tentukan pilihan yang tersedia!
HABIS
Maaf, produk ini tidak tersedia.
Bagikan ke

Tantangan Orang Rohingya Myanmar

Penulis     : Bilveer Singh

Tebal         : 155 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Meskipun Myanmar didominasi oleh hampir 70 persen penganut Buddha, juga ada satu minoritas Muslim yang cukup besar. Sementara banyak orang Muslim sudah berintegrasi ke dalam masyarakat arus utama Myanmar, orang Rohingya, yang merupakan mayoritas Muslim, merupakan perkecualian. Kebanyakan berasal dari negara tetangga Bengali yang sekarang Bangladesh, mereka sudah bermigrasi ke wilayah Arakan sejak abad ke-18. Relasi antara Rohingya Muslim dan Arakan Buddhis pada umumnya ramah dan ini berubah dramatis selama Perang Dunia Kedua. Sejak itu, hubungan antara mayoritas Arakan Buddhis di Negara Bagian Rakhine dan orang Rohingya, dan bahkan Pemerintah Myanmar secara keseluruhan, telah menciptakan satu situasi konflik dengan implikasi tidak hanya untuk Myanmar tetapi juga di luarnya. Sementara ketegangan-ketegangan cenderung terbatas pada Negara Bagian Rakhine di mana kebanyakan orang Rohingya berdiam, dengan meningkatnya demokratisasi, ketegangan Muslim-Buddhis telah menyebar ke bagian lain negeri itu. Ini juga sudah menimbulkan pertanyaan tentang meningkatnya radikalisasi orang Rohingya, terutama karena di satu pihak mereka menemukan diri mereka sendiri dianiaya tak berdaya, dan di lain pihak terbuka kepada ideologi radikal dan kemungkinan terorisme. Juga timbul pertanyaan apakah orang Rohingya akan menjadi “Orang Pattani” atau “Orang Moro” dari Asia Tenggara selanjutnya, mirip dengan minoritas Muslim dari Thailand Selatan dan Philipina Selatan. Ini belum dibantu oleh internasionalisasi bertahap dari masalah Rohingya karena banyak dari mereka bukan hanya tak bernegara tetapi juga tinggal di banyak negara Asia Tenggara dan Asia Selatan serta Timur Tengah. Di sepanjang tahun 2012 dan 2013, masalah Rohingya, penganiayaan dan potensi untuk radikalisasi telah muncul sebagai keprihatinan tombol-panas dan pada akhirnya akan kemana ini bergerak dan bagaimana itu bisa diselesaikan akan dibicarakan dalam studi ini.

Tags: ,

Tantangan Orang Rohingya Myanmar

Berat 150 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2.429 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa