● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Teknologi Fermentasi Pada Industri Peternakan
Rp 64.600 Rp 76.000| ISBN | 978-979-420-841-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Peternakan |
Teknologi Fermentasi Pada Industri Peternakan
Penulis : Zainal Bachruddin
Tebal : xviii + 144 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Di sisi lain karena standar hidup dan jumlah populasi penduduk meningkat, kebutuhan produk peternakan, serta kebutuhan bahan biji-bijian untuk kebutuhan pangan meningkat pula. Oleh karenanya bila ternak ingin mendapatkan pakan unggul, diperlukan rekayasa teknologi agar dapat menurunkan kendala-kendala di atas, serta pakan unggul dapat tersedia secara kontinyu diperlukan jasa mikrobia, melalui REKAYASA TEKNOLOGI FERMENTASI baik langsung maupun tidak langsung untuk meningkatkan kualitas pakan yang sekaligus merupakan faktor penting dalam pengembangan INDUSTRI PETERNAKAN.
Pakan hijauan yang kaya akan serat, selulosa, hemiselulosa sebagai sumber enerji ternak sangat melimpah. Tetapi pemanfaatan pakan serat tersebut belum optimal karena nilai cernanya relatif rendah. Sedangkan peningkatan nilai cerna pakan serat dapat dilakukan secara kimiawi, biologi atau gabungan kimiawi dan biologi. Oleh karenanya REKAYASA TEKNOLOGI FERMENTASI dalam industri peternakan, selain untuk peningkatan dan pengawetan pakan, juga telah banyak dilakukan, dalam pemanfaatannya oleh ternak secara langsung, contoh, pemanfaatan Probiotik atau mikrobia hidup sebagai pakan tambahan (feed aditive). Peranan probiotik ini menjadi pentingkarena kelemahan ternak melalui alat pencernaannya mempunyai keterbatasan, selain proses biologinya kurang efisien, juga karena terdapat ketidakmampuan sel ternak menghasilkan enzim terutama enzim hidrolase, baik untuk hidrolisis karbohidrat, pitat, khitin, maupun protein. Khusus probiotik dalam bentuk bakteri asam laktat (BAL) diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan pemanfaatan antibiotik sintetik, hal ini karena BAL mampu memproduksi bakteriosin.
Pemanfaatan mikrobia dan enzim dalam bidang lingkungan, sebagai akibat terjadinya perubahan sistem pertanian tradisional, ekploratif, irrasional, serta kebutuhan manusia menyesuaikan kondisi lingkungan menjadi sistem pertanian modern, terbudidaya, rasional, serta manusia mengubah lingkungan disesuaikan kebutuhannya. Masalah baru karena perubahan tersebut meliputi menurunnya keragaman hayati (biodeversity), tercemarnya lingkungan baik udara, air dan tanah, serta terjadi marginalisasi lahan.
Salah satu untuk mengatasi keterbatasan kualitas pakan, keterbatasan sifat alat pencernakan, dan mengurangi polusi akibat adanya peternakan intensif adalah pemanfaatan biokatalis mikrobia maupun enzim melalui rekayasa PERAN TEKNOLOGI FERMENTASI DAN PERANNYA DI BIDANG INDUSTRI PETERNAKAN. Dengan demikian melalui fermentasi diharapkan dapat mengurangi kendala di bidang peternakan, sekaligus mampu meningkatkan produktifitas ternak.
Fermentasi berasal bahasa latin fervere berarti to boil (diaktifkan) atau diekstraksikan (Stanbury and Whitaker., 1987). Contoh pengertian fermentasi adalah: proses ekstraksi buah-buahan atau proses pengawetan biji-bijian dengan jasa sel ragidan proses biologi menghasilkan gas CO2 , ditandai keluarnya atau terbentuknya buih akibat proses katabolisme senyawa gula sederhana atau monosakarida secara anaerobic. Lebih dari itu pengertian fermentasi dapat juga dilihat melalui Pendekatan biokimiawi maupun Pendekatan secara industri
REKAYASA TEKNOLOGI FERMENTASI berdasarkan macam produk yang dihasilkan, kepentingan secara komersial, dan nilai strategis ekonomi, dapat diklasifikasikan menjadi empat macam proses, yaitu: 1) TEKNOLOGI FERMENTASI menghasilkan sel mikrobia sebagai produk (produksi biomasa sel); 2) TEKNOLOGI FERMENTASI memproduksi enzim; 3) TEKNOLOGI FERMENTASI memproduksi senyawa metabolit; dan 4) TEKNOLOGI FERMENTASI memodifikasi suatu senyawa.
Memperhatikan dari makna lain, berdasarkan pentahapan INDUSTRI PETERNAKAN maka keterlibatan atau peranan biokatalis baik mikrobia atau enzim melalui rekayasa TEKNOLOGI FERMENTASI dapat dibagi menjadi beberapa tahap: 1) peranan mikrobia dalam penyediaan pakan bermutu, 2) peranan mikrobia hidup sebagai probiotik dalam sel ternak; dan 3) peranan mikrobia dalam proses pasca panen serta peranan mikrobia membantu mengurangi terjadinya polusi serta menurunkan sifat toksisitas polutan.
Tags: peternakan, ugm press
Teknologi Fermentasi Pada Industri Peternakan
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 177 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Bioteknologi reproduksi memainkan peran yang semakin penting dalam produksi dan manajemen ternak. Dari semua bioteknologi reproduksi, inseminasi buatan adalah teknik bioteknologi yang telah memberikan dampak yang paling besar pada produksi ternak. Inseminasi buatan dapat dianggap telah digunakan secara luas dan telah memberikan kontribusi yang paling signifikan terhadap peningkatan genetik di seluruh dunia. Kambing dan domba… selengkapnya
Rp 52.700 Rp 62.000Secara sederhana, energi terbarukan adalah energi yang dapat diperbaharui. Dengan kata lain, energi tersebut tidak akan pernah habis meskipun digunakan secara terus-menerus. Energi terbarukan bukan berasal dari fosil mengingat sifat energi fosil yang tidak dapat diperbaharui. Energi terbarukan (renewable energy) jauh lebih ramah lingkungan dan dalam skala tertentu biaya produksi untuk menghasilkan energi tersebut juga… selengkapnya
Rp 73.100 Rp 86.000Penulis : Tety Hartatik Tebal : 196 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini merupakan acuan dalam melakukan tahapan analisis sekuen DNA bagi pengguna yang tertarik di bidang genetika, biologi molekuler, dan bioteknologi. Langkah-langkah dasar dalam analisis mulai dari pengumpulan sumber referensi untuk dasar analisis yang tepat… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Asmarani Kusumawati, Hermilinda Parera Tebal : xxii + 236 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku Andrologi Veteriner mengulas secara komprehensif aspek reproduksi pejantan dalam konteks peternakan sapi. Sebagai pilar utama dalam keberhasilan program pemuliaan, kesehatan dan fungsi sistem reproduksi hewan jantan sangat menentukan mutu genetik keturunan… selengkapnya
Rp 98.600 Rp 116.000Penulis : Prayogi Sunu Tebal : hlm Ukuran : 14,5 x 20 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya… selengkapnya
Rp 47.515 Rp 55.900Ilmu dan industri persusuan adalah salah satu cabang ilmu dan industri bahan makanan manusia yang esensial dan terkait dengan properti dan teknologi produk susu. Cabang ilmu teknologi hasil ternak yang merupakan bagian dari Ilmu dan Industri Peternakan ini bersifat dinamis, kompleks, dan berkembang pesat. Sebagai subjek akademik dan industri persusuan, properti dan teknologi produk susu… selengkapnya
Rp 139.400 Rp 164.000Peternakan ayam broiler merupakan usaha yang dapat mengefisiensikan biaya dengan menghasilkan daging ayam dalam waktu yang cepat. Di sisi lain, faktor biaya produksi usaha ini relatif tinggi, hampir 80% dari total penerimaan peternak. Selain itu, skala usaha dan ditambah harga daging yang fluktuatif merupakan kendala dalam memperoleh keuntungan yang maksimal. Hal inilah yang menjadi tantangan… selengkapnya
Rp 62.900 Rp 74.000Toksoplasmosis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang banyak dijumpai hampir di seluruh dunia. Penyakit ini menyerang berbagai jenis mamalia, termasuk juga satwa eksotik dan hewan berdarah panas lainnya. Toksoplasmosis juga dapat menyerang manusia yang bahkan disebut sebagai opportunistic diseasespada immunocompromise pasien. Penularan toksoplasmosis dapat menimbulkan penurunan produksi, gangguan pertumbuhan dan fertilitas, termasuk abortus, bayi lahir cacat, dan retardasi… selengkapnya
Rp 114.750 Rp 135.000Penulis : Tety Hartatik Tebal : 166 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Buku Analisis Genetik Ternak Lokal membahas tentang karakteristik genetik (sifat kualitatif dan kuantitatif) dan analisis genetika molekuler pada berbagai ternak lokal, meliputi sapi [sapi Bali, sapi Madura, sapi Jawa, sapi Aceh, sapi Pesisir, sapi PO, dan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Budi Setiadi Daryono dan Ayudha Bahana Ilham Perdamaian Tebal : 234 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Ayam merupakan hewan ternak dengan keragaman jenis tertinggi di dunia. Penguasaan ilmu pengetahuan tentang keanekaragaman jenis tersebut merupakan dasar untuk dapat dikembangkan menjadi ayam pedaging atau petelur yang sesuai… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.