Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Agama dan Negara di Indonesia: Pergulatan Pemikiran dan Ketokohan (Jilid III)
Rp 170.000 Rp 200.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Agama dan Negara di Indonesia: Pergulatan Pemikiran dan Ketokohan (Jilid III)
Penulis : Sri Margana, dkk. (editor)
Tebal : 517 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi:
Beberapa waktu belakangan, identitas Kebangsaan Indonesia yang majemuk (seolah) sedang terancam. Menguatnya politik identitas—khususnya identitas agama, lebih khususnya lagi Islam—dan berkembangnya organisasi Islam trans-nasional dipersepsikan sebagai ancaman bagi keindonesiaan. Kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendorong aksi besar-besaran yang melibatkan berbagai elemen Islam dan berujung pada kekalahan Ahok di Pilkada DKI Jakarta. Sebuah kekalahan yang harus diakui tidak bisa dilepaskan dari menguatnya sentimen agama di seputar hajatan politik elektoral tersebut. Kekalahan Ahok dan dijatuhkannya hukuman penjara bagi Ahok dengan dakwaan penistaan agama mengundang reaksi balik dari pendukungnya lewat aksi solidaritas penyalaan seribu lilin di pelbagai daerah. Sebagai gubernur non-Muslim di daerah mayoritas Muslim Ahok dianggap sebagian orang sebagai representasi kebhinnekaan Indonesia dan kekalahannya dipandang sebagai kekalahan kebhinnekaan atas ideologi politik sektarian. Aksi kontra dan pro Ahok baik di dunia nyata maupun maya tampak membelah masyarakat Indonesia menjadi dua kubu: pro- kebhinnekaan dan anti- kebhinnekaan atau pro-Islam dan anti-Islam, bergantung sudut pandang (si)apa yang digunakan.
Terlepas dari pertentangan yang tajam antara kedua kubu satu hal yang patut dicatat kedua-duanya menyatakan diri “cinta NKRI”. Dalam batas tertentu dapat dikatakan bahwa yang terjadi adalah perebutan tafsir atas apa yang disebut “NKRI” atau lebih jauh lagi tentang apa itu “Indonesia” dan bagaimana “menjadi Indonesia”. Satu pihak meyakini Indonesia sebagai sebuah entitas yang lahir dari perjuangan dan pengorbanan (umat Islam) sehingga sudah seharusnya Indonesia menjadi sebuah negara-bangsa yang mengakomodasi dan bahkan berkiblat pada tata nilai Islam. Sementara itu, pihak lain membayangkan Indonesia sebagai negara-bangsa sekuler yang memisahkan agama dengan politik dan memberikan tempat yang sama bagi semua golongan—apa pun agama dan etnisnya—tanpa hale eksklusif bagi satu golongan agama tertentu.
Dinamika yang terjadi satu tahun terakhir ini seakan mengulang kembali perdebatan yang pernah terjadi puluhan tahun lalu sebelum, menjelang, dan juga setelah kemerdekaan. Gagasan Kebangsaan Indonesia hari ini adalah hasil dari dialektika antara golongan nasionalis sekuler dan religius tentang bagaimana memosisikan agama (khususnya Islam) dalam konteks nasionalisme Indonesia dan Indonesia sebagai sebuah negara-bangsa merdeka.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Agama dan Negara di Indonesia: Pergulatan Pemikiran dan Ketokohan (Jilid III)
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.209 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Fikrul Hanif Sufyan Tebal : 162 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Pada awal abad ke-20, Kota Padang Panjang yang dikenal sebagai Serambi Mekah karena keislamannya, justru berkembang menjadi lumbung pertumbuhan komunis terpesat di Sumatera. Adalah seorang guru agama Sumatera Thawalib (sekolah kaum modernis… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Wijanarka Tebal : 194 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : xv + 154 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Dalam melihat gardu yang cukup menarik adalah saat Soeharto menempatkan gardu sebagai salah satu elemen penting dalam mengamankan “Indonesia” dalam konteks intelijen. Lewat pos Hansip yang diisi oleh para hansip yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Snouck Hurgronje Tebal : 92 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku karya Snouck Hurgronje ini menawarkan wawasan luas tentang pemberontakan penting yang dipimpin oleh Amir Makkah terhadap otoritas Turki Utsmani. Di satu sisi, juga menjelaskan perihal agresi terhadap dua otoritas Sunni itu yang dilakukan oleh kelompok… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Rizem Alzid Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Dinasti Utsmaniyah memerintah selama 623 tahun. Masa pemerintahannya disebut era tiga kerajaan besar. Yakni, Utsmaniyah di Turki, Safawi di Persia, dan Mughal di India. Era tiga kerajaan besar ini merupakan penerus kejayaan peradaban Islam masa… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang menyerah, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Belanda menolak mengakui proklamasi kemerdekaan tersebut dan beralih menggunakan kekuatan militer guna mengambil kendali proses dekolonisasi yang tak terelakkan. Alhasil, perang yang sengit serta negosiasi yang pelik berlangsung selama empat tahun penuh. Pada tahun 2005, pemerintah Belanda menyatakan bahwa Belanda tak seharusnya mengobarkan perang di… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 180.000Filsafat sejarah merupakan jantung filsafat Hegel. Dalam buku yang sangat berpengaruh ini, Hegel tidak menulis sejarah, tetapi menulis filsafat. Jika sejarah membicarakan apa yang telah terjadi (masa lampau), atau dalam perkembangannya yang maju membahas apa yang akan terjadi (masa depan), maka sejarah dalam kerangka filsafat membicarakan apa yang ada, yang memiliki efisiensi abadi-yakni rasio.
Rp 102.000 Rp 120.000Buku ini merupakan kumpulan tulisan terdiri dari delapan tulisan dari tujuh penulis, dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, “konseptualisasi” terdiri dari tiga tulisan. Pada bagian ini diuraikan mengenai pengertian-pengertian, konsep-konsep sejarah sosial dan model penulisan metodologis dari sejarah sosial. Kedua, “historiografi”, terdiri dari empat tulisan. Bagian kedua ini ingin memperlihatkan berbagai aspek dalam kajian sejarah sosial,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Donggala yang menjadi fokus kajian dalam buku ini adalah sebuah kota dengan masyarakat yang heterogen, sejak lama telah berinteraksi dengan dunia luar, dan merupakan salah satu lahan garapan sejarah lokal yang belum banyak disentuh oleh sejarawan. Muklis Paeni2 menyatakan bahwa sejarah lokal berhubungan dengan kisah dari hal ikhwal masa lampau masyarakat yang berada pada suatu… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Nono S.A. Sumampouw Tebal : xvii + 153 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Karya ini memberi kita potret masyarakat yang tidak hanya deskriptif dan penghitungan fakta belaka. Sebaliknya, Manado digambarkan dalam semangat antropologi sejati: didasarkan pada studi kasus, observasi, wawancara, dan dengan menambahkan cita-rasa personal. Bagaimana… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.